Setelah 59 Tahun, Posisi Jupiter Berada di Titik Terdekat dengan Bumi

Setelah 59 Tahun, Posisi Jupiter Berada di Titik Terdekat dengan Bumi

Devi Setya - detikEdu
Selasa, 27 Sep 2022 18:00 WIB
Jupiter planet black background
Ilustrasi planet Jupiter Foto: Getty Images/iStockphoto/Martin Holverda
Jakarta -

Jupiter dan Bumi beberapa kali berada pada posisi berdekatan. Peristiwa alam yang baru saja terjadi, menunjukkan posisi Jupiter berada dekat dengan Bumi setelah 59 tahun.

Dikabarkan NPR, Jupiter baru saja melintas di dekat Bumi pada Senin (26/9). Peristiwa ini juga sekaligus bertepatan dengan peristiwa yang dikenal dengan sebutan oposisi.

Posisi Jupiter, Bumi dan Matahari berada di satu garis lurus dan sejajar. Oposisi Jupiter terjadi setiap 13 bulan namun jaraknya tidak selalu berdekatan dengan Bumi.

Jika dilihat dari Bumi, saat matahari terbenam di barat, Jupiter akan terbit di timur. Selama terjadi oposisi, planet ini akan terlihat pada ukuran terbesar dan paling terang.

Terjadi setelah 59 tahun

Jupiter pernah berada di dekat Bumi pada 1963, atau sekitar 59 tahun yang lalu. Peristiwa ini kembali terjadi pada 2022 dan termasuk peristiwa langka. Orbit Bumi dan Jupiter terhadap matahari saling berbeda maka dua planet ini tidak melewati satu sama lain pada jarak yang sama setiap waktu.

Pada jarak terdekat antara Jupiter dan Bumi, menurut NASA posisi Jupiter berada sekitar 367 juta mil dari Bumi. Sementara jarak paling jauh, berada sekitar 600 juta mil.

Ketika berada di posisi terdekat, Jupiter akan terlihat lebih jelas dan terang.

"Jupiter terlihat sangat terang dan cemerlang sehingga bisa disaksikan sebagai pemandangan yang indah. Bahkan di kota, di tengah kota yang terang, Anda dapat melihatnya," kata Alphonse Sterling, astrofisikawan NASA di Marshall Space Flight Center di Huntsville, Alabama.

Lebih lanjut, Sterling menambahkan bahwa fenomena ini dapat disaksikan dari manapun. Bahkan dengan mata telanjang alias tanpa bantuan teleskop.

Dapat menyaksikan 4 satelit Jupiter

Fenomena lainnya yang dapat disaksikan adalah terlihatnya empat bulan atau satelit Jupiter di salah satu sisinya, yaitu Io, Europa, Callisto, dan Ganymede.

Sterling mengatakan dia dapat melihat bulan terbesar Jupiter beberapa hari yang lalu hanya dengan sepasang teropong 7x50 (perbesaran 7 kali dengan lensa objektif 50 mm).

Empat satelit Jupiter yakni Io, Europa, Ganymede dan Callisto adalah empat bulan yang disebut sebagai satelit Galilea Jupiter. Istilah ini berasal dari Galileo Galilei, yang menemukannya lebih dari 400 tahun yang lalu.

Pemandangan ini dapat disaksikan dengan jelas dengan bantuan teleskop.

Satelit Galilea termasuk di antara 53 bulan Jupiter yang diberi nama, meskipun para ilmuwan telah menemukan puluhan satelit lainnya dengan total 79.

Diprediksi posisi terdekat Jupiter dengan Bumi akan kembali terjadi pada tahun 2129. Artinya membutuhkan waktu hingga 107 tahun untuk Bumi dan Jupiter berada dalam posisi berdekatan.



Simak Video "Penyebab Planet Venus Panas Bak Neraka"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia