Teori Ini Sebut Dinosaurus Punah Bukan karena Meteor, Begini Penjelasannya

Teori Ini Sebut Dinosaurus Punah Bukan karena Meteor, Begini Penjelasannya

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 23 Sep 2022 20:00 WIB
Dinosaurus
Teori Ini Jelaskan Alasan Dibalik Punahnya Dinosaurus. (Foto: Live Science)
Jakarta -

Dinosaurus diketahui telah punah 66 juta tahun lalu. Dari hujan meteor sampai aktivitas vulkanik, apa penyebab spesies raksasa ini punah?

Beberapa ilmuwan meyakini komet atau asteroid yang jatuh ke Bumilah yang menyebabkan punahnya dinosaurus dan kehidupan lain. Namun, ilmuwan lain juga berpendapat jika aktivitas vulkanik yang menjadi penyebabnya.

Studi dari Dartmouth University yang diunggah dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) melaporkan jika aktivitas vulkanik menjadi sebab utama kepunahan pada masa itu.

Letusan Gunung Berapi Menjadi Sebab Utama Kepunahan Dinosaurus

Temuan dari studi tersebut dinilai memberikan bukti yang paling meyakinkan sejauh ini. Studi dari Dartmouth menjelaskan, empat dari lima kepunahan massal terjadi bersamaan dengan jenis curahan gunung berapi yang disebut basal banjir.

Letusan ini membanjiri wilayah yang luas dengan lava hanya dalam satu juta tahun. Ilmuwan mengatakan, lava ini bisa meluas hingga satu kontinen.

Cara Pengukuran

Tim peneliti menggunakan tiga kumpulan data pada skala waktu geologi, paleobiologi, dan provinsi-provinsi beku besar untuk memeriksa hubungan antara kepunahan massal dan provinsi-provinsi yang mengalami beku besar.

"Area batuan beku besar seperti langkah dari letusan gunung berapi besar ini tampaknya sejalan dengan kepunahan massal dan peristiwa iklim dan lingkungan penting lainnya," kata penulis utama Theodore Green, penerima beasiswa Dartmouth, dalam situs Science Daily dikutip, Jumat (23/9/2022).

Di Dartmouth, Green mencari cara untuk mengukur hubungan antara letusan dan kepunahan. Serta menguji apakah peristiwa ini merupakan kebetulan atau fakta. Bekerja dengan Keller dan rekan penulis Paul Renne, profesor ilmu bumi dan planet di University of California, Berkeley dan direktur Berkeley Geochronology Center.

Dengan superkomputer dari Dartmouth, para peneliti membandingkan keterkaitan dari letusan basal banjir dengan periode kepunahan dinosaurus dalam skala waktu geologis.

Untuk membuktikan bahwa waktunya lebih dari sekadar kemungkinan acak, mereka memeriksa apakah letusan akan sejalan dengan pola yang dihasilkan secara acak dan mengulangi pemeriksaan itu sebanyak 100 juta kali. Mereka menemukan bahwa terdapat keterkaitan antara kepunahan massal dan letusan gunung berapi.

"Meskipun sulit untuk menentukan apakah ledakan vulkanik tertentu menyebabkan satu kepunahan massal tertentu, hasil kami menyatakan sulit untuk mengabaikan peran vulkanisme dalam kepunahan," kata Keller.

Sementara untuk hujan meteor, Green dan tim juga melakukan penelitian. Namun, ditemukan jika benda langit lain yang menabrak Bumi tidak memiliki dampak pada kepunahan dinosaurus.



Simak Video "5 Fenomena Hujan Meteor yang Akan Terjadi di November 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia