Bioma: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenisnya

Bioma: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenisnya

Hanindita Basmatulhana - detikEdu
Senin, 19 Sep 2022 19:30 WIB
Hutan Epping di London
Ilustrasi bioma. Foto: (Getty Images/iStockphoto)
Jakarta -

Bioma merupakan tingkatan organisasi yang lebih tinggi dari ekosistem. Bioma adalah wilayah daratan yang terbentuk karena pengaruh iklim, curah hujan, dan garis lintang.

Bioma juga merupakan wilayah biogeografi yang di dalamnya terdapat berbagai macam ekosistem dengan ciri utama vegetasi klimaks dan sebagian besar dipengaruhi oleh iklim.

Selain itu, bioma dapat didefinisikan sebagai suatu ekosistem regional yang di dalamnya terdapat komunitas biotik yang serupa. Demikian menurut buku Biologi Lingkungan karya Efri Roziaty dkk.

Ciri-Ciri Bioma

Bioma adalah unit-unit geografis yang perbedaannya ada pada tipe iklim dan dominasi vegetasi, seperti dikutip dari buku Hafal Mahir Materi Geografi SMA/MA Kelas 11,12, 13 oleh Santi Sari Dewi.

Menurut Santi, ciri-ciri bioma adalah sebagai berikut:

  1. Terbentuk antara interaksi unsur-unsur lingkungan, seperti iklim, air, tanah, dan organisme yang hidup di daerah tersebut.
  2. Merupakan komunitas klimaks, yakni kumpulan berbagai macam populasi. Komunitas tersebut menandakan bahwa terdapat suatu vegetasi utama yang mendominasi.
  3. Merupakan komunitas yang cukup stabil, kecuali jika terjadi suatu peristiwa yang berpotensi mengganggu stabilitas komunitas.
  4. Dapat dikenali dengan mudah berdasarkan vegetasi dominan.
  5. Penamaan bioma umumnya didasarkan pada vegetasi yang mendominasi daerah tersebut.

Jenis-Jenis Bioma

Bioma terdiri dari beberapa jenis, berikut di antaranya:

1. Bioma Gurun

Bioma gurun adalah bioma yang terdapat di daerah tropis dan berbatasan dengan padang rumput. Ciri utama bioma ini adalah gersang dan memiliki curah hujan yang rendah serta tidak teratur. Apabila hujan turun, maka tumbuhan di gurun akan berbunga dan berbuah dengan cepat. Hal ini dikarenakan tumbuhan di gurun akan menghasilkan biji sebagai individu baru yang akan tumbuh saat musim hujan berikutnya.

Di siang hari, bioma gurun memiliki suhu yang sangat panas, yakni bisa mencapai 45°C. Suhu tersebut dapat mengakibatkan terjadinya penguapan yang tinggi. Perbedaan suhu di siang hari dan malam hari sangat besar. Saat malam hari, suhu di bioma gurun dapat mencapai 0°C.

Tumbuhan yang tumbuh di sana memiliki ukuran kecil dan pendek. Beberapa tumbuhan memiliki daun berupa duri atau bahkan tidak memiliki daun dan beberapa lainnya memiliki akar yang panjang serta jaringan untuk menyimpan air.

Hewan yang hidup di sana adalah hewan-hewan yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan wilayah di sana, seperti kalajengking, ular, kadal, dan sebagainya. Jenis hewan-hewan ini adalah hewan yang umumnya hidup di lubang kecil dan mencari makan di malam hari.

2. Bioma Padang Rumput

Bioma padang rumput adalah bioma yang terdapat di daerah tropis ke subtropis. Bioma ini memiliki ciri utama curah hujan yang berkisar antara 25-50 cm per tahun dan tidak teratur. Namun beberapa bioma padang rumput memiliki curah hujan 100 cm per tahun. Wilayah ini memiliki tingkat porositas dan drainase yang tinggi sehingga mengakibatkan tumbuhan kesulitan dalam mengambil air.

Tumbuhan yang berada di bioma padang rumput terdiri dari tumbuhan terna dan rumput pendek, seperti grama dan buffalo grasses. Kedua tumbuhan tersebut adalah tumbuhan yang hidup dengan bergantung pada kelembapan. Hewan yang hidup di bioma ini adalah tikus, bison, singa, anjing liar, dan sebagainya.

3. Bioma Hutan Basah

Bioma hutan basah adalah bioma yang mencakup daerah tropis dan subtropis. Ada banyak jenis tumbuhan yang hidup di bioma ini dengan tinggi sekitar 20-40 meter. Tumbuhan-tumbuhan di sana memiliki daun yang lebat sehingga membentuk kanopi yang menutupi daerah di sekelilingnya.

Tumbuhan yang mendominasi bioma hutan basah adalah jenis liana dan epifit. Tumbuhan epifit yang hidup di sana adalah anggrek, lumut, paku, dan sarang burung. Hewan-hewan yang hidup di hutan basah adalah kera, burung, babi hutan, dan masih banyak lagi.

4. Bioma Hutan Gugur

Bioma hutan gugur berada di wilayah beriklim sedang dengan ciri utama curah hujan yang tinggi, sekitar 750-1000 mm per tahun. Bioma hutan gugur terdapat di beberapa wilayah, di antaranya Amerika Serikat bagian timur, Eropa barat, Cili, Asia timur, dan Australia.

Tumbuhan yang mendominasi hutan gugur adalah tumbuhan jenis pohon dengan karakteristik daun yang lebar. Saat musim dingin tiba, umumnya daun-daun di sana berwarna hijau terang. Kemudian saat musim panas datang, pepohonan akan merontokkan daunnya. Kebanyakan pohon di sana memiliki tajuk yang rapat dan tiap-tiap pohon memiliki jarak yang tidak terlalu dekat.

5. Bioma Taiga

Bioma taiga adalah bioma terdapat di wilayah beriklim atau bersuhu dingin. Bioma ini berada di belahan bumi bagian utara dan di pegunungan tropis. Akibatnya, saat musim semi suhu tidak terlalu panas, atau sejuk. Suhu dingin di sana berdampak pada ketahanan vegetasi. Sehingga, tumbuhan yang mampu beradaptasi akan tumbuh dengan baik, contohnya pinus. Contoh hewan yang hidup di bioma taiga adalah beruang hitam, moose, burung-burung yang bermigrasi dan ajag.

6. Bioma Tundra

Bioma tundra adalah bioma yang meliputi daerah Artik yang menutupi sekitar 20 persen permukaan bumi. Bioma tundra memiliki angin yang tinggi dengan suhu yang rendah. Musim dingin di sana berlangsung lama dan bersuhu sangat dingin, yakni mencapai -30°C. Sedangkan saat musim panas, umumnya suhu hanya berkisar 10°C.

Tumbuhan yang mendominasi bioma tundra adalah sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, dan rumput. Beberapa tumbuhan di sana biasanya memiliki kemampuan beradaptasi dengan suhu dingin.

Sama halnya dengan tumbuhan di bioma tersebut, beberapa hewan juga mampu beradaptasi dengan suhu dingin karena memiliki bulu yang lebat, sedangkan yang mampu tidak beradaptasi memilih untuk berpindah tempat.



Simak Video "Aksi Aktivis Lingkungan Berenang Melintasi Laut Merah"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia