3 Founding Fathers Indonesia, Siapa Selain Soekarno?

3 Founding Fathers Indonesia, Siapa Selain Soekarno?

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 26 Agu 2022 10:30 WIB
Pencipta lagu Garuda Pancasila ialah Sudharnoto. Garuda Pancasila adalah salah satu lagu wajib nasional negara Indonesia.
Sosok Founding Fathers Pancasila. (Foto: Tangkapan layar video di Rumah Digital Indonesia)
Jakarta -

Pencetus Pancasila disebut sebagai Bapak Bangsa atau The Founding Fathers. Siapa saja mereka?

Founding Fathers Indonesia adalah Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Ketiganya adalah anggota BPUPKI yang mengusulkan rumusan pancasila pada sidang BPUPKI pertama 29 Mei-1 Juni 1945.

Rumusan Pancasila yang The Founding Fathers rumuskan tidak serta merta diterima. Dilansir dari Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SMP/MTS Kelas 7 oleh Sri Nurhayati S.Pd. dan Iwan Muharji, S.Pd., M.Pd., berikut rumusan Pancasila oleh Founding Fathers.

Rumusan Pancasila oleh The Founding Fathers

1. Muhammad Yamin

The Founding Father pertama adalah Muhammad Yamin. Ia mengusulkan lima dasar negara Indonesia merdeka secara lisan pada sidang pertama BPUPKI tanggal 29 Mei 1945. Usulan Muhammad Yamin tentang dasar negara Indonesia yaitu:

1. Peri Kebangsaan
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Kesejahteraan Rakyat

Rumusan dasar negara Muhammad Yamin kemudian disampaikan secara tertulis kepada ketua sidang BPUPKI. Usulan tersebut berbeda dengan rumusan yang disampaikan Muhammad Yamin secara lisan. Usulan rumusan dasar negara Muhammad Yamin secara tertulis yaitu:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kebangsaan persatuan Indonesia
3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

2. Soepomo

The Founding Father kedua adalah Soepomo. Soepomo mengusulkan rumusan dasar negara pada sidang pertama BPUPKI tanggal 31 Mei 1945.

Usulan rumusan dasar negara Soepomo didasarkan pada pemikiran bahwa negara Indonesia hendaklah berbentuk negara persatuan. Hasilnya, usulan rumusan dasar negara Soepomo berisi lima prinsip berikut:

1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan batin
4. Musyawarah
5. Keadilan rakyat

3. Soekarno

The Founding Father ketiga adalah Soekarno Usulan dasar negara Soekarno berisi lima dasar yang disampaikan lewat pidato pada sidang pertama BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Usulan rumusan dasar negara Soekarno adalah:

1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3. Mufakat atau demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan yang berkebudayaan

Soekarno juga mengusulkan nama dasar negara. Awalnya, Soekarno mengusulkan dasar negara Panca Darma. Namun atas saran ahli bahasa sekaligus teman Soekarno, akhirnya ia menamakan rumusan dasar negara tersebut sebagai Pancasila.

Pengesahan Pancasila sebagai Dasar Negara

Setelah pengusulan rumusan dasar negara, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan yang bertugas menampung berbagai aspirasi tentang pembentukan dasar negara.

Akhirnya pada 22 Juni 1945, Panitia Sembilan berhasil merumuskan dasar negara yang disebut Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Rumusan dasar negara dalam Jakarta Charter adalah:

1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia

Rumusan dalam Jakarta Charter kemudian diubah dengan perumusan kata seperti Pancasila yang kita kenal sekarang ini. Pancasila akhirnya disahkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945.

Ketiga Founding Fathers inilah yang menjadi cikal bakal Pancasila. Semoga membantu, detikers!



Simak Video "Asal Usul Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia