Arti Impor dan Ekspor dalam Perdagangan Antarnegara

Hanindita Basmatulhana - detikEdu
Kamis, 18 Agu 2022 16:00 WIB
Setelah berlayar dari Ukraina, akhirnya kapal kargo Polarnet tiba di Turki, Senin (8/8) waktu setempat. Kapal kargo itu mengangkut gandum dari Ukraina.
Ekspor dan impor. Foto: Reuters/Umit Bektas
Jakarta -

Dalam perdagangan antarnegara atau internasional, kegiatan produksi tidak dapat ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam suatu negara. Hal ini dikarenakan kemampuan sumber daya manusia yang profesional juga sangat dibutuhkan.

Beberapa negara memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi masyarakatnya tidak memiliki pengetahuan untuk mengelola sumber daya alam tersebut.

Di samping itu, sebagian negara lainnya memiliki sumber daya manusia yang cerdas dan berpengetahuan dalam mengelola sumber daya alam. Akan tetapi negara tempat tinggalnya sendiri tidak kaya akan sumber daya alam.

Dalam kasus seperti ini, kegiatan impor dan ekspor sangat berperan penting. Impor dan ekspor merupakan kegiatan utama dalam perdagangan antarnegara atau internasional. Apa yang dimaksud dengan impor dan ekspor?

Kegiatan Perdagangan Impor


Impor adalah kegiatan suatu negara untuk mendatangkan barang dari luar negeri. Kegiatan ini dilakukan oleh suatu perusahaan untuk diperjualbelikan di dalam negeri. Pembayaran yang digunakan dalam kegiatan impor adalah dengan menggunakan mata valuta asing, seperti dijelaskan dalam buku Super Lengkap Ringkasan Materi IPS SD/MI oleh Sri Dewi dkk.

Kegiatan impor memiliki tujuan utama memenuhi kebutuhan masyarakat dengan mendatangkan produk atau barang yang belum ada di dalam negeri dari luar negeri.

Pihak atau orang yang melakukan kegiatan impor disebut dengan importir dan negara yang melakukan kegiatan impor disebut dengan negara pengimpor.

Setiap importir harus memiliki izin pemerintah agar dapat melaksanakan kegiatan impor. Pemerintah akan memberikan izin kepada importir dalam bentuk Tanda Pengenal Pengakuan Importir (TPPI)

Melansir buku Pajak Lalu Lintas Barang karya Astri Warih Anjarwi, importir juga harus mematuhi ketentuan kepabeanan yang berlaku. Hal ini dikarenakan barang yang masuk dalam daerah pabean melalui sarana pengangkut antar negara akan diperlakukan sebagai barang impor dan terutang bea masuk sesuai dengan Undang-Undang Kepabeanan.

Kegiatan Perdagangan Ekspor

Ekspor adalah kegiatan perdagangan oleh suatu perusahaan dengan mengeluarkan barang dari wilayah pabean suatu negara dalam rangka jual beli ke wilayah pabean di negara lain.

Ekspor merupakan kegiatan pemasokan suatu komoditi ke negara lain dengan pembayaran yang menggunakan valuta asing.

Kegiatan ekspor harus disesuaikan dengan syarat dan ketentuan pemerintah dan dilakukan dengan pembayaran mata uang internasional.

Adapun tujuan ekspor sebagai berikut:

  1. Memperoleh harga jual yang lebih baik dan meningkatkan laba perusahaan
  2. Memperluas wilayah pasar dengan membuka pasar di luar negeri
  3. Memanfaatkan kelebihan komoditas yang dimiliki
  4. Agar terbiasa dengan persaingan dalam ruang lingkup internasional

Pihak atau orang yang melakukan kegiatan ekspor disebut dengan eksportir. Sedangkan negara yang melakukan kegiatan ekspor disebut dengan negara pengekspor.

Ekspor dapat dilakukan atas izin pemerintah dengan penerbitan Surat Pengakuan Eksportir kepada eksportir yang bersangkutan dengan diberi Angka Pengenal Eksportir (APE).

Ketika izin telah didapatkan, eksportir hanya dapat melaksanakan kegiatan ekspor dengan jenis komoditi yang tercantum dalam Surat Pengakuan Eksportir, sebagaimana tertulis dalam buku Bahas Tuntas 1001 Soal IPS SD oleh Forum Tentor.



Simak Video "Gaya Mendag Zulhas Musnahkan Produk Impor Ilegal Rp 11 Miliar"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia