Isi Dasasila Bandung dan Sejarah Konferensi Asia Afrika I

Novia Aisyah - detikEdu
Selasa, 16 Agu 2022 09:00 WIB
Konferensi Asia Afrika digelar di Bandung pada 18-24 April 1955. Salah satu pertemuan internasional terbesar pada masanya itu dihadiri sejumlah pemimpin dunia.
Ilustrasi Dasasila Bandung sebagai hasil dari Konferensi Asia Afrika I. Foto: Dok. asianafricanmuseum.org
Jakarta -

Dasasila Bandung atau pokok-pokok Piagam Bandung adalah salah satu hasil Konferensi Asia Afrika (KAA) I di Bandung dalam bidang politik. Konferensi Asia Afrika diselenggarakan pada 18-24 April 1955.

Pertemuan ini berisikan tinjauan atas berbagai masalah yang berkaitan dengan kepentingan negara-negara Asia-Afrika. Mengutip dari buku Pengetahuan Sosial Sejarah SMP Kelas 3 karya Tugiyono KS. dkk., KAA juga menghasilkan keputusan dalam meningkatkan kerja sama antara negara-negara Asia-Afrika dalam bidang politik, sosial, ekonomi, dan budaya.

Lantas, seperti apa isi Dasasila Bandung atau sepuluh prinsip pokok perdamaian ini?

Isi Dasasila Bandung

Dirinci dalam buku Solusi Jitu: PKn SD/MI Kelas 6 oleh M. Hasan, berikut ini isi Dasasila Bandung:

  • Menghormati hak-hak dasar manusia sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB
  • Menghormati kedaulatan dan integritas/keutuhan seluruh bangsa
  • Mengakui persamaan ras dan hak seluruh bangsa
  • Tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain
  • Menghormati hak tiap bangsa dalam mempertahankan diri, sebagaimana dalam Piagam PBB
  • Tidak melakukan tekanan kepada negara lain
  • Tidak melakukan agresi terhadap negara lain
  • Menyelesaikan perselisihan internasional secara damai
  • Memajukan kerja sama demi kepentingan bersama
  • Menghormati hukum serta kewajiban internasional.

Hasil KAA kemudian bisa dirasakan oleh dunia internasional dan ketegangan di dunia mulai berkurang. Sebagai contoh, Amerika Serikat mulai menghapus diskriminasi, lalu negara-negara Asia-Afrika yang belum merdeka semakin meningkatkan perjuangan.

Sejarah Konferensi Asia Afrika

Konferensi Asia Afrika dibuka oleh Presiden Soekarno. Ada lima negara penggagas pertemuan ini, yaitu Indonesia, India, Birma, Pakistan, dan Sri Lanka.

KAA dihadiri oleh 29 negara di mana 5 di antaranya adalah negara yang menggagas konferensi, dan 24 lainnya negara undangan. Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial 3 untuk SMP/MTs Kelas IX yang disusun Ratna Sukmayani dkk., berikut ini negara-negara yang diundang:

  • Filipina
  • Thailand
  • Nepal
  • Libanon
  • Vietnam Selatan
  • Vietnam Utara
  • RRC
  • Afghanistan
  • Laos
  • Iran
  • Irak
  • Turki
  • Jepang
  • Syria
  • Yordania
  • Saudi Arabia
  • Kamboja
  • Mesir
  • Lybia
  • Sudan
  • Liberia
  • Yunani
  • Ethiopia
  • Ghana

Selain berhasil merumuskan Dasasila Bandung, ada beberapa keputusan lain yang dihasilkan melalui KAA, yaitu:

  • Memajukan kerja sama antarbangsa di wilayah Asia Afrika dalam sektor sosial, ekonomi, dan budaya
  • Menuntut kemerdekaan atas Tunisia, Maroko, dan Aljazair
  • Menuntut pengembalian Irian Barat kepada Indonesia dan Aden kepada Yaman
  • Turut aktif mengusahakan dan memelihara perdamaian dunia
  • Menentang diskriminasi serta kolonialisme.

Itulah isi Dasasila Bandung dan sejarah singkat Konferensi Asia Afrika. Selamat belajar, detikers!



Simak Video "Peringatan KAA, Ratusan Bendera Negara Berkibar di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia