Bacaan Sholawat Nariyah Arab, Latin, dan Artinya

Kristina - detikEdu
Senin, 15 Agu 2022 17:00 WIB
Masjid Raya Bintaro Jaya di Tangerang Selatan menggelar malam takbiran Idul Fitri secara terbatas. Tidak ada kerumunan di masjid saat takbiran berlangsung.
Ilustrasi seorang muslim melantunkan sholawat Nariyah. Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Sholawat Nariyah termasuk sholawat ghairu ma'tsurat atau bukan berasal dari Nabi Muhammad SAW langsung. Sholawat ini dapat dilantunkan sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Ibnu Watiniyah mengatakan dalam Kumpulan Shalawat Nabi Super Lengkap, sholawat ghairu ma'tsurat adalah sholawat yang dibuat oleh para ulama dan orang-orang shaleh yang tidak diragukan lagi dari segi keilmuan dan ketakwaannya.

Menurut M. Kamaluddin dalam buku Rahasia Dahsyat Shalawat, sholawat Nariyah diciptakan oleh Syekh Nariyah. Konon, ia hidup pada zaman Rasulullah SAW dan termasuk salah satu sahabatnya.

Diceritakan, semasa hidupnya, Syekh Nariyah banyak menekuni bidang ketauhidan. Ia melihat kerja keras Nabi SAW dalam menyampaikan wahyu Allah, mengajarkan tentang Islam, amal saleh, dan akhlakul karimah. Hal itu yang membuatnya berdoa kepada Allah untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk Nabi SAW.

Diceritakan pada suatu malam Syekh Nariyah membaca sholawatnya untuk Nabi SAW sebanyak 4.444 kali. Ia mendoakan keselamatan dan kesejahteraan untuk beliau. Setelah membacanya, Allah SWT memberikan karomah padanya.

Riwayat yang menerangkan mengenai penciptaan sholawat Nariyah masih terbatas. Menurut penelusuran detikHikmah, sholawat ini juga memiliki sejumlah nama lain. Dalam Kitab Khozinatul Asror disebutkan, sholawat Nariyah disebut juga dengan sholawat Tafrijiyah Qurthubiyah.

Berikut bacaan sholawat Nariyah dalam Arab, latin, dan terjemahannya.

Bacaan Sholawat Nariyah

اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تُنْحَلُ بِهَ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ

وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Arab-latin: Alloohumma sholi sholaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman 'alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdhoo bihil hawaa-iju wa tunaalu bihir-roghoo-ibu wa husnul khowaatimi wa yustasqol ghomaamu bi wajhihil kariimi wa 'alaa aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'luumin laka

Artinya: "Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah. Dicurahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, sebanyak bilangan yang diketahui oleh Engkau."

Keutamaan Sholawat

Allah SWT telah memerintahkan untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Bahkan, Allah SWT dan malaikat-Nya turut bersholawat untuk nabi. Dia berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا - ٥٦

Artinya: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS Al Ahzab: 56)

Menurut sebuah hadits, Rasulullah SAW akan memberikan syafaat bagi orang yang bersholawat padanya. Beliau bersabda,

أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً

Artinya: "Orang yang paling berhak mendapatkan syafa'atku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku." (HR Tirmidzi dan An-Nasa'i)



Simak Video "Polisi India Tembak Mati 2 Pedemo soal Pelecehan Nabi Muhammad"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia