6 Tokoh Anak Muda yang Berperan Penting dalam Proklamasi

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 15 Agu 2022 14:15 WIB
Pembacaan Proklamasi 15 Agustus 1945 di Cirebon
Foto: Ilustrator: Edi Wahyono/6 Tokoh Anak Muda yang Berperan Penting dalam Proklamasi
Jakarta -

Jelang detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, sejumlah tokoh muda ikut terlibat dan memiliki peran penting. Siapa saja tokoh muda itu?

Seperti yang diketahui, peristiwa proklamasi 17 Agustus 1945 dilaksanakan di kediaman presiden pertama Indonesia, yakni Ir Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56, Jakarta Pusat. Sebelumnya, proklamasi rencananya akan dilakukan di Lapangan Ikada.

Beberapa hari sebelum proklamasi berlangsung, sejumlah tokoh muda terlibat dalam perjuangan menuju kemerdekaan dari para penjajah. Berikut ini daftar tokohnya.


6 Tokoh Anak Muda yang Terlibat dalam Proklamasi:


1. Chaerul Saleh

Chaerul Saleh dikenal sebagai pejuang dari kelompok pemuda di balik peristiwa Rengasdengklok. Chaerul memimpin rapat tersembunyi agar Soekarno dan Hatta segera membacakan proklamasi kemerdekaan.

Chaerul juga meminta Pandu Kartawiguna, Ibnu Parna, Abdul Muluk, dan Ajiz menyampaikan kabar kemerdekaan langsung ke telinga tokoh perjuangan Banten antara lain KH Ahmad Khatib, KH Syam'un, dan Zulkarnain Surya.

Saat itu, Chaerul juga berpesan meminta pejuang pemuda di Serang untuk bisa merebut pos-pos kekuasaan yang dikuasai oleh Jepang

2. Wikana

Dikutip dari Kepustakaan Presiden Perpusnas, Wikana adalah tokoh yang terlibat dalam peristiwa pencetusan Proklamasi 1945.

Peran Wikana sangat penting karena berkat koneksinya di Angkatan Laut Jepang atau Kaigun, Proklamasi 1945 bisa dirumuskan di rumah dinas Laksamana Maeda di Menteng yang terjamin keamanannya.

Lalu Wikana mengatur semua keperluan Pembacaan Proklamasi di rumah Bung Karno di Pegangsaan. Wikana mempengaruhi secara sembunyi-sembunyi ke kalangan militer Jepang untuk tidak mengganggu jalannya upacara pembacaan teks proklamasi.

3. Soekarni

Soekarni adalah tokoh yang mengusulkan agar naskah proklamasi kemerdekaan hanya ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta, sebagai perwakilan bangsa Indonesia.

4. Sayuti Melik

Sayuti Melik menjadi salah satu tokoh proklamasi dan berperan sebagai pengetik naskah. Sebelumnya, naskah proklamasi ditulis tangan dengan beberapa perubahan, setelah disetujui diserahkan kepada Sayuti.

5. Yusuf Kunto dan Sudiro

Setelah Soekarno dijemput, Yusuf Kunto dan Sudiro mengantarnya ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 dan tiba di sana pada pukul 17.30 WIB.

6. BM Diah

Burhanuddin Mohammad Diah (BM Diah) adalah satu dari segelintir tokoh yang menjadi saksi perumusan naskah proklamasi di kediaman Laksamana Maeda.

BM Diah memiliki peran sangat penting karena berhasil menyelamatkan teks asli proklamasi yang ditulis tangan Soekarno. Sebab setelah teks itu diketik ulang oleh Sayuti Melik, teks dalam tulisan tangan lantas dibuang begitu saja ke tempat sampah.

Nah, itulah 6 tokoh muda yang memiliki peran penting saat detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia.



Simak Video "168 Ribu Narapidana Peroleh Remisi di Hari Kemerdekaan"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia