Mengenal Kelapa Genjah: Jenis, Cara Tanam, dan Manfaatnya

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 12 Agu 2022 17:00 WIB
Manfaat air kelapa
Ilustrasi kelapa genjah. Foto: iStock
Jakarta -

Pohon kelapa memiliki banyak varietas. Secara garis besar, jenisnya terbagi menjadi dua yaitu kultivar kelapa genjah dan kultivar kelapa dalam.

Disebutkan dalam buku Kelapa Pohon Kehidupan oleh Florentinus Gregorius Winarno, tanaman kelapa bisa lebih subur jika dekat pantai karena buahnya akan terapung. Sehingga, penyebaran tanaman kelapa lebih banyak melalui laut dan kita juga kerap menjumpai pohon ini di kawasan pantai.

Berkaitan dengan pohon kelapa, Presiden Joko Widodo baru saja memerintahkan Kementerian Pertanian untuk menanam kelapa genjah di sejumlah daerah. Hasilnya nanti baru terlihat minimal dua tahun mendatang.

Mengutip CNN Indonesia, Presiden Jokowi memiliki target menanam 1 juta bibit kelapa genjah di lahan yang tidak produktif dengan tujuan mengantisipasi krisis pangan.

Seperti apa profil tanaman yang menjadi bagian dari strategi Presiden itu?

Kelapa Genjah

Ciri-Ciri

Kelapa genjah adalah kelapa yang memiliki ciri-ciri batang ramping dari pangkal sampai ujung, tingginya relatif lebih pendek yaitu sekitar 5 meter atau lebih. Dijelaskan dalam buku Diet Sehat Air Kelapa karya Aji Budi Darmawan, umur produktif 25 tahun sampai lebih dari 50 tahun, buahnya lonjong dan kecil, dan jumlah buah tiap tandan sangat banyak. Kelapa jenis ini memiliki nama lain dwarf palm tree.

Jenis

Mengutip laman Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Kementan RI, jenis-jenis kelapa genjah adalah:

  • Kelapa genjah salak: berasal dari Kalimantan Selatan, mulai panen saat berusia 3 tahun
  • Kelapa genjah kuning Bali: mulai panen saat berusia 4 tahun
  • Kelapa genjah kuning Nias: mulai panen saat berumur 4 tahun
  • Kelapa genjah raja: berasal dari Maluku Utara, mulai panen saat usia 4 tahun
  • Kelapa genjah coklat kopyor: berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai panen saat berumur 4 tahun
  • Kelapa genjah hijau kopyor: juga berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah dan bisa mulai dipanen saat berumur 4 tahun
  • Kelapa genjah kuning kopyor: berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah dan dapat dipanen saat umur 4 tahun
  • Kelapa genjah entog Kebumen: berasal dari Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah dan dapat mulai dipanen saat 4 tahun
  • Kelapa genjah pandan wangi: berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara dan bisa mulai dipanen ketika berusia 3 tahun.

Cara Tanam

Dijelaskan dalam laman Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Buleleng, seperti ini cara menanam kelapa genjah:

1. Buat lubang di tanah selebar 40 X 50 cm

2. Biarkan lubang terbuka selama 1 minggu

3. Isi dengan pupuk kandang 5 kg, SP 36 sebanyak 300 gram, dan Tricoderma 5-10 gram per lubang

4. Potong ujung kelapa secara miring

5. Tanam 3/4 bagian batoknya, 1/4 bagian lagi ditutup hingga rata tanah apabila usianya telah 2-3 bulan

6. Bibit yang telah dideder, disiram tiap hari sampai tumbuh. Untuk mengetahui apakah sudah cukup air atau belum, pencet bagian sabut yang telah dipotong

7. Apabila bibit telah tumbuh dan mencapai 30-50 cm, maka bisa dipindah ke lapangan.

Manfaat

Merangkum Dinas Pertanian Pemkab Buleleng dan buku Pembangunan Perkebunan Kelapa Hibrida Berkelanjutan karya Hengky Novarianto, inilah beberapa manfaat kelapa genjah:

  • Digunakan dalam upacara keagamaan di Bali
  • Digunakan sebagai bahan virgin coconut oil
  • Dideras niranya untuk kemudian dimasak menjadi gula kelapa
  • Dimanfaatkan sebagai santan
  • Bagian-bagiannya bisa digunakan sebagai bahan keset, tali, dan lainnya.

Itulah beberapa gambaran mengenai kelapa genjah. Detikers sudah pernah menemukannya?



Simak Video "Jokowi Targetkan Tanam 1 Juta Kelapa Genjah Se-Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia