Ajaran Pokok Agama Islam Terdiri dari 3 Aspek, Apa Saja?

Rahma Harbani - detikEdu
Kamis, 11 Agu 2022 07:00 WIB
Ilustrasi pria muslim sedang membaca Al-Quran
Ilustrasi. Ajaran pokok agama Islam terdiri dari 3 aspek utama. (Getty Images/cihatatceken)
Jakarta -

Ajaran pokok agama Islam terdiri dari segala aspek kehidupan manusia dalam beragam posisinya. Mulai dari posisi manusia sebagai hamba Allah SWT, individu, anggota bagian dari masyarakat hingga makhluk di dunia.

Menurut Apendi Arsyad dalam bukunya terbitan IPB Press, ruang lingkup agama Islam menyangkut pada tiga aspek pokok pembahasan. Ketiga aspek yang dimaksud adalah aspek keyakinan (akidah), aspek norma atau hukum (syariah), hingga aspek perilaku (akhlak).

Hal senada juga diungkap oleh anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Anhar Anshori yang menyatakan aspek-aspek pokok ajaran Islam terdiri akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah. Penjelasan selengkapnya dapat disimak pada ulasan berikut.

3 Aspek Pokok dalam Ajaran Agama Islam

1. Aspek Keyakinan (Akidah)

Aspek keyakinan ini yang kemudian banyak dikenal sebagai akidah. Akidah merujuk pada keimanan terhadap Allah SWT dan semua yang difirmankanNya untuk diyakini.

Dalam Islam, pendidikan akidah sendiri menempatkan posisi yang paling mendasar seperti terlihat pada rukun Islam pertama. Di samping itu, ajaran akidah menjadi hal yang paling didahulukan oleh Rasulullah SAW kala mengajarkan ajaran Islam kepada para sahabatnya.

عن عمر بن الخطاب رضي الله تعالى قال : بينما نحن جلوس عند رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم ذات يوم إذ طلع علينا رجل شديد بياض الثياب شديد سواد الشعر لا يرى عليه أثر السفر ولا يعرفه منا أحد حتى جلس إلى النبي صلى الله عليه وآله وسلم فأسند ركبتيه إلى ركبتيه ووضع كفيه على فخذيه وقال : يا محمد أخبرني عن الإسلام فقال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم : الإسلام أن تشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله وتقيم الصلاة وتؤتي الزكاة وتصوم رمضان وتحج البيت إن استطعت إليه سبيلا قال : صدقت فعجبنا له يسأله ويصدقه قال : فأخبرني عن الإيمان قال أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وتؤمن بالقدر خيره وشره قال : صدقت قال : فأخبرني عن الإحسان قال أن تعبد الله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك ... ثم انطلق فلبثت مليا ثم قال يا عمر أتدري من السائل ؟ قلت : الله ورسوله أعلم قال فإنه جبريل أتاكم يعلمكم دينكم

Artinya: Dari Umar RA: "Pada suatu hari kami (Umar RA dan para sahabat RA) duduk-duduk bersama Rasulullah SAW lalu muncul di hadapan kami seorang yang berpakaian sangat putih. Rambutnya sangat hitam dan tidak tampak tanda tanda bekas perjalanan. Tidak seorang pun dari kami yang mengenalnya. Dia langsung duduk menghadap Rasulullah SAW, kedua kakinya menghempit kedua kaki Rasulullah, dari kedua telapak tangannya diletakkan di atas paha Rasulullah SAW seraya berkata,

"Ya Muhammad, beritahu aku tentang Islam." Lalu Rasulullah SAW menjawab, "Islam ialah bersyahadat bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad Rasulullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan mengerjakan haji apabila mampu." Orang itu lantas berkata, "Benar". Kemudian dia bertanya lagi,

"Kini beritahu aku tentang iman." Rasulullah SAW menjawab, "Beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, hari akhir dan beriman kepada Qodar baik dan buruknya."

... Kemudian orang itu pergi menghilang dari pandangan mata. Lalu Rasulullah SAW bertanya kepada Umar, "Hai Umar, tahukah kamu siapa orang yang bertanya tadi?" Lalu aku (Umar) menjawab, "Allah dan rasulNya lebih mengetahui," Rasulullah lantas berkata, "Itulah Jibril datang untuk mengajarkan agama kepada kalian," (HR Muslim).

2. Aspek Norma atau Hukum (Syariah)

Ajaran pokok agama Islam yang kedua adalah aspek syariah atau norma. Aspek inilah yang mengatur hubungan manusia dengan Allah (hablum-minallah), sesama manusia (hablum-minannas), dan hubungan manusia dengan alam semesta (hablum-minalalami).

Secara redaksional, syariah sendiri bermakna jalan hidup yang ditentukan oleh Allah SWT sebagai panduan untuk menjalankan kehidupan di dunia menuju kehidupan akhirat. Panduan yang dimaksud adalah sumber hukum Islam yang berasal dari Al-Qur'an, sunnah, hingga ijtihad para ulama.

Menurut tulisan ilmiah terbitan Digilib IAIN Kendari, ruang lingkup yang terkandung dalam aspek syariah mencakup hukum ibadah, muamalah dalam hal tukar menukar harta, munakahat dalam hubungan berkeluarga, siasah dalam konteks bermasyarakat, hingga jinayat yang menyangkut pidana.

3. Aspek Perilaku (Akhlak)

Terakhir, ada aspek perilaku atau akhlak dalam ajaran pokok agama Islam. Akhlak ini sendiri merupakan sikap-sikap atau pola perilaku manusia yang menjadi hasil dari pelaksanaan dua aspek sebelumnya yakni, akidah dan syariah.

Pentingnya pendidikan akhlak dalam ajaran Islam tergambar dari sabda Rasulullah SAW dalam haditsnya, "Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah SAW ditanya tentang penyebab utama yang dapat memasukkan (seseorang) ke dalam surga. Beliau menjawab, 'Bertakwa kepada Allah dan berakhlak mulia,' (HR Tirmidzi).

Ketiga aspek ini tidak berdiri sendiri. Sebaliknya, ajaran pokok agama Islam yang terdiri dari tiga aspek tersebut berintegrasi membentuk kepribadian manusia yang utuh atau holistik pada seorang muslim sebagaimana dalam surah Al Baqarah ayat 208,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةً ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, masuklah ke dalam Islam (kedamaian) secara menyeluruh (kaffah atau holistik) dan janganlah ikuti langkah-langkah setan! Sesungguhnya ia musuh yang nyata bagimu."



Simak Video "Apa Persamaan bank Syariah dengan Bank Konvensional?"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia