Apa Itu Topografi, Peta Topografi, dan Fungsinya

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 09 Agu 2022 20:30 WIB
Topografi dataran tinggi Dieng
Topografi dataran tinggi Dieng. Foto: SRTM NASA/Wikimedia Commons
Jakarta -

Topografi berasal dari bahasa Yunani, topos dan graphi. Topos berarti tempat, sementara grafi berarti menggambarkan.

Topografi adalah relief atau kenampakan alami maupun kultural (buatan) permukaan bumi berbentuk tiga dimensi yang meliputi perbedaan tinggi-rendah permukaan bumi dari permukaan laut (relief), bentuk wilayah, kemiringan, dan bentuk lereng, seperti dikutip dari Mini Book Master Geografi SMA IPS oleh Sapto Wasono, S.Pd dan Agus Bustanul.

Peta Topografi

Pada ilmu geografi, keadaan sebuah daerah juga dapat digambarkan dengan menggunakan peta topografi. Peta topografi adalah peta yang berisi gambaran objek di permukaan bumi dengan posisi mendatang dan tegak.

Isi peta topografi terdiri atas data ketinggian atau relief, perairan seperti sungai dan danau, tumbuh-tumbuhan seperti hutan, semak, dan tanaman pertanian, serta hasil budaya manusia seperti jalan raya, jalan kereta api, terowongan, jembatan, dan kanal.

Peta topografi punya ciri khas adanya garis kontur, yaitu garis khayal yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki ketinggian sama, seperti dikutip dari Geografi: Menyingkap Fenomena Geosfer oleh Ahmad Yani dan Mamat Ruhimat.

Garis kontur yang rapat menunjukkan daerah yang curam dan terjal, sementara daerah yang landai digambarkan dengan kontur yang jarang.

Skala peta topografi terbagi tiga, yaitu skala kecil, menengah, dan besar. Semakin besar skala peta, semakin semakin akurat posisi data yang dapat disajikan.

Fungsi Peta Topografi

  • Menampilkan data planimetris berupa unsur-unsur topografi, yaitu alam (sungai, hutan, dll), dan buatan manusia (jalan, pasar, bandara, dll) secara benar, tepa, jelas, menarik, dan ekonomis
  • Menampilkan data ketinggian seperti data titik tinggi dan data kontur topografi
  • Menampilkan informasi tentang keberadaan, lokasi, dan jarak, seperti lokasi penduduk, rute perjalanan, dan komunikasi, seperti dikutip dari Kartografi Kehutanan oleh Syamsu Rijal dkk.
  • Menampilkan variasi daerah, ketinggian kontur, dan tingkat ketutupan vegetasi
  • Menentukan kemiringan untuk pembangunan fasilitas usaha hingga fasilitas umum, seperti tambak dan waduk
  • Menentukan lokasi yang tepat untuk pembangunan objek kultural seperti jalan dan rel kereta api

Peta topografi umumnya digunakan oleh pendaki, surveyor, pekerja pemerintahan, konservasionis, hingga pekerja teknik. Peta topografi dapat menjadi peta dasar baik untuk konservasi lingkungan, perencanaan pembangunan, pendakian, hingga mencari fosil.



Simak Video "Kasus Covid-19 RI Tambah 1.683, DKI Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia