Ikhfa Syafawi: Cara Membaca dan Contohnya dalam Al-Qur'an

Rahma Harbani - detikEdu
Senin, 08 Agu 2022 07:00 WIB
Muslim woman reading from the quran stock photo
Ilustrasi. Apa yang dimaksud dengan ikhfa syafawi dalam ilmu tajwid? (Getty Images/iStockphoto/evrim ertik)
Jakarta -

Ikhfa syafawi adalah salah satu hukum bacaan tajwid mim sukun. Hukum ini hanya memiliki satu huruf hijaiyah yang menjadi syaratnya.

Secara bahasa, ikhfa artinya menyamarkan, semenatar syafawi berasal dari kata syafatun yang berarti bibir. Untuk itu, ikhfa syawafi didefinisikan dalam buku Dasar-Dasar Ilmu Tajwid oleh Dr. Marzuki dan Sun Choirol Ummah sebagai hukum menyamarkan bacaan di bibir karena hurufnya keluar dari bibir.

Cara Membaca Ikhfa Syafawi

Hukum ikhfa syafawi terjadi apabila mim mati bertemu dengan huruf ba (ب). Cara membacanya dengan menyamarkan bacaan mim mati di bibir sambil didengungkan.

Hukum bacaan ikhfa syafawi ini termaktub dalam satu nazham dari Kitab Hidayatush Shibyan. Berikut bacaannya:

"Apabila terdapat mim mati sukun bertemu huruf ba' maka wajib dibaca ikhfa syafawi. maka kamu akan mendapat kemuliaan,"

Contoh Ikhfa Syafawi dalam Al-Qur'an

  • لَكُمْ بَهِيْمَةُ dibaca lakum bahiimatul
  • وَاٰمَنْتُمْ بِرُسُلِيْ dibaca waaamantum birusulii
  • يُعَذِّبُكُمْ بِذُنُوْبِكُمْ dibaca yu'adz-dzibukum bi dzunuubikum
  • فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ dibaca fa iżā hum bis-sāhirah
  • وَمَا صَاحِبُكُم بِمَجْنُونٍ dibaca wa mā ṣāḥibukum bimajnūn

Selain ikhfa syafawi, hukum mim mati masih ada dua lainnya. Hukum tersebut adalah izhar syafawi dan idgham mutamasilain atau idgham mimi.

Izhar syafawi berlaku pada semua huruf hijaiyah selain mim dan ba. Sedangkan idgham mimi hanya berlaku untuk huruf mim.

Izhar syafawi adalah membaca dengan jelas di bibir dengan mulut tertutup. Untuk idgham mimi, cara membacanya adalah menyuarakan mim rangkap atau di-tasydidkan dengan mendengung.

Hukum mempelajari ilmu tajwid sendiri, termasuk ikhfa syafawi, adalah fardhu kifayah yang mengugurkan kewajiban sebagian muslim setelah ada yang mempelajarinya. Sementara mengamalkan ilmu tajwid hukumnya fardhu 'ain bagi setiap pembaca Al-Qur'an (qari').

Keterangan ini didasari dari sabda Rasulullah SAW yang berbunyi,

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ اْلقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Artinya: "Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya," (HR Bukhari).



Simak Video "Innalillahi, Ustazah di Tebet Meninggal Saat Baca Al-Quran"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia