Lagu Cublak Cublak Suweng: Asal, Lirik, dan Maknanya

Hanindita Basmatulhana - detikEdu
Kamis, 04 Agu 2022 13:30 WIB
Sejumlah anak memainkan permainan tradisional
Ilustrasi lagu anak Cublak Cublak Suweng. Foto: ANTARA FOTO/MOCH ASIM
Jakarta -

Lagu "Cublak Cublak Suweng" (tebak-tebak suweng) berasal dari Jawa Timur. Penciptanya adalah Sunan Giri atau Syekh Maulana Ainul Yakin dan dibuat pada 1442 M.

Mengutip buku Kompilasi Permainan Rakyat: Menggali Nilai-Nilai Budaya pada Khazanah Folklor Indonesia oleh Mahasiswa Pascasarjana S2 Prodi Komunikasi & Penyiaran Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, walau pada praktiknya lagu ini digunakan sebagai lagu permainan, "Cublak Cublak Suweng" memiliki arti filosofi yang mendalam. Sunan Giri membuat lagu ini agar dapat menjadi sumber falsafah kehidupan masyarakat Jawa.

Lebih lanjut disebutkan dalam buku Kumpulan Terlengkap Lagu Daerah yang disusun Tim Media Pusindo, lagu permainan tersebut mengandung pesan untuk tidak mencari harta dengan menuruti hawa nafsu. Segalanya kembali ke hati nurani yang suci.

Cublak Cublak Suweng (tebak-tebak suweng) pada dasarnya adalah nama salah satu permainan anak-anak. Permainan tersebut diiringi oleh sebuah lagu yang memiliki judul yang sama pula, yaitu "Cublak Cublak Suweng". Iringan lagu pada permainan tersebut merupakan karya sastra sekaligus bentuk tradisi lisan yang dilakukan oleh orang Jawa.

Pada permainannya, seorang anak harus bisa menebak suweng tersebut ada di tangan siapa. Biasanya, akan ada anak yang tidak bisa menahan tawanya, dan ialah yang menyembunyikan suweng tersebut, sebagaimana dijelaskan dalam buku Kumpulan Lagu Wajib Nasional, Tradisional, dan Anak Populer oleh Hani Widiatmoko dan Dicky Maulana.

Lirik lagu Cublak Cublak Suweng

Cublak cublak suweng

Suwenge tinggelenter

Mambu ketudhunggudhel

Pak gempong lera lere

Sapa ngguyu ndelik aje

Sir sir pong dele gosong

Sir sir pong dele gosong

Makna Lagu Cublak-Cublak Suweng

Apabila memaknai lagu tersebut berdasarkan permainannya, maka lagu ini menjelaskan tentang suatu informasi penting yang harus dicari. Informasi tersebut akan menjadi tidak berguna, atau bahkan akan dirusak oleh orang yang tidak memahaminya. Maka bagi orang yang sudah berpengalaman, ia akan mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, seperti bohong. Dan orang yang berbohong adalah orang yang menertawakan kebohongannya sendiri.

Dalam buku Kompilasi Permainan Rakyat karya Daniel Rusyad, dijelaskan bahwa lagu "Cublak Cublak Suweng" juga memiliki kaitan dengan penyebaran Islam oleh Wali Songo. Wali Songo menggunakan metode kebudayaan untuk menyebarkan agama Islam di Indonesia.

Ketika menciptakan lagu "Cublak Cublak Suweng", Sunan Giri menyelipkan sisi tradisional di dalamnya. Maka dari itu, lagu tersebut dapat menjadi pengiring permainan anak-anak.



Simak Video "Cerita Teman hingga Pengalaman Pribadi Inspirasi Ziva Magnolya Bikin Lagu"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia