Pakar Farmasi UGM Luruskan Kabar Parasetamol Mengandung Virus, Ini Penjelasannya

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 03 Agu 2022 16:00 WIB
Kabar paracetamol bervirus
Parasetamol. Foto: internet
Jakarta -

Desas-desus mengenai parasetamol mengandung virus Machupo kerap terdengar dari tahun ke tahun. Diketahui virus tersebut mampu menyebabkan demam hemoragik yang berakibat fatal kematian. Apakah kabar ini benar adanya?

"Klaim soal paracetamol mengandung virus Machupo itu salah, tidak bisa diperlengkapi," kata Pakar Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. rer nat. apt. Endang Lukitaningsih, M.Si., (2/8/2022) dikutip dari laman UGM.

Isu tersebut tidak benar karena ada peraturan ketat yang harus diikuti sebuah perusahaan farmasi soal cara memproduksi obat, tentunya parasetamol bukan pengecualian. Produsen wajib melakukan cek kualitas obat yang dihasilkannya.

Apa yang disebut kontrol kualitas atau quality control (QC) berlaku sejak bahan datang, baik secara kimiawi atau cemaran biologis sampai pascaproduksi. Obat juga akan melewati pemeriksaan, uji keamanan, dan mutu.

"Sangat tidak mungkin selama proses produksi masih ada virusnya karena kondisi tablet juga harus betul-betul kering. Sementara virus memerlukan lingkungan lembab dan suhu rendah untuk bertahan hidup," terang Endang.

Menurut Dosen Farmasi UGM itu, apabila ada virus yang bertahan dalam keadaan hidup, maka dapat dipastikan diakibatkan kontaminasi manusia atau hewan yang terinfeksi virus Machupo. Meski demikian, peluang kontaminasinya saat proses produksi amat kecil.

Proses kontrol kualitas yang bertahap di perusahaan farmasi tidak memungkinkan kontaminasi virus terjadi.

"Selama proses produksi ada sampling untuk menjaga produk baik saat pencampuran, membentuk tablet, hingga setelah menjadi tablet," ungkapnya.

Sehingga, Endang menganjurkan supaya masyarakat tak cemas atau justru berlebihan dalam mengonsumsi parasetamol. Pesan berantai soal virus Machupo adalah hoaks dan belum ada kajian ilmiah yang membuktikannya.

Hati-hati dengan pesan berantai yang didapat dan jangan cepat mempercayai kabar tanpa sumber yang jelas ya, detikers!



Simak Video "Prilly Latuconsina Jadi Dosen Praktisi di UGM"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia