Anak Magang Dilarang Lembur & Wajib Dapat Gaji? Ini Ketentuannya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Sabtu, 30 Jul 2022 16:30 WIB
Ilustrasi lembur
Foto: shutterstock/Anak Magang Dilarang Lembur & Wajib Dapat Gaji? Ini Ketentuannya
Jakarta -

Magang adalah salah satu kegiatan pembelajaran yang memberikan wawasan dan pengalaman praktis kepada mahasiswa mengenai dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja.

Biasanya mahasiswa akan melaksanakan program magang selama 1 semester atau setara 20 SKS. Program magang ini tidak hanya untuk memenuhi syarat studi saja, namun juga memberi banyak manfaat kepada mahasiswa.

Melalui Magang, mahasiswa bisa memperoleh di antaranya:

- Hard skills yang meliputi keterampilan, complex problem solving, analytical skills, dan sebagainya

- Soft skills yang meliputi etika profesi/kerja, komunikasi, kerjasama, dan sebagainya.

Apakah Anak Magang Wajib Digaji?

Kegiatan magang memang umumnya dilakukan oleh mahasiswa, namun tak jarang para fresh graduate juga kerap memulai kariernya dengan menjadi karyawan magang.

Melansir akun Instagram Kementerian Ketenagakerjaan RI, pada kegiatan magang, biasanya pemagang bukan mendapat gaji, melainkan uang saku.

Uang saku anak magang adalah salah satu hak yang dimiliki peserta pemagangan. Uang saku meliputi biaya transportasi, uang makan, dan insentif peserta pemagangan.

Anak Magang Tidak Boleh Lembur

Dalam kegiatan magang, waktu penyelenggaraan pemagangan juga disesuaikan dengan jam kerja di perusahaan. Namun, waktu penyelenggaraan tersebut tidak diperbolehkan pada hari libur resmi.

Dalam hal ini, bekerja lembur atau melebihi jam kerja peserta magang tidak diperbolehkan. Jam kerja yang diperbolehkan anak magang adalah sistem shift.

Pembahasan mengenai shift ini juga tercantum dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri Pasal 18 ayat (2).

Persyaratan shift malam anak magang yang diperbolehkan yaitu:

1. Usia peserta pemagangan minimal usia 18 tahun
2. Menyediakan transportasi antar jemput
3. Memberikan makanan yang sesuai dengan standar gizi yang ditentukan
4. Sesuai dengan jenis kompensasi yang dibutuhkan

Jadi, berdasarkan aturan Kementerian Ketenagakerjaan sudah jelas ya detikers, bahwa anak magang tidak diperbolehkan lembur di luar ketentuan dan harus mendapatkan uang saku. detikers pernah ikut magang atau sedang mengikuti magang?



Simak Video "Sempat Memanas, Sejumlah Mahasiswa Demo Tolak BBM Naik di Jakpus Terluka"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia