10 Kota Terbaik untuk Kamu si Pecinta Buku, Tertarik Berkunjung?

Nikita Rosa Damayanti - detikEdu
Kamis, 28 Jul 2022 10:30 WIB
KTT G7 yang dihadiri Presiden Jokowi diadakan di Schloss Elmau, sebuah hotel yang berada di Jerman. Begini lhoo keindahan lokasi pertemuan KTT G7.
Foto: dok. Schloss Elmau
Jakarta -

Detikers, senang membaca buku? membaca buku adalah salah satu hobi yang patut digemari. Selain menyenangkan, membaca buku juga bisa meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berpikir.

Di Indonesia sendiri, banyak toko buku dan perpustakaan berjejer di hampir setiap sudut kota. Membeli atau meminjam buku bukanlah hal yang sukar dilakukan. Tapi, apa kamu pernah mengunjungi kota dengan ratusan toko buku? atau kota dengan pameran buku terbesar di dunia?

The Knowledge Academy melakukan studi pada setiap negara di dunia. Mereka menentukan data berdasarkan jumlah perpustakaan dan toko buku dari kota-kota besar di setiap negara.

Jumlah ini kemudian dibandingkan dengan rata-rata populasi penduduk. Diberi skor 1 sampai 10, apa saja kota surga bagi para pecinta buku di dunia?

10 Kota Terbaik untuk Pecinta Buku

1. Berlin, Jerman (9,21)

Selamat! Kota Berlin dinobatkan sebagi kota paling cocok untuk kamu si kutu buku. Mendapat skor 9,21 dari 10, ibu kota Jerman ini juga menduduki posisi pertama dengan toko buku dan perpustakaan terbanyak di dunia.

Tidak heran, Berlin merupakan kota yang melahirkan banyak penulis andalan Jerman, seperti Bertolt Brecht dan David Bowie. Selain terbanyak, perpustakaan di Jerman juga memiliki arsitektur yang unik dan nyaman dikunjungi, salah satunya Perpustakan Duchess Anna Amalia yang telah berdiri sejak 1691.

2. Tokyo, Jepang (8,69)

Tokyo adalah kota kedua terbaik untuk pecinta buku. Mendapat skor total 8,69, kota ini terkenal dengan toko bukunya yang unik.

Biasanya, toko buku hanya menunjukkan bahan bacaan saja. Tapi toko buku di Tokyo sering kali diramaikan dengan pameran dan kafe. Dilansir dari laman Reader's Digest, Tokyo memiliki wilayah toko buku terkenal bernama Jimbocho Booktown. Mirip dengan daerah Kwitang di Jakarta, toko-toko buku di daerah Jimbocho menawarkan lebih dari 160 toko buku bekas.

3. Buenos Aires, Argentina dan Roma, Italia (8,68)

Sama-sama menduduki posisi ketiga, kedua kota ini memiliki toko buku dan perpustakaan (https://www.detik.com/tag/perpustakaan) terbaik di dunia.

Di Buenos Aries, terdapat toko buku tercantik di dunia bernama El Ateneo Grand Splendid. Menawan, toko buku ini berada di bekas teater antik dengan arsitekturnya yang khas.

Tidak ingin kalah, Il museo del louvre di Roma juga memiliki daya tarik sendiri. Museum barang antik ini memiliki koleksi yang unik dari
buku langka, majalah, katalog seni, buku catatan, hingga lukisan.

Meski demikian, Buenos Aries memiliki lebih banyak toko buku dibanding Roma. Total ada 690 toko buku di penjuru kota itu.

5. Madrid, Spanyol (7,9)

Berada di posisi kelima, Madrid tidak hanya terkenal dengan kemampuan sepakbolanya. Kota Madrid juga menjadi tempat pameran buku internasional paling bersejarah.

Pameran bernama Feria del Libro, adalah toko pameran buku paling terkenal di dunia. Tercatat di laman resminya, pameran ini bisa meraup hingga jutaan pengunjung dalam waktu tiga minggu saja. Selain pameran, Feria del Libro juga menyajikan 300 aktivitas para pecinta buku seperti membaca bersama, pelatihan, dan penandatanganan buku.

6. London, Inggris (7,37)

Pecinta buku pasti tidak asing dengan kota ini. London adalah kota lahirnya banyak penulis kelas dunia. Sebut saja Charles Dickens, Shakespeare, hingga J. K Rowling.

London adalah surga bagi pecinta buku. Pasalnya, kota ini sangat menghargai karya-karya sastra hingga membuat teater terbuka Shakespeares sampai Museum Sherlock Holmes Museum.

Toko buku paling terkenal di London adalah Waterstones Piccadilly. Toko buku ini juga diklaim sebagai toko buku terbesar di Eropa. Setinggi enam lantai, toko buku ini memiliki lebih dari 200.000 judul buku.

7. Seoul, Korea Selatan (7,11)

Selain K-pop, Seoul juga terkenal akan toko bukunya yang Instagramable. Berdiri di posisi tujuh, Seoul menduduki posisi tertinggi pada bidang perpustakaan dengan skor sempurna 10 dari 10.

Walaupun memiliki teknologi yang canggih, pemilik toko buku di Seoul miliki ide kreatif agar masyarakat tetap senang membaca buku fisik. Seperti toko buku Arc.N.Book. Pendatang akan disambut dengan terowongan bernuansa Harry Potter, lengkap dengan bilik telepon dan kursi taman di dalamnya.

8. Singapura, Singapura (6,06)

Berada di posisi kedelapan, Singapura sangat mengakomodasi kebutuhan membaca penduduknya. Kota ini memang lebih kuat pada toko buku dibandingkan dengan perpustakaannya.

Di Pecinan, tersedia Moon Library yang menyediakan buku-buku klasik bersampul kulit. Kamu juga bisa menikmati kopi sambil membaca. Di wilayah yang lebih modern, terdapat toko buku terbesar di Singapura yaitu Kinokuniya yang menarik hingga 200.000 pengunjung setiap bulannya.

9. Kota Meksiko, Meksiko (5,53)

Lebih kecil dibandingkan negara lain, pemandangan dari perpustakaan di Meksiko tidak kalah ciamik. Kota ini memiliki Perpustakaan Vasconcelos atau "mega library" . Perpustakaan ini memiliki koleksi buku yang sangat banyak hingga menjulang tinggi di sisi kanan-kiri.

Meksiko juga memiliki Librería Porrúa. Sebuah perpustakaan dengan pemandangan Danau Chapultepec. Kapan lagi bisa membaca dengan pemandangan danau?

10. Lima, Peru (5,26)

Berada di posisi terakhir, Lima memang memiliki perpustakaan yang lebih sedikit dibanding kota lain. Walau begitu, Lima memiliki jumlah toko buku yang lebih banyak dibanding Meksiko, Singapura, dan Seoul.

Pecinta buku bisa membaca sambil 'nyemil cantik' di Casatomada Library Café atau di Toko Buku Librería El Virrey. Beberapa toko buku di Lima memang menyediakan tempat untuk pengunjung bersantai sambil membaca buku.

Nah, itulah sepuluh kota terbaik di dunia untuk si pecinta buku. Tertarik berkunjung, detikers?



Simak Video "Gedung Perpus SMA di Sukabumi Ambruk, Ada Pekerja Tertimpa!"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia