5 Hambatan Perdagangan Internasional, Beda Mata Uang hingga Perang

Rafi Aufa Mawardi - detikEdu
Kamis, 28 Jul 2022 07:00 WIB
Ilustrasi kurs dolar rupiah
Hambatan perdagangan internasional, salah satunya perbedaan mata uang. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Perdagangan internasional adalah kegiatan perekonomian yang dilakukan oleh penduduk di suatu negara dengan negara lain. Namun, ada berbagai hambatan perdagangan internasional yang cukup fundamental.

Perdagangan internasional dapat dilakukan subjek yang sifatnya mikro hingga makro. Mengutip Buku Ajar Bisnis dan Perdagangan Internasional (2021), transaksi perdagangan internasional dapat dilakukan antara individu dengan individu, lalu individu dengan pemerintah, dan juga pemerintah dengan pemerintah.

Hambatan Perdagangan Internasional

Proses perdagangan internasional kadang tidak berjalan mulus. Berikut hambatan perdagangan internasional secara umum:

1. Perbedaan Mata Uang

Perdagangan internasional sering terkendala karena perbedaan mata uang antarnegara. Umumnya, negara yang melakukan ekspor akan meminta kepada negara impor untuk membayar dengan mata uang negara ekspor. Tetapi, nilai dari kurs mata uang tersebut kerap kali berbeda-beda dan menghambat proses perdagangan internasional.

Untuk menyelesaikan hal ini, maka kedua negara dapat melakukan proses perdagangan dengan mata uang standar internasional. Contohnya seperti dolar AS (USD).

2. Terjadi Perang

Perang merupakan arena konflik yang melibatkan berbagai negara di dalamnya. Perang secara eksplisit mengandaskan hubungan bilateral antarnegara dan berimplikasi terhadap gagalnya perdagangan internasional. Di lain sisi, kondisi perekonomian negara yang sedang berperang tersebut juga akan mengalami kelesuan.

3. Kualitas Sumber Daya Manusia yang Rendah

Rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) suatu negara juga sangat menghambat perdagangan internasional. Negara dengan kualitas SDM rendah akan menghasilkan barang dan jasa yang kurang berkualitas. Kondisi ini akan menyulitkan barang dan jasa tersebut bersaing dengan jasa dan hasil produksi negara-negara maju dengan SDM berkualitas.

4. Kebijakan Impor di Suatu Negara

Setiap negara memiliki kebijakan ekonomi dan kebijakan impor yang relatif berbeda-beda. Kebijakan ini dipertegas dengan teori bahwa negara akan melindungi hasil produksi atau barangnya sendiri. Sebab, negara tidak ingin hasil produksinya tersaingi oleh hasil produksi dari luar negeri. Oleh sebab itu, kebijakan impor dari suatu negara akan sangat menghambat perdagangan internasional.

5. Transaksi yang Sulit dan Kompleks

Pada saat melakukan kegiatan perdagangan internasional, negara impor bisa mengalami kesulitan dalam hal pembayaran. Apabila pembayarannya dilakukan secara tunai, maka negara pengimpor akan mengalami kesulitan dan resiko yang tinggi. Kondisi ini berisiko menghambat transaksi dari proses perdagangan internasional.

Nah, itu dia beberapa hambatan perdagangan internasional yang umumnya terjadi di berbagai negara. Selamat belajar, detikers!



Simak Video "Mata Uang Inggris dengan Gambar Raja Charles III Bakal Diterbitkan"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia