7 Mumi Terpopuler di Dunia, Ada yang Dijuluki Sleeping Beauty

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Jumat, 22 Jul 2022 19:15 WIB
Ratusan peti mati dan patung dewa Mesir Kuno ditemukan di dekat pekuburan Saqqara Mesir. Salah satu peti mati yang ditemukan berisi mumi, jimat, dan kotak kayu.
Mumi terpopuler di dunia. Foto: REUTERS/MOHAMED ABD EL GHANY
Jakarta -

Bicara tentang mumi, pasti identik dengan negara Mesir. Proses mumifikasi atau pengawetan mayat yang dibaluti kain linen putih telah ada sejak 3.500 tahun yang lalu sejak zaman Mesir kuno. Bukan hanya di Mesir, mumi juga ada di beberapa negara lain.

Keberadaan mumi sering disebut sebagai salah satu keajaiban dunia, karena meski sudah berumur ribuan tahun, tubuh mereka tidak hancur seperti mayat pada umumnya. Dikutip dari CNBC Indonesia dan India Today, berikut beberapa mumi kuno yang paling populer di dunia.

1. Rosalia Lombardo

Rosalia Lombardo merupakan mumi anak perempuan yang berasal dari Italia. Ia meninggal pada usia 2 tahun akibat sakit pneumonia. Sang ayah pada kala itu merasa sangat hancur dan meminta pembalsem terkenal, Dr Alfredo Salafia untuk mumifikasi tubuh Rosalia.

Hingga kini, mumi tersebut terpelihara dengan baik. Tampilannya seperti seorang anak kecil yang sedang tidur, bahkan ia mendapat julukan 'Sleeping Beauty'. Teknik pengawetan Rosalia Lombardo masih jadi misteri selama lebih dari 90 tahun.

2. Mumi Chinchorro

Selanjutnya ada mumi Chinchorro. Chinchorro adalah orang-orang yang mendiami pesisir Gurun Atacama di Chile utara dan selatan Peru pada tahun 7000 hingga 1500 SM. Mereka yang berasal dari budaya tersebut mengandalkan memancing, berburu, dan mengumpulkan makanan untuk bertahan hidup.

Mumi Chinchorro pertama kali diidentifikasi oleh arkeolog Jerman, Max Uhle pada tahun 1917. Mumi tersebut tersebar di sepanjang pantai dan terkonsentrasi di Arica dan Camerones di Chile.

Berdasarkan majalah Arkeologi, mumi ini dipersiapkan dengan cermat seperti halnya anggota kerajaan di Mesir kuno. Organ mereka diambil dan otot-otot mereka dilucuti dari tulang.

Kemudian, mayat-mayat tersebut kemudian dipasang dengan alang-alang, tanaman dan tanah liat untuk menggantikan jeroan yang dibuang. Kulitnya dicat hitam atau merah.

3. Raja Tutankhamun

Raja Tutankhamun menjadi salah satu mumi paling terkenal di dunia. Dia merupakan seorang raja atau Tut. Firaun muda yang meninggal lebih dari 3.000 tahun yang lalu pada usia 19 tahun.

Makam mumi Tut ditemukan pada tahun 1922. Mumi firaun remaja itu masih terletak di dalam tiga peti mati, termasuk satu yang terbuat dari emas murni.

Sejumlah benda yang ada di dalam kuburan Tut mengungkap potret sejarah Mesir kuno, dan muminya juga menjelaskan praktik dan perubahan budaya pada waktu dia meninggal sekitar tahun 1324 SM.

Mumi Tut juga mengungkapkan bahwa firaun muda tersebut menderita malaria dan kelainan tulang langka pada kaki, yang diduga membuatnya sulit untuk bergerak.

4. Otzi the Iceman

Mumi Otzi ditemukan di celah gunung setinggi 3.210 meter di atas permukaan laut, jauh di atas Lembah tztal di sebelah barat Austria. Dia diperkirakan hidup 5.300 tahun yang lalu.

Kematiannya sangat kejam, Otzi meninggal setelah ditembak dengan panah dan mengalami cedera kepala di saat-saat terakhirnya, menurut penelitian yang dilakukan pada 2013.

Mumi pria itu telah mengungkapkan banyak hal tentang kehidupan di Eropa Zaman Tembaga. Penelitian menunjukkan bahwa dia adalah penduduk asli Eropa Tengah, dan isi perutnya menunjukkan bahwa dia makan daging ibex, sejenis kambing hutan dengan tanduk yang besar.

Otzi juga memiliki tato di dadanya. Beberapa peneliti percaya tato ini menjadi pengobatan kuno untuk rasa sakit. Berbagai tumbuhan yang diketahui memiliki khasiat obat ditemukan di dekat tempat peristirahatan Otzi, yang semakin memperkuat teori ini.

5. Ramses II

Mumi populer selanjutnya adalah Ramesses II atau Ramses II yang merupakan Fir'aun ketiga dari Dinasti ke-19 Mesir. Dikutip dari India Today, Ramses II ini memerintah selama hampir 60 tahun dan hidup sampai umur 90 tahun lebih.

Mumi Ramses II ditemukan pada tahun 1881 dan dipajang di museum Kairo. Mumi tersebut sempat mengalami kerusakan dan diterbangkan ke Paris untuk dirawat akibat infeksi jamur.

6. Xin Zhui

Xin Zhui merupakan mumi yang terletak di Cina. Kalau biasanya mumi memiliki kulit yang kasar dan kering, lain halnya dengan mumi yang satu ini. Xin Zhui adalah seorang bangsawan sekaligus istri Li Cang, perdana menteri Prefektur Changsa semasa Dinasti Han Barat.

Wanita kaya yang hidup selama dinasti Han di Cina ini ditemukan pada tahun 1971 di sebuah makam rumit yang disegel dengan tanah liat. Dahulu, Xin Zhui yang juga dikenal sebagai Lady Dai, diperkirakan lahir pada 217 SM dan meninggal dalam usia 50 tahun pada 168 SM.

Peti mati Xin Zhui diisi dengan cairan pembalseman untuk membantu mengawetkan tubuhnya, sehingga jenazahnya dalam keadaan terawat. Anggota tubuhnya masih fleksibel, kulitnya lembut, dan rambutnya masih lebat.

7. Vladimir Lenin

Mumi populer terakhir adalah Vladimir Lenin. Salah satu pemikir revolusioner dan tokoh politik terkenal pada abad ke-20. Mumifikasi bapak Komunisme Rusia ini dilakukan untuk kepentingan generasi mendatang.

Metode pembalsemannya sangat rumit dan bahkan tubuhnya harus dimandikan dengan zat kimia serta disuntikan agar tidak rusak.

Bagaimana Proses Mumifikasi?

Proses mumifikasi dilakukan oleh pendeta khusus. Saat proses tersebut biasanya semua organ dari mayat dikeluarkan kecuali jantung, karena orang Mesir kuno percaya kalau jantung adalah tempat jiwa manusia berada.

Setelah dikeluarkan, rongga-rongga tersebut diisi dengan bahan kimia dan rempah-rempah untuk mencegah bakteri tumbuh, kemudian tubuh dibaluri dengan garam hingga kering. Lalu, 40 hari setelahnya, tubuh mayat dibungkus dengan perban linen.



Simak Video "Arkeolog Peru Temukan 14 Mumi Berusia 1.000 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia