Siapa yang Menetapkan Kalender Hijriyah Pertama Kali?

Rahma Harbani - detikEdu
Kamis, 21 Jul 2022 05:00 WIB
Kalender tahunan. dikhy sasrailustrasidetikfoto
Ilustrasi. Umar bin Khattab adalah orang yang menetapkan kalender Hijriyah pertama kali. (detikcom/Dikhy Sasra)
Jakarta -

Kalender Hijriyah adalah sistem penanggalan Islam berdasarkan peredaran bulan atau yang juga disebut kalender qomariyah. Menurut catatan sejarah, Umar bin Khattab adalah orang yang membuat atau mencetuskan kalender Hijriyah pertama kalinya.

"Penanggalan Islam atau yang disebut dengan penanggalan Hijriyah dimulai sejak Umar bin Khattab menjadi khalifah," bunyi keterangan buku Kajian Sains, Sosial, dan Keagamaan Ilmu Falak Multi Dimensi.

Penentuan kalender Hijriyah dengan dasar rotasi bulan menjadi pembeda dengan Masehi dalam penentuan dimulainya hari. Sistem kalender Masehi memulai hari pada pukul 00.00 waktu setempat sementara kalender Hijriyah memulai hari ketika matahari terbenam di tempat tersebut.

Tahun Hijriyah memiliki panjang 354 atau 355 hari pada tahun kabisat. Hal inilah yang menyebabkan 1 tahun kalender Hijriyah lebih pendek sekitar 11 hari dibanding dengan 1 tahun kalender Masehi.

Sistem penanggalan kalender Hijriyah dengan rotasi bulan ini terabadikan dalam surah Yunus ayat 5:

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَآءً وَّا لْقَمَرَ نُوْرًا وَّقَدَّرَهٗ مَنَا زِل لِتَعْلَمُوْا عَدَدَ السِّنِيْنَ وَا لْحِسَا بَ ۗ مَا خَلَقَ اللّٰهُ ذٰلِكَ اِلَّا بِا لْحَـقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْاٰ يٰتِ لِقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَ

Artinya: "Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui."

Awal Mula Lahirnya Kalender Hijriyah

Dikisahkan dari buku yang ditulis Tim Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kemenag RI tersebut, semasa kepemimpinan Umar bin Khattab, ada persoalan terkait dokumen pengangkatan Abu Musa al-Asy'ar sebagai gubernur di Basrah pada bulan Sya'ban.

Namun, saat itu terjadi perdebatan mengenai waktu yang tepat perihal pengangkatan tersebut. Hingga khalifah Umar bin Khattab pun memanggil para sahabat mengenai permasalahan tersebut.

Berakhir, lahirnya satu kesepakatan soal penetapan kalender Hijriyah yang kemudian disebut pula sebagai produk politik Umar bin Khattab. Sebab, mendukung kelancaran sistem negara merupakan salah satu motivasi terciptanya kalender Hijriyah.

Sebetulnya, orang-orang Arab sudah mengenal adanya kalender berdasarkan peredaran bulan dan matahari pada masa itu. Namun, mereka masih terbatas penyebutan tahun berdasarkan peristiwa penting yang terjadi, belum mengenal penomoran tahun.

Misalnya, peristiwa yang terjadi pada tahun Rasulullah SAW lahir adalah penyerbuan Kakbah oleh pasukan tentara gajah. Sebab itulah, tahun beliau lahir dikenal dengan sebutan tahun Gajah.

Banyak Usulan untuk 1 Hijriyah

Tidak berhenti sampai di situ, permasalahan lainnya muncul meski kesepakatan membentuk kalender Hijriyah sudah bulat. Terbukti, ada beragam usulan yang diterima Umar dalam menentukan hitungan untuk tahun pertama Hijriyah.

Usulan pertama berpendapat, tahun pertama Hijriyah dapat mengikuti perhitungan tahun masyarakat Romawi yang kemudian usulan ditolak. Usulan lainnya menyatakan agar mengikuti ketetapan Persia yang berujung ditolak sebab hitungan selalu berubah setiap ada pergantian pemimpin,

"Rapat akhirnya memutuskan untuk memulai hitungan tahun dari sejarah Rasulullah SAW sendiri," tulis H. Abu Achmadi dalam Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Aliyah Kelas X.

Mengutip laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), ada empat opsi yang diusulkan kepada Umar. Keempatnya yakni, pada tahun Gajah saat Rasulullah lahir, tahun wafatnya Rasulullah, tahun Rasulullah diangkat menjadi Rasul dan juga tahun hijrahnya Rasulullah ke Madinah.

Atas usulan dan rekomendasi Utsman bin Affan serta Ali bin Abi Thalib, Umar pun memilih opsi terakhir sebagai hitungan pertama tahun Hijriyah. Untuk itulah, pada 16 Hijriyah mulai digunakan secara resmi di wilayah Islam.

Tahun hijrahnya Nabi Muhammad terpilih menjadi awal perhitungan kalender Hijriyah karena tidak ada keraguan dalam waktu pelaksanaannya. Selain itu, hijrah tersebut dianggap menjadi tonggak awal kejayaan umat Islam setelah berdakwah secara sembunyi-sembunyi.



Simak Video "NASA Temukan Lokasi Potensial untuk Pendaratan Misi di Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia