Apa Perbedaan Portofolio dengan CV? Jangan Salah Kirim

Hanindita Basmatulhana - detikEdu
Minggu, 03 Jul 2022 07:00 WIB
Ilustrasi Lowongan Kerja
Perbedaan portofolio dan CV atau resume. Foto: Luthfy Syahban/detikcom
Jakarta -

Portofolio dan curriculum vitae (CV) merupakan dokumen yang umumnya dibutuhkan saat melamar kerja. Apa perbedaan portofolio dan CV?

Portofolio

Portofolio adalah dokumen pendukung yang berisi hasil karya seseorang dalam jangka waktu tertentu dan untuk tujuan spesifik. Saat melamar kerja, portofolio menjadi bahan acuan bagi perusahaan dalam menilai kapasitas, kreativitas, dan kualitas keahlian pelamar, seperti dijelaskan dalam buku Pintar Mencari dan Mendapatkan Pekerjaan karya Paramitha Selviana Oktora.

Portofolio biasanya dibuat oleh orang yang telah memiliki hasil karya, prestasi, contoh proyek, dan semacamnya. Hasil karya dalam portofolio dapat disusun berdasarkan suatu periode kerja maupun proyek yang bersifat mandiri.

Portofolio harus disusun dengan rapi dan tidak boleh sembarangan. Sebab, portofolio memiliki pengaruh yang besar dalam mempromosikan diri, baik saat melamar kerja, maupun saat menawarkan jasa.

Beberapa bidang pekerjaan membutuhkan portofolio saat melamar pekerjaan. Peran dari portofolio adalah selling point pelamar atau pemberi jasa. Dengan menggunakan portofolio, seseorang bisa mendapat nilai plus saat mempromosikan diri.

Curriculum Vitae (CV)

Curriculum vitae (CV) atau resume merupakan dokumen pokok yang perlu diserahkan ketika melamar kerja.

Beberapa informasi yang perlu dicantumkan dalam CV adalah identitas diri, riwayat pendidikan, kualifikasi berupa pencapaian, keahlian yang dimiliki, pengalaman kerja, dan aktivitas yang sedang dikerjakan, seperti mengikuti organisasi di masyarakat, dan sebagainya.

Penulisan CV menggunakan bahasa yang ringkas dan padat untuk menjelaskan kualifikasi pelamar. CV harus mencakup informasi yang jujur dan akurat agar dapat dipertanggungjawabkan sejak sesi seleksi, interview, hingga selama masa kerja berlangsung.

Mengutip buku Cari Duit dari Freelance oleh Rahmansyah Dermawan dan Desi Saraswati, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat CV:

  • Tidak terlalu banyak mencantumkan informasi, singkat saja. Halaman yang terlalu banyak akan membuat penerima CV malas membaca. Idealnya, CV terdiri dari maksimal 2 halaman saja.
  • Riwayat pendidikan yang perlu dicantumkan cukup pendidikan terakhir yang sudah selesai ditempuh saja.
  • Informasi mengenai riwayat pekerjaan dan pencapaian disesuaikan dengan kategori bidang pekerjaan atau kualifikasi posisi yang akan dilamar.
  • Keterampilan dan keahlian yang dicantumkan juga disesuaikan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Perusahaan mencari pelamar dengan jasa yang sesuai dengan kebutuhannya.
  • Untuk pekerjaan di bidang fotografi dan desain, beberapa orang berpikir bahwa riwayat pendidikan tidak dibutuhkan. Memang ada benarnya, tetapi beberapa perusahaan juga ingin mengetahui konsentrasi bidang pelamar di pendidikan formal seperti sekolah dan kuliah sambil menggeluti keahlian profesional tersebut.

Baca ulang dan koreksi CV yang akan diajukan. Pastikan tidak ada kesalahan dalam penyusunan tata bahasa, kesalahan dalam penulisan, pengulangan kata, tampilan CV yang kurang rapi, dan lain-lain.

Demikian penjelasan mengenai perbedaan antara portofolio dan resume. Semoga membantu detikers dalam membuat portofolio dan menyusun CV untuk melamar kerja, ya!



Simak Video "Penyuap Bupati Langkat Hadapi Sidang Vonis Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/twu)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia