5 Fakta Meja Panjang Putin yang Tak Dipakai Saat Bertemu Jokowi

Devi Setya - detikEdu
Sabtu, 02 Jul 2022 19:00 WIB
Russian President Vladimir Putin, right, meets with Indonesian President Joko Widodo at the Kremlin in Moscow, Russia, Thursday, June 30, 2022. (Mikhail Klimentyev, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Ilustrasi pertemuan Presiden Jokowi dengan Vladimir Putin Foto: AP/Mikhail Klimentyev
Jakarta -

Presiden Rusia Vladimir Putin baru saja menjamu Presiden Jokowi pada Kamis (30/6) di Kremlin, Moskwa. Pada pertemuan ini Putin berbincang dengan Jokowi dalam suasana yang akrab karena tidak dibatasi oleh meja panjang.

Dalam foto yang beredar, tampak Putin menjamu Presiden Jokowi menggunakan kursi yang dilengkapi meja kecil. Keduanya juga dalam posisi yang sangat berdekatan. Pemandangan ini berbeda saat Putin menjamu beberapa kepala negara di ruangan dengan meja super panjang.

Meja panjang ini sudah menjadi salah satu ciri khas ketika Putin menyambut tamu kenegaraan. Dilansir dari The Guardian (2/7) meja dengan panjang 20 kaki atau enam meter ini muncul ketika pertemuan Putin dengan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orbán pada 1 Februari 2022.

Meja ini kemudian kembali digunakan Putin pada pertemuan dengan kepala negara lainnya. Potret perbincangan Putin dengan tamunya di meja panjang ini menjadi sorotan tersendiri. Sebenarnya adakah makna di balik meja panjang Putin ini?

Berikut fakta meja panjang yang digunakan Putin untuk menjamu kepala negara:

1. Sudah ada sejak 1990-an

Meja panjang Putin ini sebenarnya bukan baru ada sejak Putin menjabat sebagai Presiden Rusia. Meja berwarna putih dengan panjang 6 meter ini sudah ada di Istana Kremlin sejak tahun 1990-an, tepatnya sejak masa pemerintahan Boris Yeltsin sebagai presiden pertama Rusia pada 1991-1999.

Dilansir dari AFP (2/7) pembuat meja ini menceritakan awal mula pesanan itu datang dan mengungkap harganya. Meja berkelir putih ini dibuat oleh perusahaan OAK Furniture di Cantu, Italia utara. Perusahaan furniture ini terbilang kecil dan bukan perusahaan skala besar yang membuat perabot premium kelas atas.

"Meja adalah tempat orang makan, bermain, tetapi juga tempat mereka memutuskan perang atau menandatangani gencatan senjata," ujar Renato Pologna kepala OAK Furniture.

2. Kepala negara yang pernah dijamu menggunakan meja panjang Putin

Putin memiliki alasan mengapa menyambut tamu menggunakan meja panjang ini. Padahal jika dilihat akan terkesan menyulitkan karena jaraknya terbilang jauh. Alasan terkuat adalah demi keamanan kesehatan terkait kasus Covid-19.

Beberapa kepala negara yang pernah dijamu Putih di meja panjang ini antara lain Presiden Iran Ebrahim Raisi yang datang pada 19 Januari 2022. Kemudian ada Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban yang datang di 1 Februari 2022.

Masih di bulan Februari, tepatnya pada 7 Februari 2022 Putin menyambut Presiden Prancis Emmanuel Macron di meja putih ini dan juga Kanselir Jerman Olaf Scholz.

Menurut Kremlin, meja panjang Putin itu dipakai untuk menjamu Macron dan Scholz karena alasan keamanan. Kedua pemimpin negara tersebut enggan melakukan tes PCR Covid yang dilakukan otoritas setempat ketika bertemu Presiden Rusia, sehingga harus menjaga jarak.

Forbes menyebut Prancis menolak tes PCR tersebut karena khawatir akan DNA Macron akan disimpan oleh otoritas Rusia.

Kanselir Jerman Olaf Scholz bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskkow. (AP Photo)Kanselir Jerman Olaf Scholz bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskkow. (AP Photo)

3. Kepala negara yang tidak disambut menggunakan meja panjang

Dikutip dari Forbes, alasan menjaga jarak demi mencegah COVID-19 rupanya tidak berlaku saat Putin bertemu beberapa kepala negara tertentu. Awal Februari 2022 lalu Putin bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing dalam pertemuan yang hangat.

Selanjutnya saat menjamu Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev di Kremlin pada 10 Februari 2022, kedua presiden ini hanya dipisah oleh sebuah meja kecil berwarna putih.

Putin bertemu Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev pada 10 Februari 2022(Kremlin.ru)Putin bertemu Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev pada 10 Februari 2022(Kremlin.ru)

Meja kecil ini juga dipakai Putin saat bertemu Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan pada 24 Februari 2022. Kemudian Presiden Belarus Alexander Lukashenko pada 25 Juni 2022. Artinya, Putin tidak selalu menyambut tamu kenegaraan di meja panjang ini.

Hal serupa juga dilakukan Putin saat menyambut Presiden Indonesia Jokowi. Keduanya duduk berdekatan hanya disekat oleh meja kecil berhias vas bunga minimalis.

4. Meja panjang untuk misi tertentu

Menurut kolumnis Paul Dallison dalam tulisannya di Politico (11/2/2022), meja panjang Putin bertujuan untuk menjaga jarak demi keamanan kesehatan. Selain itu Dallison juga menyebut meja panjang ini digunakan agar tamu merasa tidak nyaman.

Meja panjang ini lebih dari sekedar furniture karena banyak yang menyebut istilah long table diplomacy.

Ketika Putin bertemu Jokowi, Presiden Rusia sejak 2012 itu memastikan bahwa Indonesia termasuk dalam daftar negara sahabat yang akan mendapatkan dukungan dari Moskwa tentang suplai produk pertanian.

"Kami siap untuk sepenuhnya memenuhi permintaan produk pertanian dari Indonesia dan negara-negara sahabat lainnya untuk nitrogen, fosfat, pupuk kalium, dan bahan baku untuk produksi mereka," ujar Putin, dikutip dari kantor berita Rusia, TASS.

5. Harga meja panjang Putin

Karena berada di Istana Kremlin, tentu banyak yang penasaran dengan harga meja ini. Terlebih lagi Putin kerap memilih meja ini dibandingkan meja-meja besar lainnya.

Renato Pologna selaku kepala OAK Furniture menjelaskan bahwa meja panjang itu dibuat sesuai pesanan dan dikirim ke Kremlin pada 1995. sebagai bagian dari pesanan terbesar yang pernah mereka dapat.

"(Harganya) dalam lira (Italia) saat itu terbilang tinggi. Harga meja seperti itu sekarang akan menjadi sekitar 100.000 euro (Rp 1,56 miliar)," ungkapnya seraya menambahkan bahwa total pesanan bernilai lebih dari 20 juta euro (Rp 312,26 miliar).

Meja panjang Putin yang terletak di ruang tamu Kremlin adalah bagian dari pesanan untuk melengkapi furniture ruangan seluas 7.000 meter persegi. Meskipun ukurannya besar dan panjang, tetapi sebanding dengan ukuran ruangan yang ada.



Simak Video "Putin Silahkan Finlandia dan Swedia Gabung NATO, Tapi... "
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia