ADVERTISEMENT

Surat Al-Baqarah 285-286 Punya Banyak Keistimewaan, Ini Bacaan dan Artinya

Devi Setya - detikEdu
Sabtu, 02 Jul 2022 05:00 WIB
Al-quran
Ilustrasi Al-quran Foto: Getty Images/iStockphoto/Husam Cakaloglu
Jakarta -

Al-Baqarah merupakan surat terpanjang dalam Al-Qur'an dengan jumlah ayat 286. Dalam dua ayat terakhirnya yakni 285-286, Rasulullah SAW menganjurkan umat muslim untuk selalu membacanya agar mendapatkan keistimewaan.

Surat Al-Baqarah merupakan surat ke-dua dalam Al-Qur'an. Dalam bahasa Arab, Al-Baqarah artinya adalah Sapi Betina. Surat ini diturunkan di Kota Madinah sehingga termasuk surat Madaniyah.

Ada banyak keutamaan yang bisa didapatkan dengan membaca surat Al-Baqarah. Namun pada dua ayat terakhir terdapat keistimewaan yang lebih besar. Rasulullah SAW sendiri menganjurkan umat muslim untuk membaca potongan dua ayat terakhir surat Al-Baqarah.

Dalam hadist dari Abu Mas'ud Al-Badri bahwa Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

Artinya: "Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan." (HR Bukhari dan Muslim).

Dikutip dari buku Fiqih Doa dan Dzikir Jilid 2 yang ditulis Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Badr menafsirkan makna hadits di atas. Menurutnya, kecukupan dalam membaca surah Al Baqarah ayat 285-286 dimaknai sebagai penjaga dan pelindung manusia dari segala keburukan.

Sejumlah ulama berpendapat kedua ayat ini dapat menjadi alasan bagi seorang muslim untuk bangun di malam hari. Bangun di malam hari ini dapat dimaknai dengan terjaga untuk mengerjakan sholat tahajud.


"Ada sebagian ulama yang mengatakan dua ayat ini menjadi sebab baginya untuk bangun malam. Sehingga dia bisa mudah melakukan tahajud," tulisnya.

Dengan demikian umat muslim dianjurkan membaca dua ayat terakhir dalam surat Al-Baqarah agar mendapatkan perlindungan dari hal buruk. Tentu saja semua harapan hanya digantungkan kepada Allah SWT.

Berikut bacaan surat Al-Baqarah ayat 285-286:

1. Surat Al-Baqarah ayat 285

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Bacaan latin: āmanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu`minụn, kullun āmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami'nā wa aṭa'nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr

Artinya: "Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Dan mereka berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali,"

2. Surat Al-Baqarah ayat 286

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Bacaan latin: lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil 'alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ 'alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa'fu 'annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn

Artinya: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."

Keutamaan surat Al Baqarah ayat 285-286

Dikutip dari buku karya Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa yang berjudul Buku Pegangan Doa dan Zikir Keselamatan Ratibul Haddad, ada beberapa keutamaan yang bisa didapatkan dengan membaca surat Al-Baqarah ayat 285-286.

1. Rasulullah SAW memberitahukan bahwa beliau dianugerahi penutup surat Al Baqarah sebagai gudang (penyimpan harta) di bawah 'Arasy (HR Ahmad).

2. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa rumah yang tidak dibacakan akhir surat Al Baqarah di dalamnya selama tiga malam, anak setan akan mendekatinya (HR Tirmidzi).

3. Rasulullah SAW pernah menyebut bahwa membaca 2 ayat terakhir surat Al Baqarah (ayat 285-286) sama nilainya dengan membaca satu surat penuh surat Al Baqarah (HR Bukhari).

Demikian keutamaan membaca Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 285-286. Semoga bisa menjadi pengetahuan untuk bisa menambah keimanan kita sebagai umat muslim.



Simak Video "Diduga Nistakan Agama, Pendeta Saifuddin Ibrahim Dilaporkan ke Bareskrim!"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/lus)

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia