ADVERTISEMENT

Ilmuwan Temukan Populasi Rahasia Beruang Kutub di Greenland

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Kamis, 23 Jun 2022 13:45 WIB
Ibu kota beruang kutub di Churchill, Kanada
Beruang kutub. Foto: CNN
Jakarta -

Ilmuwan menemukan populasi beruang kutub di Greenland. Uniknya, mereka ditemukan di habitat yang tidak memungkinkan seekor beruang kutub bisa hidup disana. Tidak adanya lapisan es yang mengambang pada habitat mereka makin membuat para ilmuwan heran.

Mengutip dari Live Science, para ilmuwan menduga populasi rahasia beruang kutub itu telah bersembunyi selama ratusan tahun. Umumnya, beruang kutub hidup di lereng curam sekitar fjord, yaitu teluk kecil di pesisir pantai yang panjang dan sempit, atau biasa disebut tempat bertemunya gletser dan lautan.

Beruang kutub hidup dengan cara berburu binatang-binatang laut. Bukan hanya ikan, bahkan anjing laut juga menjadi makanan beruang yang satu ini. Penemuan para ilmuwan itu membuktikan, beruang kutub memiliki kemungkinan beradaptasi dengan mencairnya lapisan es laut akibat perubahan iklim.

"Es gletser mungkin bisa membuat sebagian kecil beruang kutub mampu bertahan hidup lebih lama di bawah pemanasan iklim, namun kasus seperti itu tidak banyak," ujar ilmuwan satwa di Pusat Sains Kutub, Universitas Washington, Kristin Laidre.

Para ilmuwan telah mengidentifikasi sebanyak 19 subpopulasi beruang kutub (Ursus maritimus) yang diketahui hidup di Lingkaran Arktik. Salah satu dari populasi tersebut membentang hingga 3.200 km di pantai timur Greenland.

Lebih lanjut, para ilmuwan mereka memaparkan beruang kutub disana terdiri dari dua populasi yang benar-benar berbeda. Populasi beruang kutub terdiri dari 300 ekor, kelompok yang baru ditemukan ini merupakan kelompok yang paling beragam secara genetik dari 20 populasi di Kutub Utara.

Bahkan, dilihat dari perbandingan genetiknya mereka telah terisolasi dari populasi timur laut selama 200 tahun lamanya. Berdasarkan Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), beruang kutub merupakan hewan yang rentan terhadap kepunahan.

Di dunia sendiri, hanya tersisa 36.000 ekor beruang kutub di alam liar. Bahkan, sejumlah penelitian juga mengatakan bahwa spesies beruang kutub akan punah pada akhir abad karena perubahan iklim yang ekstrim.

"Hilangnya es laut di Arktik masih menjadi ancaman utama bagi semua beruang kutub," jelas Laidre.



Simak Video "Saat Petugas Taman Nasional Turki Selamatkan Anak Beruang Mabuk"
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia