ADVERTISEMENT

Doa Ketika Hujan Disertai Angin Kencang, Ini Bacaan dan Artinya

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Rabu, 15 Jun 2022 08:00 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (18/5/2022). Hujan tersebut mengakibatkan jarak pandang pengendara menjadi terbatas.
Doa saat hujan disertai angin kencang. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia mulai dari tanggal 13 Juni hingga 15 Juni 2022, sebagaimana dikutip langsung dari cuitan resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di media sosial Twitter. Dalam Islam, ketika cuaca ekstrim terjadi kita dianjurkan untuk memanjatkan doa demi keselamatan.

Fenomena alam ini dapat mengakibatkan banjir dan bencana-bencana lainnya. Tak jarang pepohonan tumbang di pinggir jalan dan atap-atap runtuh karena terpaan angin kencang.

Doa yang Dibaca Ketika Hujan Lebat

Pada beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu membaca doa setiap terjadi hujan lebat. Mengutip dari buku Kamus Praktis Muslim dari A Sampai Z yang disusun oleh Abdullah bin Ahmad Al-Allaf Al-Ghamidi, berikut merupakan doa yang bisa dipanjatkan:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Latin: Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya: "Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami saja dan tidak membahayakan kami. Ya Allah turunkanlah di atas bukit-bukit, dataran tinggi, jurang-jurang yang dalam serta pada tempat-tempat tumbuhnya pepohonan." (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengutip dari NU Online, Imam Abu Bakr al-Thuthusyi al-Andalusia (450-520 H) meriwayatkan dalam kitabnya dengan judul al-Du'a al-Ma'tsûr wa Âdâbuhu wa Mâ Yajibu 'alâ al-Dâ'î Ityâ'nuhu wa Ijtinâbuhu bahwa Rasulullah SAW bergegas meninggalkan pekerjaannya saat melihat awan mendung yang tebal. Lalu, beliau membaca doa sebagai berikut:

اللهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا

Latin: Allahumma innî a'ûdzu bika min syarrihâ

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari keburukan awan ini."

Setelah itu, ketika hujan turun Rasulullah SAW membaca doa lain yang bunyinya:

اللهُمَّ صَيِّبًا هَنِيْئًا

Latin: Allahumma shayyiban nâfi'an

Artinya: "Ya Allah turunkanlah hujan yang membawa manfaat dan kesenangan."

Doa yang Dibaca Ketika Angin Kencang

Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk membaca doa ketika melihat angin kencang. Berikut ini doa yang perlu dibaca saat angin berhembus dengan kuat.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رَحْمَةً وَلَا تَجْعَلْهَا عَذَابًا، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رِيَاحًا وَلَا تَجْعَلْهَا ضَرُوْرَةً.

Latin: Allâhumma innî as'aluka khairahâ wa khairamâ fîhâ wa khairamâ ursilat bih, wa a'ûdzubika min syarrihâ wa syarrimâ fîhâ wa syarrimâ ursilat bih. Allâhummaj'alhâ rahmatan wa lâ taj'alhâ 'adzâban. Allâhummaj'alhâ riyâhan wa lâ taj'alhâ dharûratan.

Artinya: "Wahai Tuhanku, aku minta kepada-Mu kebaikan ini angin, kebaikan barang yang ada di dalamnya, dan kebaikan barang yang diutus melaluinya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan ini angin, kejahatan barang yang ada di dalamnya, dan kejahatan barang yang diutus melaluinya. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin rahmat dan jangan jadikan ini sebagai angin siksa. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin manfaat dan jangan jadikan ini sebagai angin bahaya,"

Nah, itulah doa ketika terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Jangan sampai lupa membacanya ya, detikers!





Simak Video "Jokowi Cerita soal Pertemuan 1,5 Jam dengan Zelensky"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia