Niat Mandi Junub Wanita Sesuai Sunnah Nabi, Haruskah Keramas?

Rahma Harbani - detikEdu
Sabtu, 11 Jun 2022 05:00 WIB
Fresh shower behind wet glass window with water drops splashing. Water running from shower head and faucet in modern bathroom.
Ilustrasi. Bagaimana bacaan niat mandi junub wanita? (Getty Images/iStockphoto/ben-bryant)
Jakarta -

Niat mandi junub adalah bagian dari hal-hal yang disunnahkan dalam mandi untuk menghilangkan hadats besar menurut Madzhab Hanafi dan Syafi'i. Dalil dalam Al-Qur'an yang mensyariatkan pelaksanaan mandi junub ini tertuang dalam surah Al Maidah ayat 6,

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Artinya: "...Jika kamu junub, maka mandilah..."

Bagi wanita muslim, mandi junub dilakukan untuk menghilangkan hadats besar agar ibadah yang dilakukan seorang bisa dianggap sah. Beberapa sebab diwajibkannya mandi wajib wanita di antaranya, haid, nifas, melahirkan (wiladah), dan bertemunya dua kemaluan.

Apa Bacaan Niat Mandi Junub Wanita?

1. Niat mandi junub setelah berhubungan intim

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'ala

Artinya: "Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah Ta'ala."

2. Niat mandi junub setelah haid

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitul ghusla lifraf il hadatsil akbari minal haidil lillahi ta'ala

Artinya: "Saya berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala."

3. Niat mandi junub setelah nifas

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitul ghusla liraf'i hadatsin nifaasi lillahi ta'ala

Artinya: "Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala."

Langkah Mandi Junub Wanita yang Benar?

  1. Membaca niat mandi wajib terlebih dahulu.
  2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali.
  3. Bersihkan kotoran yang menempel di sekitar tempat yang tersembunyi dengan tangan kiri.
  4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan sabun dan bilas hingga bersih.
  5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan sholat dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
  6. Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.
  7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyur air. Dimulai dari sisi kanan lalu lanjutkan ke tubuh sisi kiri.
  8. Saat menjalankan mandi junub, pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.
  9. Selain memerhatikan tata cara mandi junub yang benar, perlu juga menerapkan rukun dalam mandi junub. Yakni, dimulai dari niat dalam hati yang bersamaan dengan menyiram air ke seluruh tubuh.
  10. Kemudian, dilanjutkan dengan menyiram air ke seluruh tubuh. Mulai dari kulit maupun rambut secara merata.

Apakah Harus Keramas saat Mandi Junub?

Istilah keramas cenderung didefinisikan sebagai membersihkan rambut dengan sampo. Sementara itu, mandi junub pada dasarnya mengutamakan basuhan air ke seluruh tubuh sebagaimana dikutip dari buku 125 Masalah Thaharah oleh Muhammad Anis Sumaji.

Dalam artian, buku tersebut tidak mewajibkan keramas pada pelaksanaan mandi junub. Dengan catatan, hal-hal yang diutamakan dalam mandi junub tetap dilakukan seperti niat dan meratakan air ke seluruh tubuh.

"Mandi junub adalah niat dan meratakan air ke seluruh tubuh. Hanya air dan tidak perlu dengan sampo atau cairan pembersih apapun," tulis Muhammad Anis Sumaji.

Untuk pelaksanaan mandi junub wanita juga tidak dibebankan kewajiban membuka gelungan rambut. Menurut Abdul Syukur Al-Azizi dalam buku Kitab Lengkap dan Praktis Fiqh Wanita, hal ini didasarkan oleh satu riwayat hadits dari Ummu Salamah yang pernah bertanya kepada Rasulullah SAW.

"Wahai Rasulullah, aku seorang wanita yang gelungan rambutnya besar. Apakah aku harus membuka gelungan rambutku ketika mandi junub?"

Rasulullah SAW pun menjawab, "Jangan (kamu buka). Cukuplah kamu menyela-nyela kepadamu dengan air sebanyak tiga kali, kemudian guyurlah kepala dan badanmu dengan air, sehingga kamu telah suci," (HR Muslim).

Menyucikan diri dari hadats besar ini perlu mengacu pada pedoman dari Rasulullah SAW. Mulai dari membaca niat mandi junub wanita yang benar hingga ketentuan lain yang didasarkan dari keterangan haditsnya. Semoga bermanfaat.



Simak Video "Astronaut China Tunjukkan Cara Keramas saat Berada di Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia