10 Cara Menghibur Teman yang Sedang Berduka, Apa Saja yang Harus Dikatakan?

Trisna Wulandari - detikEdu
Minggu, 05 Jun 2022 12:00 WIB
ilustrasi wanita berpelukan
Cara menghibur teman yang sedang berduka, apa yang harus dikatakan? Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Apa yang harus kita katakan pada orang yang sedang berduka? Berbicara dengan teman yang sedang berduka atau kehilangan orang tua hingga teman terkadang tidak mudah karena tidak tahu apa yang baik untuk dikatakan. Namun, keberadaan kita bisa membantu dia untuk merasa tidak sendirian dan tetap dikelilingi orang yang mendukungnya.

Gestur sederhana seperti mengirim kartu, bunga, makanan, menemaninya belanja bahan makanan atau kebutuhan bulanan dapat membantu temanmu yang sedang berproses menghadapi rasa dukanya. Dikutip dari laman Harvard Health Publishing oleh Harvard Medical School, berikut beberapa cara mendukung dan menghibur teman yang sedang berduka:

Cara Menghibur Teman yang Berduka

1. Sebutkan Nama yang Berpulang

Tidak apa-apa untuk menyebutkan nama keluarga atau sosok yang berpulang. Kendati temanmu mungkin menangis, tetapi menyebut nama seseorang yang meninggal di satu sisi berarti mengakui sosok tersebut dan turut menyimpan dia di ingatanmu.

Tidak apa-apa menyampaikan doa untuk orang tersebut dengan menyebutkan namanya di depan temanmu ketimbang hanya mengatakan "Sabar, ya."

2. Jangan Tanya Kabar Saja

Jawabannya jelas, "Sedang berduka," atau "Tidak baik-baik saja." Coba ucapan yang lebih spesifik untuk memberitahu temanmu bahwa kamu menyadari dia sedang mengalami kehilangan. Contoh, tanyakan "Gimana perasaanmu hari ini?"

3. Dukung Harapannya

Orang yang sedang berduka sering mengingat orang yang meninggal atau hilang merupakan orang yang kerap mendukung harapannya, bahwa setiap hal pasti akan membaik, rasa sakit akan berlalu. Kamu bisa menyakinkan temanmu bahwa ia juga bisa bertahan dan membaik meskipun orang yang disayanginya tersebut pergi.

Perlu diingat, berhati-hatilah agar tidak berlebihan dalam memberi dukungan agar teman yang sedang berduka tidak merasa sendirian atau tidak dimengerti. Contoh, kamu bisa mengatakan, "Nggak apa-apa sedih selama yang kamu mau, tapi inget, kamu kuat, kamu bakal ketemu jalannya buat melewati ini."

4. Kontak Dia

Kontak teman yang berduka untuk menyatakan simpati. Jangan katakan, "Ini kehendak Tuhan," atau "Ini yang terbaik," kecuali temanmu duluan yang mengatakan. Ia mungkin sibuk di hari-hari pengurusan pemakaman sehingga tidak membalas pesan banyak orang yang mengirim ucapan simpati. Tetapi, ia bisa jadi lebih membutuhkan kamu di beberapa minggu hingga beberapa bulan awal ketika orang-orang sudah berhenti menanyakan kondisinya dan menyampaikan bela sungkawa.

Kontak teman dari waktu ke waktu, bahkan sekadar untuk menyapa. Jika kamu cenderung lupa, pasang di alarm atau di kalender. Di bulan-bulan awal, di waktu peringatan 1 tahun kematian, 40 hari, 100 hari, dan lainnya, teman bisa jadi membutuhkan dukungan emosional lebih dari hari-hari biasanya untuk menghadapi kenangannya tentang orang yang berpulang.

Perlu diingat, orang yang berduka kadang sulit memulai reaching out atau mengontak duluan. Karena itu, inisiatif kamu amat diperlukan.

5. Bantu Dia secara Nyata dan Spesifik

Jangan hanya katakan, "Kabari jika perlu apa-apa." Kata-kata ini bisa jadi terdengar sebagai basa-basi atau tidak sungguh-sungguh bagi yang sedang berduka. Atau, bisa jadi temanmu sungkan dan merasa membebani kamu jika meminta bantuan moril atau materil.

Kamu bisa membantu teman yang sedang berduka dengan membawakan makan malam, membantu pengurusan pemakaman dan proses melayat, menjawabkan telepon, membersihkan rumah atau dapurnya yang dipakai untuk menyambut tamu pelayat, dan lain-lain. Bantuanmu juga bisa jadi dibutuhkan beberapa lama setelah itu. Contoh, pengetahuanmu tentang hukum dan administrasi dapat membantunya tentang surat-menyurat pindah ke rumah baru atau kepemilikan rumah yang ditinggalkan orang tuanya.

6. Bantu dengan Memasak atau Makanan

Teman yang kehilangan orang tua, wali, kakak, atau pasangan bisa jadi membutuhkan bantuan untuk membiasakannya berbelanja, menyiapkan bahan makanan, hingga memasak. Jika kamu juga tidak cukup tahu, kamu bisa minta bantuan orang tua atau orang yang lebih mengerti.

7. Dengarkan dengan Baik Ketimbang Memberi Saran

Jangan terburu-buru memberikan saran kecuali mereka memintanya. Memberi saran tidak salah, tetapi orang yang sedang berduka umumnya berharap orang lain mau mendengarkan dan memahami kehilangannya ketimbang memberi saran agar cepat gembira lagi.

Kamu bisa menjadi pendengar yang simpatik bahkan dengan mendengarkan ceritanya yang kerap sama. Sebab, orang yang sedang berduka dan trauma mengatasi kesedihan salah satunya dengan mengulang cerita berkali-kali.

8. Bersabar dan Hindari Menghakimi (Judge)

Kehilangan orang yang disayangi dapat mengubah hidup dan kondisi emosi temanmu ke depannya. Kendati kamu ingin ia kembali seperti dulu, kamu tidak bisa dan sebaiknya tidak mencoba mempercepat ia move on dari rasa sedih tersebut.

Biarkan teman berdamai dengan rasa kehilangan dan duka dengan caranya sendiri dan seiring waktu yang nyaman untuknya sehingga tidak merasa diburu-buru. Hindari kata-kata seperti "Nangis aja biar lega," dan "Udah waktunya move on," atau "Mau sampai kapan kamu sedih terus."

9. Ajak Berkegiatan

Ada kalanya teman yang sedang berduka enggan ke mana-mana dan hanya ingin istirahat sendirian. Namun, teman yang sedang merasakan kehilangan besar bisa jadi sibuk sepanjang minggu dan merasa kesepian di akhir pekan. Kamu bisa menghibur teman yang orang tuanya meninggal dengan tetap menawarinya menonton film, jalan, melihat pameran, atau bermain di taman.

Dikutip dari mariecurie.org.uk, jika temanmu mau, kamu bisa pergi ke tempat-tempat yang mengingatkannya pada keluarga atau temannya yang sudah meninggal. Contoh, pergi ke tempat kenangan mereka atau melihat foto-foto lama. Menemani mereka napak tilas kenangan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi mereka memproses rasa duka.

10. Biarkan Dia Mengungkapkan Emosi

Coba ciptakan lingkungan yang aman bagi teman untuk mengekspresikan apa yang dia rasakan. Emosinya bisa berupa sedih, kecewa, bahkan marah. Hormati perasaannya. Jika ia mengaku lega orang tersebut sudah meninggal karena tidak sakit lagi, jangan paksakan emosi lain padanya seperti mengatakan, "Kamu pasti sedih banget."

Orang yang sedang berduka kerap berada di antara rasa kehilangan dan sadar tengah melanjutkan hidup. Kadang, ia bisa saja emosional lalu menceritakan orang yang disayanginya tersebut, lalu mengubah arah pembicaraan ke hal-hal sederhana seperti tugas harian, PR, makanan, dan lain-lain. Yang perlu diingat, semua hal yang ia sampaikan padamu bersifat rahasia (confidential), kecuali kamu mendapat izin dia untuk membaginya ke orang lain.

Nah, itu dia sejumlah cara menghibur teman yang sedang berduka dan apa yang harus kamu katakan. Jika kamu berjanji untuk bertemu dengan teman yang sedang berduka, pastikan untuk memenuhi janji tersebut. Dengan demikian, ia bisa yakin kamu ada dan bisa jadi tempatnya bersandar sambil mencerna rasa duka.



Simak Video "Orang Tua Bella Shofie Kecelakaan di Jambi"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia