Surat Ali Imran Ayat 102: Peganglah Islam hingga Liang Lahat

Rahma Harbani - detikEdu
Sabtu, 28 Mei 2022 06:00 WIB
Moeslem Woman Reading Al-Quran
Ilustrasi. Apa isi kandungan surat Ali Imran ayat 102? (Getty Images/iStockphoto/Poetra Dimatra)
Jakarta -

Surat Ali Imran ayat 102 membawa pesan bagi seluruh umat muslim sebagaimana firman-firman Allah SWT lainnya. Terutama pengingat bagi muslim untuk memegang teguh keimanan hingga akhir hayatnya.

Surat yang berada dalam urutan ke-3 dalam susunan mushaf Al-Qur'an ini tergolong dalam kelompok Madaniyah. Dinamakan Ali Imran karena mengangkat kisah keluarga Ali Imran yang mempunyai anak perempuan bernama Maryam atau ibu dari Nabi Isa AS.

Meski demikian, sebagai salah satu surat terbesar dalam Al-Qur'an, surat Ali Imran juga mengandung pengingat muslim sebagaimana tertuang dalam ayat 102.

Surat Ali Imran Ayat 102 Beserta Latin dan Artinya

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Bacaan latin: Yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha ḥaqqa tuqātihī wa lā tamụtunna illā wa antum muslimụn

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim,"

Isi Kandungan Ayat Al-Qur'an Surat Ali Imran Ayat 102

Ada dua pesan penting yang dibawa dalam ayat ini. Pertama, perintah untuk bertakwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa.

Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengutip pendapat Ibnu Abu Hatim dalam menafsirkan kalimat, "Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya," tersebut. Maksud bertakwa yang sebenarnya di sini adalah sikap yang selalu taat kepada Allah SWT, selalu mengingatNya, selalu bersyukur kepadaNya, tidak ingkar terhadap nikmatNya, dan tidak pula melakukan maksiat.

Di samping itu, sahabat Anas bin Malik juga pernah menyebutkan ciri orang yang benar-benar bertakwa. Orang yang dimaksud adalah mereka yang selalu menjaga lisannya dari perkataan buruk atau kebohongan.

Meski demikian, ketakwaan tiap muslim juga perlu dibarengi dengan kesanggupan masing-masing. Dalam surat At Taghabun ayat 16 Allah SWT berfirman,

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ

Artinya: "Maka bertakwalah kalian kepada Allah menurut kesanggupan kalian,"

Kemudian, pesan kedua yang dikandung surat Ali Imran ayat 102 ini adalah pengingat untuk memegang teguh keimanan dan pedoman Islam bahkan hingga akhir hayat. Sebab, pedoman dan pegangan terakhir di akhir hayat tersebut menjadi penentu saat manusia dibangkitkan dari kubur kelak.

"Barang siapa yang hidup menjalani suatu hal, maka ia pasti mati dalam keadaan berpegang kepada hal itu dan barang siapa yang mati dalam keadaan berpegang kepada suatu hal, maka kelak ia dibangkitkan dalam keadaan tersebut," tulis Ibnu Katsir.

Berpegang teguh pada Islam juga dapat dimaknai dengan berbaik sangka kepada Allah SWT pada hari-hari mendekati ajal. Rasulullah SAW sendiri pernah bersabda demikian pada saat tiga hari menjelang wafat.

قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ أَيْضًا: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وسلم يَقُولُ قَبْلَ مَوْتِهِ بِثَلَاثٍ: "لَا يَمُوتَنَّ أحَدُكُمْ إِلَّا وَهُوَ يُحْسِنُ الظَّنَّ بِاللهِ عَزَّ وَجَلَّ"

Artinya: "Imam Ahmad mengatakan pula bahwa telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah, telah menceritakan kepada kami Al-A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir yang menceritakan bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda tiga hari sebelum wafat, yaitu: Jangan sekali-kali seseorang di antara kalian meninggal dunia melainkan ia dalam keadaan berbaik prasangka kepada Allah SWT,"

Semoga dengan memahami isi kandungan surat Ali Imran ayat 102 dapat meningkatkan keimanan dan kesadaran kita untuk lebih meningkatkan amalan-amalan yang mendekatkan diri pada Allah SWT. Sebab, usia atau ajal seseorang tidak ada satu pun yang mengetahuinya, kecuali Allah SWT.



Simak Video "Asa Menjadi Penghapal Al-Qur'an"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia