Bagaimana Cara Mudah Melestarikan Serangga? Ini Penjelasan Dosen IPB

Anatasia Anjani - detikEdu
Jumat, 27 Mei 2022 08:30 WIB
Foto serangga unik
ilustrasi serangga.Foto: Boredpanda
Jakarta -

Serangga berperan penting dalam ekosistem kehidupan. Salah satunya contohnya yaitu membantu penyerbukan pada tumbuhan.

Selain itu, serangga seperti undur-undur, secara tradisional dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit meskipun ia merupakan predator. Undur-undur sering dikonsumsi sebagai obat diabetes, darah tinggi, dan gatal-gatal.

"Tidak hanya terbatas dimanfaatkan secara tradisional, sudah banyak publikasi yang mengonfirmasi bahwa undur-undur ini memiliki zat tertentu sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengobatan," ujar Nadzirum Mubin, dosen Departemen Proteksi Tanaman IPB University, yang dikutip dari laman IPB, Kamis (26/5/2022).

Serangga juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan. Sebabnya, serangga mengandung protein yang tinggi seperti ulat sagu, tepung jangkrik, botok tawon, peyek laron maupun belalang.

"Pengetahuan tradisional menjadi kunci dari pelestarian serangga tersebut sehingga serangga-serangga yang dimanfaatkan tidak tereksploitasi terlalu besar," ujar Nadzirum.

Walaupun sangat bermanfaat, habitat serangga dapat terancam. Hal ini dikarenakan adanya iklim yang berubah-ubah, habitat asli yang hilang karena fungsi lahan, peningkatan produktivitas pertanian dengan penggunaan pestisida yang tidak bijaksana serta perdagangan bebas serangga dapat menghambat pelestarian serangga.

Upaya Pelestarian Serangga

Walaupun banyak ancaman, serangga dapat dilestarikan dengan melakukan beberapa hal. Hal yang paling mudah dilakukan yaitu mengenalkan serangga.

Pengenalan serangga-serangga diawali dengan anak usia dini. Jika mengenalkan serangga sejak dini akan memberikan kesempatan anak-anak untuk mengenal dan menyukai serangga sejak kecil.

"Mengenalkan serangga dengan berlibur ke tempat wisata. Wisata edukasi memperkenalkan kupu-kupu, lebah, dan serangga lainnya ke anak kecil menjadikan memori si anak dapat dikenang hingga dewasa nanti," ujar Nadzirum.

Adapun selanjutnya pelestarian serangga dapat dilakukan dengan pertunjukan budaya atau seni. Misalnya menggunakan seni wayang yang diganti dengan pertunjukan wayang serangga.

"Dengan tetap memegang kesenian wayang, cerita dan wayangnya diganti topiknya dengan serangga. Sehingga serangga yang memberikan manfaat yang luar biasa dapat dikenal melalui media seni seperti wayang ini," ujar Nadzirum.

Bagaimana detikers tidak terlalu sulit bukan?



Simak Video "Palsukan Kapur Antiserangga, Pasutri di Karanganyar Raup Miliaran Rupiah"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia