17 Tafsir Ayat Al-Qur'an Ini Menjelaskan Lauhul Mahfudz, Takdir Alam Semesta

Devi Setya - detikEdu
Rabu, 25 Mei 2022 08:00 WIB
National Aeronautics and Space Administration (NASA) berhasil menangkap foto alam semesta dengan kualitas terbaik dan terjenih yang pernah ada. Fotonya mencapai 1,5 miliar pixel!

Gambar 1,5 miliar pixel yang luar biasa (69.536 x 22.230) ini adalah jepretan tetangga galaksi terdekat kita, Galaksi Andromeda (M31). Foto ini diambil dari Teleskop Hubble NASA yang memiliki kemampuan sangat mupuni. Meskipun M31 adalah tetangga terdekat Bumi, M31 terletak lebih dari 2 juta tahun cahaya dari planet kita.
Ilustrasi alam semesta yang sudah tercatat dalam Lauhul Mahfudz Foto: NASA
Jakarta -

Lauhul Mahfudz dipahami banyak orang sebagai sebuah kitab yang menuliskan seluruh catatan Allah SWT mengenai takdir dan kejadian yang terjadi di alam semesta. Lauhul Mahfudz bahkan sudah tercipta sebelum dimulainya penciptaan alam semesta, termasuk umat manusia.

Sebagai umat muslim, kita diwajibkan percaya kepada Qadha dan Qadar. Ini juga merupakan salah satu dari rukun iman yang harus diyakini seluruh muslim sebagai takdir yang ditetapkan Allah SWT. Takdir inilah yang tercatat jelas dalam Lauhul Mahfudz.

Secara harfiah, istilah Lauhul Mahfudz berasal dari bahasa Arab yaitu kata Lauh yang memiliki arti sebagai tulang yang lebar dan dapat ditulisi. Sementara, untuk kata Mahfudz sendiri dapat diartikan sebagai yang terpelihara.

Dikutip dari kitab Al-Qadha' wal Qadar edisi Indonesia Tanya Jawab Tentang Qadha dan Qadar, karya Penulis Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin disebutkan segala sesuatu takdir makhluk tertulis di Lauh Mahfudz, "Segala sesuatu sejak awal terciptanya Qalam sampai tiba hari Kiamat telah tertulis di Lauh Mahfudz.

Dalam Al Qur'an, Lauhul Mahfudz disebutkan sebanyak 17 kali. Berikut tafsir Al Qur'an yang menyebutkan Lauhul Mahfudz:

1. Q.S. Al-An'aam : 59

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz)" (Q.S. Al-An'aam : 59)

2. Q.S. Al-A'raaf : 37

Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Orang-orang itu akan memperoleh bahagian yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Lauhul Mahfudz); hingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawanya, (di waktu itu) utusan Kami bertanya: "Di mana (berhala-berhala) yang biasa kamu sembah selain Allah?" Orang-orang musyrik itu menjawab: "Berhala-berhala itu semuanya telah lenyap dari kami," dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. (Q.S. Al-A'raaf : 37)

3. Q.S. Yunus : 61

Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz). (Q.S. Yunus : 61)

4. Q.S. Huud : 6

Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz). (Q.S. Huud : 6)

5. Q.S. Ar-Ra'd : 39

Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauhul Mahfudz). (Q.S. Ar-Ra'd : 39)

6. Q.S. Al-Israa' : 58

Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauhul Mahfudz). (Q.S. Al-Israa' : 58)

7. Q.S. Al-Anbiyaa' : 105

Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfudz, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh. (Q.S. Al-Anbiyaa' : 105)

8. Q.S. Al-Hajj : 70

Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauhul Mahfudz). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah. (Q.S. Al-Hajj : 70)

9. Q.S. An-Naml : 75

Tiada sesuatupun yang ghaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz). (Q.S. An-Naml : 75)

10. Q.S. Saba' : 3

Dan orang-orang yang kafir berkata: "Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami." Katakanlah: "Pasti datang, demi Tuhanku Yang Mengetahui yang ghaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya sebesar zarrahpun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz)", (Q.S. Saba' : 3)

11. Q.S. Az-Zukhruf : 4

Dan sesungguhnya Al-Quran itu dalam induk Al-Kitab (Lauhul Mahfudz) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah. (Q.S. Az-Zukhruf : 4)

12. Q.S. Al-Waaqi'ah : 78

pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfudz), (Q.S. Al-Waaqi'ah : 78)

13. Q.S. Al-Hadiid : 22

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfudz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Q.S. Al-Hadiid : 22)

14. Q.S. Al-Buruuj : 22

yang (tersimpan) dalam Lauhul Mahfudz. (Q.S. Al-Buruuj : 22)

15. Q.S. Thaahaa : 52

Musa menjawab: "Pengetahuan tentang itu ada di sisi Tuhanku, di dalam sebuah kitab (Lauhul Mahfudz), Tuhan kami tidak akan salah dan tidak (pula) lupa; (Q.S. Thaahaa : 52)

16. Q.S. Faathir : 11

Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauhul Mahfudz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. (Q.S. Faathir : 11)

17. Q.S. Yaasiin : 12

Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauhul Mahfudz). (Q.S. Yaasiin : 12)



Simak Video "Diduga Nistakan Agama, Pendeta Saifuddin Ibrahim Dilaporkan ke Bareskrim!"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia