Niat Sholat Syuruq 2 Rakaat dan Waktu Mengerjakannya

Kristina - detikEdu
Sabtu, 21 Mei 2022 06:00 WIB
Jadwal sholat Jakarta dan sekitarnya telah dirilis oleh Bimas Islam Kemenag. Salat lima waktu terdiri dari waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya.
Ilustrasi sholat syuruq 2 rakaat. Foto: Getty Images/iStockphoto/mustafagull
Jakarta -

Sholat syuruq adalah sholat sunnah yang dikerjakan sejak matahari terbit atau setelah terlewatnya waktu yang dilarang untuk sholat. Ibadah sunnah ini dapat dikerjakan dalam dua rakaat diawali dengan membaca niat sholat syuruq.

Ibadah holat syuruq disebut juga dengan sholat isyraq. Sebagian ulama berpendapat bahwa sholat syuruq merupakan bagian dari sholat dhuha. Namun, sebagian yang lain mengatakan bahwa keduanya berbeda jika dilihat dari waktu pelaksanaannya.

Mengutip buku Shalat-shalat Tathawwu' oleh David Muhammad, Imam Al-Hakim dalam kitab Mustadrak dan Tafsir Imam Ath-Thabary mengatakan bahwa sholat syuruq sama dengan sholat dhuha. Pendapat ini merujuk pada riwayat yang berasal dari Abdullah bin al-Harits.

Syaikh Ibnu Utsaimin dalam kitab Liqa Al-Bab Al Maftuh juga berpendapat demikian. Ia mengatakan, "Sholat sunnah isyraq adalah sholat sunnah dhuha. Jika ditunaikan segera sejak matahari terbit dan meninggi seukuran tombak, maka dia disebut sholat isyraq. Jika dilakukan pada akhir waktu atau pertengahan waktu, maka dia dinamakan sholat dhuha. Akan tetapi, secara keseluruhan dia adalah sholat dhuha."

Pendapat Ibnu Utsaimin ini mengacu pada waktu sholat dhuha yang dikerjakan sejak meningginya matahari seukuran tombak hingga sebelum matahari tergelincir (masuk waktu zuhur).

Sementara itu, pendapat yang menyatakan bahwa sholat syuruq berbeda dengan sholat dhuha berbeda berasal dari Imam Al-Ghazali. Menurutnya, kedua sholat ini memiliki waktu yang berbeda meskipun berdekatan.

Imam Al-Ghazali berpendapat, waktu sholat syuruq atau sholat isyraq adalah sejak matahari terbit, yaitu sejak terlewatnya waktu yang dilarang untuk sholat.

Sholat syuruq memiliki sejumlah keutamaan. Sebagaimana disebutkan dalam hadits yang berasal dari Abu Umamah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang mengerjakan sholat subuh dengan berjamaah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan sholat sunnah dhuha (di awal waktu, syuruq), maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumroh secara sempurna." (HR. Thabrani. Syaikh Al-Albani dalam Shahih Targhib (469) mengatakan bahwa hadits ini shahih lighairihi (shahih dilihat dari jalur lainnya).

Dalam hadits lain disebutkan bahwa orang yang mengerjakan sholat syuruq akan mendapatkan pahala yang sempurna.

Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang melaksanakan sholat subuh secara berjamaah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan sholat dua rakaat, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umrah." Beliau pun bersabda, "Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna." (HR. Tirmidzi no. 586, Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Bacaan Niat Sholat Syuruq 2 Rakaat Arab dan Latin

أُصَلِّيْ سُنَّةَ اْلِإشْرَاقِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatal Isyraqi rak'ataini mustaqbilal kiblati lillahi ta'ala.

Artinya: Aku berniat sholat isyraq dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta'ala.

Setelah melafazkan niat sholat syuruq 2 rakaat tersebut dapat melanjutkan dengan takbiratul ihram dan mengerjakan sholat seperti sholat sunnah lainnya.



Simak Video "Melihat dari Langit Ramainya Warga Salat Idul Fitri di JIS"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia