Kenali Komponen Penyusun Matahari dan Unsur-unsurnya

Afifah Rahmah - detikEdu
Jumat, 20 Mei 2022 11:30 WIB
Ledakan besar di Matahari
Matahari Foto: ESA
Jakarta -

Matahari punya peran penting dalam kehidupan di alam semesta. Bagi kita penghuni bumi, Matahari membantu ekosistem dan aktivitas makhluk hidup lewat sinar dan panas yang dipancarkannya. Tapi, tahukah kamu apa komponen penyusun Matahari?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dalam dunia astronomi, Matahari adalah bintang sekaligus pusat tata surya yang memancarkan cahaya dan panasnya ke Bumi juga ke planet-planet lain yang mengelilinginya.

Matahari merupakan bintang yang terbentuk menjadi bola gas raksasa. Maka komponen penyusun Matahari terbesar adalah gas. Lantas, apa saja unsur-unsur berbahan gas yang menyusunnya?

Apa saja Komponen Penyusun Matahari?

Dikutip dari laman NASA, Matahari mengandung unsur-unsur dasar yang sama dengan unsur yang kita temukan di Bumi. Namun, tentunya dengan jumlah yang sangat berbeda dari apa yang kita lihat di sekitar.

Komponen penyusun Matahari yang paling besar adalah hidrogen dan helium. Sedangkan di Bumi, unsur yang paling umum adalah oksigen, besi, silikon, dan magnesium.

Bahkan hidrogen hampir tidak masuk dalam daftar 10 unsur umum yang ada di Bumi. Begitu pun helium yang merupakan elemen sangat langka disini. Lebih lengkapnya, berikut ini penjelasan terkait unsur hidrogen, helium, dan unsur lainnya yang menyusun matahari.

  • Hidrogen

Dikutip dari laman Space, hidrogen merupakan unsur penyusun Matahari paling banyak mencapai 91,2 persen pada Matahari. Kelimpahan gas hidrogen ini dijadikan sebagai energi di dalam inti Matahari.

Atom hidrogen yang dikompresi kemudian bergabung dan mendapatkan gas helium lewat fusi nuklir. Bahkan jika 4 atom hidrogen menyatu lewat reaksi fusi, maka akan menghasilkan 1 atom helium, sumber panas, dan radiasi elektromagnetik.

Meski melimpah, hidrogen memiliki massa yang ringan. Artinya massa tidak sama dengan kelimpahan gas hidrogen tersebut. Disebutkan hidrogen adalah komponen penyusun Matahari terbesar dan menyumbang hingga 71 persen massa.

  • Helium

Komponen penyusun Matahari selanjutnya yaitu helium yang mengisi sebanyak 27 persen dari total massa. Sementara dari segi kelimpahan jumlah atom, gas helium mengisi sekitar 8 persen membentuk Matahari. Jadi, helium memberikan massa yang besar pada Matahari meski kelimpahan atomnya sedikit.

Namun, menurut NASA Goddard Space Flight Center, tak hanya hidrogen dan helium saja yang menjadi komponen penyusun Matahari.

Ada unsur-unsur lain yang mengisi misalnya oksigen, nitrogen, karbon, magnesium, silikon, besi, neon, dan sulfur. Hanya saja unsur-unsur ini merupakan komponen penyusun Matahari terkecil. Lebih lengkapnya, berikut ini 10 komponen penyusun matahari:

Elemen

Kelimpahan

(% dari jumlah total atom)

Kelimpahan

(% dari total massa)

Hidrogen91,271,0
Helium8,727,1
Oksigen0,0780,97
Karbon0,0430,4
Nitrogen0,00880,096
Silikon0,00450,099
Magnesium0,00380,076
Neon0,00350,058
Besi0,0300,014
Sulfur0,0150,04

Nah, jadi meski komponen penyusun matahari didominasi oleh gas hidrogen dan helium, ada unsur-unsur lain yang terdeteksi meski jumlahnya kecil.



Simak Video "Fakta Menarik Fenomena Planet Sejajar Juni 2022 "
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia