Etos Kerja: Pengertian, Ciri-Ciri dan Cara Menumbuhkannya

Anisa Rizki - detikEdu
Rabu, 18 Mei 2022 07:00 WIB
A man analysis business document with laptop computer counting with cost and writing make note at office, Business financial concept
Etos kerja. Foto: Getty Images/iStockphoto/Natee Meepian
Jakarta -

Penggunaan istilah etos kerja mungkin tak asing di telinga kebanyakan orang. Namun tahukah kalian apa sebenarnya yang dimaksud dengan etos kerja itu sendiri?

Secara bahasa, etos berasal dari kata Yunani yang tak lain adalah ethos. Pengertiannya sendiri merujuk kepada karakter yang digunakan untuk menggambarkan keyakinan yang memandu atau standar prinsip yang menuntun yang menjadi ciri sebuah komunitas, bangsa atau ideologi.

Menurut Desmon Ginting dalam karyanya berjudul Etos Kerja - Panduan Menjadi Karyawan Cerdas, secara singkat etos kerja dapat diartikan semangat kerja yang menjadi ciri khas seseorang atau sekelompok orang yang bekerja, yang berlandaskan etika dan perspektif kerja yang diyakini serta diwujudkan melalui tekan dan perilaku konkret di dunia kerja.

Dengan demikian, etos kerja termasuk ke dalam salah satu soft skill. Di dunia kerja, etos kerja sangat diperlukan. Terlebih, kita akan lebih dihargai oleh rekan rekan kantor karena dianggap bertanggung jawab dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan.

Dalam praktiknya, seseorang yang memiliki etos kerja terlihat dari sikap dan tingkah lakunya saat ia bekerja. Mengutip dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas XII SMK yang disusun oleh Anis Listiani, S.Pd, dibawah ini merupakan beberapa ciri etos kerja:

1. Candu terhadap waktu

Kecanduan terhadap waktu artinya seseorang yang memiliki etos kerja akan lebih menghargai waktu, terutama saat bekerja. Ia akan lebih sadar bahwa sedetik yang telah lalu pun tidak akan pernah kembali kepadanya.

2. Memiliki sifat jujur

Kejujuran merupakan hal yang paling penting dan utama dalam segala aspek. Begitu pula dalam etos kerja, dengan memiliki sifat ini maka pekerjaan yang ia jalani akan lebih dimudahkan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama rekan kantor.

3. Memiliki komitmen

Komitmen merupakan keyakinan kuat yang dimiliki oleh seseorang. Mereka yang memiliki komitmen akan lebih fokus dalam bekerja dan punya tujuan pasti akan apa yang ingin dicapai.

4. Konsisten

Konsisten berarti bersikap pantang menyerah dan berani mempertahankan prinsip walau harus berhadapan dengan resiko besar. Orang yang konsisten dapat mengendalikan emosinya secara efektif dan berani mengambil tindakan, namun tidak gegabah.

Selain memiliki ciri, dalam menumbuhkan etos kerja tentu ada caranya tersendiri. Sebagaimana dikutip dari buku Etika Bisnis: Prinsip dan Relevansinya oleh Andriasan Sudarso dkk, terdapat 3 cara dalam menumbuhkan etos kerja, antara lain:

1. Pahami faktor faktor yang menunjang etos kerja

Mengenal dan memahami secara mendalam faktor faktor yang mempengaruhi etos kerja seseorang. Dengan demikian, semangat akan tumbuh seiringan dengan motivasi kerja.

Agama merupakan salah satu faktornya. Karena dengan memperbaiki kewajiban sesuai dengan agama, maka akan memunculkan pribadi yang baik. Dari situlah etos kerja akan timbul.

2. Jangan mudah terpengaruh lingkungan kerja

Memiliki lingkungan yang tidak mendukung etos kerja sebaiknya kita acuhkan. Baik itu dari segi budaya maupun politik.

Kita harus mampu membuat diri kita menjadi pribadi yang tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan dan dapat beradaptasi dengan kondisi apapun. Namun, jika memang memungkinkan carilah lingkungan kerja yang baik dengan semangat dan etos kerja yang tinggi.

3. Kenali diri sendiri lebih dalam

Dalam kata lain, lakukan evaluasi diri dan cintai diri sendiri. Dengan begitu, maka kita akan lebih percaya diri.

Kepercayaan diri tersebut akan menumbuhkan etos kerja yang baik dan mendukung pemikiran untuk semakin maju.

Itulah penjelasan terkait etos kerja. Mulai dari pengertian, ciri ciri hingga cara menumbuhkannya.



Simak Video " Pertamina Talks Episode 2: Kesetaraan gender, seperti apa implementasinya di Pertamina? "
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia