Memahami Sumber Sejarah Berdasarkan Sifat, Bentuk, serta Contohnya

Afifah Rahmah - detikEdu
Rabu, 11 Mei 2022 11:00 WIB
Pengunjung melihat diorama di Museum Kebangkitan Nasional di Jl Abdul Rahman Saleh, Jakarta, Kamis (20/5/2021).
Jelajah sejarah di Museum Kebangkitan Nasional (Ari Saputra)
Jakarta -

Ilmu sejarah yang kita pelajari selama ini berasal dari hasil penelitian akan peristiwa yang terjadi di masa lampau. Dalam prosesnya, tentu para ahli sejarah membutuhkan landasan berupa sumber sejarah untuk memvalidasi kebenaran dari peristiwa tersebut.

Kebenaran sumber sejarah harus dapat dipertanggungjawabkan karena sejarah merupakan bagian dari kajian ilmiah. Nah, dalam mengolah sumber-sumber sejarah, peneliti mengolah sumber sejarah lalu menafsirkannya dengan teknik interpretasi.

Teknik interpretasi adalah metode untuk menerjemahkan sebuah informasi dari objek tertentu (yang tidak terdapat tulisan) menjadi tulisan ataupun informasi lisan. Ketika peneliti menemukan catatan kuno pada batu yang diukir, mereka menafsirkannya dengan teknik tersebut.


A. Pengertian Sumber Sejarah

Dalam buku Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia (2005), R. Moh. Ali menyebutkan bahwa sumber sejarah adalah segala hal yang berwujud maupun tidak berwujud yang berguna dalam penelitian sejarah sejak zaman purba hingga saat ini.

Dengan kata lain, sumber sejarah merupakan bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai informasi yang mendukung penelitian hingga proses penulisan sejarah.

Sumber sejarah bisa berbentuk apapun seperti artefak, fosil tekstual (prasasti, naskah kuno, surat kabar, dll) dan nontekstual, objek kebendaan, visual, audiovisual, maupun tradisi lisan.

Sebagai contoh, sumber sejarah kerajaan Sriwijaya misalnya yaitu Candi Muaro Jambi, Prasasti Talang Tuo, Prasasti Kota Kapur, dan lainnya.

Selain itu sumber sejarah Kutai yaitu prasasti yang disebut Yupa berupa batu dengan tulisan dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta.

B. Jenis-Jenis Sumber Sejarah

Berdasarkan Permendikbud Nomor 69 Tahun 2016, sumber sejarah memiliki beberapa jenis berdasarkan sifat yaitu primer dan sekunder, serta sumber sejarah berdasarkan bentuk yaitu lisan, tertulis, dan audio-visual.


1. Sumber Sejarah Berdasarkan Sifat

Sumber Primer

Sumber sejarah primer biasanya berbentuk pernyataan saksi ketika melihat langsung suatu peristiwa. Selain kesaksian seseorang, sumber prima juga dapat berupa alat mekanis misalnya dokumen, naskah perjanjian, arsip, maupun surat kabar.

Adapun sumbernya dapat berasal dari lisan, tulisan maupun audio-visual namun harus langsung dari sumber yang satu zaman dengan peristiwa tersebut. Sumber duplikasi asli bisa digunakan karena yang utama adalah isi informasi di dalamnya.

Sumber Sekunder

Sumber sejarah sekunder disebut juga sebagai sumber tangan kedua. Informasinya didapat dari kesaksian seseorang yang bukan merupakan saksi langsung atau saksi pandangan mata, misalnya saksi yang tidak hadir fisiknya di suatu peristiwa. Sumber sekunder bisa berupa tulisan, lisan, audio-visual yang tak sezaman dengan peristiwa tersebut.


2. Sumber Sejarah Berdasarkan Bentuk

  • Lisan

Sumber sejarah lisan didapatkan dari penuturan lisan seorang saksi peristiwa lewat wawancara misalnya kepada tokoh ataupun anggota kelompok yang berhubungan dengan suatu peristiwa atau masa. Meski begitu, sumber sejarah perlu ditunjang dengan keberadaan sumber tertulis.

  • Tulisan

Sumber sejarah tertulis didapatkan dari peninggalan berupa tulisan yang nyata misalnya surat kabar, majalah, notulen rapat, sertifikat, kartu tanda penduduk, dan lainnya.

  • Audio Visual

Sumber sejarah audio-visual biasanya berbentuk rekaman bergambar dan bersuara. Hal ini bisa didapat seiring perkembangan teknologi pada waktu peristiwa terjadi. Secara fisik, sumber audio-visual dapat berbentuk audio, video, Digital Video Disc (DVD), maupun digital multimedia.

Dengan demikian, sumber sejarah merupakan bukti-bukti yang digunakan sebagai penyempurna suatu informasi terkait peristiwa di masa lampau agar kredibilitas informasi semakin terjamin.



Simak Video "Deretan Tahun Paling Mengerikan dalam Sejarah Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia