Pengertian Ruang Lingkup Sejarah Beserta 4 Konsep dan Ciri-cirinya

Afifah Rahmah - detikEdu
Senin, 25 Apr 2022 15:30 WIB
Sejarah Kartini perlu diketahui sebelum kita memperingati hari kelahirannya setiap tanggal 21 April. Berikut informasi selengkapnya tentang Raden Ajeng Kartini.
Kisah Kartini dituturkan dalam bentuk seni, seperti film biografinya (Foto: Kemdikbud)
Jakarta -

Sejarah memiliki ruang lingkup yang luas namun terdapat beberapa batasan kajian. Maka pengertian ruang lingkup sejarah adalah batasan yang membahas dan mengkaji segala hal yang berkaitan dengan sejarah.

Peristiwa sejarah sendiri erat kaitannya dengan masa lalu atau hal-hal yang telah terjadi di masa lampau. Pernyataan tersebut merujuk pada pengertian sejarah yaitu peristiwa yang terjadi di masa lalu yang dapat dibuktikan kebenarannya lewat peninggalan dari berbagai sumber.


Apa Itu Ruang Lingkup Sejarah?

Dikutip dari Modul Tema Menelusuri Konsep Sejarah yang disusun oleh Sulaiman Hasan dan Anik Irawati (2017), sejarah diambil dari Bahasa Arab "syajarah" yang artinya pohon, sementara dalam bahasa Yunani yaitu "historia" yang artinya laporan hasil tindakan.

Kamu mungkin sudah sering mendengar ungkapan "belajarlah dari sejarah". Hal ini menunjukkan peristiwa yang terjadi di masa lalu dapat membuat kita lebih bijak dalam menyikapi suatu keadaan.

Maka ruang lingkup sejarah adalah kajian yang mencakup berbagai aspek kehidupan yang memberikan identitas pada suatu objek. Objek kajian sejarah meliputi sejarah politik, sejarah sosial, sejarah kebudayaan, sejarah ekonomi, dan objek lainnya yang masuk dalam 4 konsep ruang lingkup sejarah.


4 Ruang Lingkup Sejarah dan Ciri-cirinya

Dalam Modul Sejarah Kelas X yang disusun oleh Luluk Masruroh (2020), ruang lingkup sejarah terbagi menjadi empat bagian yaitu sejarah sebagai ilmu, sejarah sebagai peristiwa, sejarah sebagai kisah, dan sejarah sebagai seni.

  • Sejarah sebagai Ilmu

Ilmu merupakan pengetahuan yang telah teruji, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan kebenaran data dan faktanya. Sejarah dikatakan sebagai ilmu artinya suatu peristiwa dapat dibuktikan kebenaran dan faktanya lewat serangkaian metode ilmiah.

Ruang lingkup ini berfungsi untuk menjadikan sejarah sebagai kajian yang objektif berdasarkan data dan sumber yang tervalidasi. Dalam artian, sejarah sebagai ilmu dapat dijadikan sarana pendidikan guna meningkatkan wawasan dan pengetahuan.

Ciri-ciri sejarah sebagai ilmu:

  1. Bersifat empiris
  2. Mempunyai objek sejarah yaitu waktu dan perkembangan aktivitas
  3. Memiliki teori yaitu filsafat sejarah kritis
  4. Menggunakan metode ilmiah, dan
  5. Terdapat generalisasi (kesimpulan umum)
  • Sejarah sebagai Peristiwa

Sejarah dikatakan sebagai peristiwa artinya sesuatu yang terjadi dalam kehidupan di masa lampau. Namun, tidak semua kejadian di masa lampau dapat dikatakan sebagai sejarah.

Peristiwa dapat dijadikan sejarah jika memenuhi karakteristik atau ciri-ciri sejarah sebagai peristiwa adalah:

  1. Sebagai kejadian yang telah terjadi bersifat penting dan berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Contohnya proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Peristiwa itu sangat penting karena Indonesia terlepas dari penjajahan. Pengaruhnya pun dapat dirasakan hingga kini yaitu Indonesia jadi negara merdeka dan bisa menjalankan pemerintahan sendiri.
  2. Objektif karena didukung fakta serta sumber nyata.
  3. Unik karena tidak ada peristiwa serupa atau tidak mungkin terulang kembali dalam situasi dan kondisi yang sama. Seperti misalnya peristiwa G30S yang terjadi pada tahun 1965.

  • Sejarah sebagai Kisah

Sejarah mempelajari kisah atau cerita berdasarkan pengalaman dari masa lampau. Sejarah sebagai kisah adalah hasil konstruksi atau penggambaran sejarawan terhadap suatu peristiwa. Dalam hal ini, sejarah sebagai kisah memiliki peran dalam perkembangan kehidupan sosial masyarakat.

Ciri sejarah sebagai kisah yaitu

  1. Bersifat subjektif karena penyusunannya berdasarkan ingatan seorang individu yang bisa saja memiliki tafsiran berbeda atas sebuah peristiwa.
  2. Disusun dari berbagai sumber kemudian penyusunan kisahnya oleh sejarawan diberikan penafsiran atau interpretasi

Contoh dari sejarah sebagai kisah adalah mengenai sosok Ken Arok. Kisah kerajaan Singasari mengacu pada dua sumber utama yakni Kitab Pararaton dan Negarakertagama. Kedua sumber ini memiliki cara berbeda menggambarkan Ken Arok.

  • Sejarah sebagai Seni

Sejarah sebagai seni mencakup nilai keindahan dan rekreatif yang menjadikan suatu kisah dan peristiwa sejarah menjadi bentuk seni. Dalam penyusunannya, sejarah sebagai seni melibatkan imajinasi, emosi, intuisi dan gaya bahasa tertentu.


Contoh dari ruang lingkup sejarah sebagai seni yaitu karya biografi "Panggil Aku Kartini Saja" oleh Pramoedya Ananta Toer atau "Catatan Seorang Demonstran" oleh Soe Hok Gie.



Simak Video "Deretan Tahun Paling Mengerikan dalam Sejarah Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia