Doa Qunut Subuh Arab dan Latin serta Tata Cara Membacanya

Doa Qunut Subuh Arab dan Latin serta Tata Cara Membacanya

Kristina - detikEdu
Rabu, 11 Mei 2022 06:00 WIB
doa qunut
Ilustrasi membaca doa qunut dalam salat subuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter
Jakarta -

Salah satu sunnah dalam salat subuh adalah membaca doa qunut. Imam Nawawi dalam Kitab al-Adzkar mengatakan hukumnya adalah sunnah muakkad.

Dalil mengenai kesunnahan membaca doa qunut ini disebutkan dalam riwayat yang berasal dari Anas bin Malik RA, beliau berkata:

ما زال رسول الله صلّى الله عليه وسلم يقنت في الفجر، حتى فارق الدنيا

Artinya: "Rasulullah senantiasa membaca qunut ketika salat subuh hingga beliau wafat." (HR. Ahmad).

Menurut Imam Nawawi, selain dikerjakan dalam salat fardhu, ada qunut yang dibaca dalam salat sunnah. Qunut ini dilakukan pada pertengahan dari akhir bulan Ramadan tepatnya pada rakaat akhir dari salat witir. Qunut jenis ini disebut dengan qunut witir.

Selain qunut subuh dan qunut witir ada juga qunut nazilah. Dalam pandangan Imam Syafi'i, pendapat yang paling benar dan masyhur adalah jika orang muslim tertimpa musibah, maka dapat mengerjakan qunut nazilah dalam salat fardhu selain salat subuh. Namun, apabila tidak terjadi musibah, maka qunut tidak dilakukan.

Doa Qunut Subuh

Berikut bacaan doa qunut subuh Arab, latin, dan terjemahan versi pendek.

1. Bacaan Doa Qunut Arab

Bacaan doa qunut arab:

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّ مَاقَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

2. Bacaan Doa Qunut Latin

Bacaan doa qunut latin: Allahummah dini fii man hadait, wa 'afini fiman 'afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a'thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha 'alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya'izzu man 'adait, tabarakta rabbana wa ta'alait, fa lakal hamdu a'la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'ala alihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya: "Ya Allah tunjukkanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan. Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin. Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-MU. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya."

Kapan Pembacaan Doa Qunut?

Doa qunut subuh dibaca saat memasuki rakaat kedua, tepatnya setelah membaca bacaan i'tidal sebelum beranjak untuk posisi sujud pertama di rakaat tersebut.

Mengutip buku Fiqih Islam wa Adillatuhu karya Wahbah az-Zuhaili, menurut ulama mazhab Syafi'iyah, doa qunut dibaca setelah ruku'. Namun, ulama Malikiyah berpandangan bahwa qunut subuh lebih afdhal apabila dibaca sebelum ruku'.

Para ulama mazhab sepakat bahwa doa qunut makruh hukumnya dibaca selain dalam salat subuh, menurut Malikiyah yang zhahir.



Simak Video "Doa di Nusa Dua, Luhut Harap Rusia-Ukraina Damai Saat G20"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/row)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia