Seleksi Imam Masjid di UEA Diperpanjang Kemenag Hingga Akhir Mei 2022

Anatasia Anjani - detikEdu
Minggu, 08 Mei 2022 15:00 WIB
Ustadz Muhammad Madinah Mulki adalah salah satu imam di Jakarta Islamic Center, Jakarta Utara. Yuk kita lihat aktivitasnya selama Ramdhan ini.
Imam Masjid.Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan memperpanjang pendaftaran seleksi imam masjid di Uni Emirat Arab (UEA) hingga 30 Mei 2022. Harapannya dengan program ini, Kemenag menargetkan sebanyak mungkin hafiz qur'an yang dapat mengakses kesempatan untuk menjadi duta Indonesia sebagai imam masjid di UEA.

Berdasarkan keterangan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib mengatakan dari informasi yang disampaikan oleh Duta Besar RI untuk UEA Husin Bagis tahun 2022 dibutuhkan 150 imam masjid.

Para imam masjid itu nantinya akan ditempatkan di berbagai negara bagian UEA.

"Setelah dilakukan evaluasi, kita memutuskan memperpanjang masa pendaftaran seleksi imam masjid untuk Uni Emirat Arab hingga tanggal 30 Mei 2022," ujar Adib dalam keterangan yang diterima detikEdu, Minggu (8/5/2022).

Selain adanya perpanjangan waktu, ada beberapa hal yang diubah seperti syarat penerimaan. Awalnya syarat penerimaan imam masjid berusia 25 yahun atau sudah menikah diubah menjadi minimal 21 tahun atau sudah menikah.

Seleksi imam masjid nantinya juga dilakukan secara daring dan luring. Pendaftarannya dilakukan secara luring. Setelah berkas administrasi calon peserta masuk, Kemenag akan memverifikasi dan memberikan pengumuman peserta yang berhak mengikuti tes seleksi pada 1 Juni 2022.

"Sementara untuk waktu seleksinya juga akan mengalami perubahan. Setelah dilakukan evaluasi, kita menetapkan selama tiga hari yang dilakukan secara daring, yaitu pada 2 hingga 4 Juni 2022. Untuk hasil seleksi juga akan diumumkan secara daring pada 5 Juni 2022," ujar Adib.

Adib mengatakan yang lulus seleksi administrasi harus mengikuti seleksi wawancara pada 7 Juni 2022 dan dilaksanakan secarang luring di Jakarta.

Syarat dan Ketentuan Peserta Seleksi Imam Masjid

1. Hafal Al-Qur'an 30 Juz

2. Sehat jasmani dan rohani

3. Menguasai ilmu tajwid (teori dan praktik)

4. Dapat berkomunikasi dalam Bahasa Arab

5. Memahami hukum fikih

6. Memiliki suara yang fasih dan merdu

7. Tidak bergabung dalam partai politik

8. Memiliki keterampilan retorika dakwah dan berkhutbah

9. Berakhlak mulia

10. Berfaham ahlus sunnah wal jamaah dengan manhaj wasathiyah

11. Usia minimal 21 tahun/sudah menikah

Dokumen yang Dibutuhkan

1. KTP

2. KK (Kartu Keluarga)

3. Ijazah terakhir

4. Sertifikat/Keterangan hafal 30 juz dari Lembaga Pendidikan /Organisasi Tahfidz

5. Rekomendasi dari Lembaga Pendidikan Islam atau Ormas Islam

Pendaftaran Imam Masjid UEA dilakukan melalui laman http://bimasislam.kemenag.go.id. Semoga berhasil!



Simak Video "PM Israel Temui Sheikh Mohamed bin Zayed, Bahas Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia