Tiap Tahun Miring 5 Derajat, Menara Pisa Bisa Roboh?

Anatasia Anjani - detikEdu
Sabtu, 23 Apr 2022 10:00 WIB
Pisa, Italy - August 17, 2014: The Leaning Tower of Pisa in the Square of Miracles (Piazza dei Miracoli).
Menara Pisa.Foto: Getty Images/PhotoFires
Jakarta -

Menara Pisa merupakan bangunan yang menjadi ikon negara Italia. Menara ini terkenal karena bangunannya yang miring.

Tahukah kalian jika menara pisa miring 5 derajat tiap tahun?

Sejarah Menara Pisa

Sebelumnya menara Pisa dibangun pada tahun 1173. Menara Pisa memiliki bangunan lonceng di dalam Piazza del Duomo atau alun-alun Katedral. Bangunan ini sudah berumur dua abad. Pembangunan menara pisa sempat terputus-putus karena perang.

Bahkan dari beberapa lantai pertama, pembangunan menara memperhatikan kemiringan ke selatan. Hal ini dikarenakan tanah lunak di bawahnya yang menjadi lunak karena permukaan air yang tinggi di daerah tersebut.

Alih-alih membatalkan pembangunan, para pembangun menjadi kreatif. Mereka lalu membangun setiap lantai pada suatu sudut untuk mencoba memperbaiki kemiringan.

Namun hal itu malah menjadikan menara semakin miring. Sehingga menara tersebut memiliki sedikit bentuk pisang, seperti yang dikatakan peneliti Marie Curie di Departemen Teknik Sipil di Universitas Bristol di Inggris Gabriele Fiorentino.

Miring Setiap Tahun

Setelah selesai sekitar tahun 1370, menara ini memiliki kemiringan 1,6 derajat. Menara ini memiliki spesifikasi struktur akhir silinder berongga yang naik delapan tingkat dan mencapai ketinggian sekitar 196 kaki (60 meter).

Kerangka batu menara ini terdiri dari pecahan batu dan mortar yang dilapisi dengan marmer, kolom, dan kubah.

Menara Pisa miring setiap tahun dengan besar menjadi 5,5 derajat. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah Italia mengambil tindakan. Pemerintah Italia menunjuk komite ahli untuk mengurangi kemiringan tanpa menghilangkan daya tarik wisatanya.

"Itu salah satu simbol Italia. Ada perdebatan hebat tentang seberapa banyak yang bisa kita ubah tentang Menara Pisa," ujar Fiorentino yang dilansir dari LiveScience.

Renovasi Menara Pisa

Renovasi menara Pisa dilakukan dengan menempelkan 600 ton timah ke ke dasar sisi utara menara pada tahun 1993. Hal itu bertujuan untuk mengimbangi sisi selatan yang tenggelam. Namun hal itu tidak mengurangi kemiringan .

Bahkan setelah menambahkan tambahan 300 ton (272 metrik ton) ke sisi utara. Setelah beberapa evaluasi lalu digunakan tabung panjang dan bor untuk menghilangkan tanah di bawah sisi utara.

Saat tanah dihilangkan, struktur perlahan mulai berputar ke utara. Upaya ini berhasil mengurangi kemiringan menara sebesar 10 persen dan menjadikan miring 5 derajat.

"Ketika mereka melakukannya, mereka mengatakan memutar kembali jam menara selama 200 tahun," kata Fiorentino.

Namun hal itu hanya sementara. Fiorentino mengucapkan tidak bisa memprediksi sampai kapan Menara Pisa akan bertahan. Selama 300 tahun, menara tersebut dapat miring kembali sebanyak 5,5 derajat.

Hal yang Membuat Menara Pisa Kokoh

Menara Pisa kokoh karena adanya struktur menara yang mengendap di tahan sehingga dapat ditempa dan memperkuat struktur bangunan berikutnya.

Selain itu, karena dasar menara lebih tebal daripada bagian atasnya yang dilapisi kolom, pusat massanya lebih rendah dari tanah, sehingga lebih stabil.

Penelitian yang dilakukan oleh Fiorentino juga menyelidiki mengapa menara tersebut dapat tahan gempa walaupun memiliki bangunan yang miring. Hal ini dikarenakan tanah lunak di bawah pondasi menara yang menawarkan perlindungan bangunan dari pengaruh wilayah gempa bumi.

Menara Pisa juga dipantau secara terus-menerus dengan instrument yang mengukur faktor-faktor kemiringannya dan permukaan air.

"Orang Romawi kuno ingin membangun monumen yang bertahan lama. Mereka ingin Menara Pisa abadi," ujar Fiorentino.



Simak Video "Menara Pisa, Menara Miring Ikonik di Negeri Pizza, Italia"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia