Mengulik Perbedaan Meteoroid, Meteorit, dan Meteor, Siswa Jangan Keliru!

Afifah Rahmah - detikEdu
Sabtu, 23 Apr 2022 08:00 WIB
A meteor streaks past stars and the Milky Way in the night sky during the Perseids meteor shower in Berducedo, Spain, August 12, 2018. REUTERS/Paul Hanna
Hujan meteor di Spanyol tahun 2018 lalu (Foto: Dok. REUTERS/Paul Hanna)
Jakarta -

Memiliki istilah yang serupa membuat meteoroid, meteorit, dan meteor seringkali disalahartikan. Padahal ketiganya memiliki ciri dan karakteristik yang berbeda. Lantas, apa perbedaan meteoroid, meteorit, dan meteor?

Sebelum mengetahui apa yang membedakan ketiganya, kamu perlu memahami pengertian dari masing-masing benda langit tersebut. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah mempelajari tata surya termasuk benda-benda yang bertaburan di angkasa lainnya.

Meteoroid

Meteoroid adalah sekumpulan benda berukuran kecil yang tidak memiliki lintasan tertentu dan bergerak bebas di angkasa dengan kecepatan tinggi, seperti dikutip dari Modul IPA Paket A Kelas VI yang disusun oleh Haris Danial (2020).

Meteoroid memiliki ukuran yang lebih kecil dari asteroid namun lebih besar dari molekul. Pembentukan meteoroid terjadi karena adanya tabrakan antar asteroid di angkasa. Memiliki sifat yaitu tidak beraturan, tidak bercahaya, dan orbitnya tidak tetap.


Meteor

Tanpa sengaja, meteoroid sewaktu-waktu dapat tertarik ke planet yang ada di dekatnya. Kemudian karena hantaman atmosfer, meteoroid akan menimbulkan api atau pijar panas. Nah, meteoroid yang memancarkan pijar panas itu disebut meteor atau bintang jatuh.

Mengapa meteor disebut bintang jatuh? Hal ini karena dari permukaan bumi, meteor terlihat seperti bola api berbuntut dengan gerakan yang sangat cepat.


Meteorit

Sementara meteorit adalah sisa batu meteor yang habis terbakar di atmosfer. Jadi, saat meteor melewati atmosfer biasanya akan habis terbakar. Apabila terdapat batu yang tersisa, maka batu tersebut akan jatuh ke bumi dan disebut meteorit.

Ketika meteorit sampai di permukaan bumi, maka akan terjadi ledakan karena suhu yang sangat tinggi. Salah satu meteorit yang jatuh dan membentuk kawah di bumi yaitu Wolfe Creek, Australia.


Beda Meteoroid, Meteorit, dan Meteor

Merujuk pada situs Encyclopedia Britannica, perbedaan meteoroid, meteor, dan meteorit adalah letak posisi ketiganya. Meteoroid merupakan batuan yang melayang bebas dan bergerak cepat.

Sedangkan ketika meteoroid mendapat tarikan dari planet dan bergesekan dengan atmosfer, terbentuklah meteor dengan pijar panasnya. Ketika meteor terbakar habis di atmosfer, namun ada sisa batuan yang jatuh ke bumi maka disebut meteorit.

Selain itu, kamu dapat melihat beda meteoroid, meteor, dan meteorit lainnya dari komposisi maupun bentuk. Biasanya meteoroid berbentuk sisa debu komet atau asteroid, meteor berbentuk batu yang terbakar, dan meteorit berbentuk seperti logam, nikel, atau magnet.

Dari penjelasan pengertian di atas, perbedaan meteoroid, meteor, dan meteorit, semakin terlihat jelas ya detikers, jangan sampai tertukar ya!



Simak Video "Rekaman Hujan Meteor Tau-Herculid di Langit Brasil"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia