Doa Sebelum dan Bangun Tidur ala Rasulullah SAW, Amalkan Yuk!

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Jumat, 25 Mar 2022 20:00 WIB
ilustrasi tidur
Ilustrasi tidur. Bagaimana bacaan doa sebelum dan bangun tidur dalam Islam? (Thinkstock)
Jakarta -

Tidurnya seorang muslim dapat bernilai pahala bila dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan muslim untuk membaca doa sebelum tidur.

"Apabila kamu hendak tidur maka berwudhulah lebih dulu seperti wudhumu untuk salat, kemudian berbaringlah pada pinggangmu yang kanan dan bacalah doa ini (doa sebelum tidur). Dalam hadits ini, Nabi SAW juga bersabda, 'Jadikanlah doa itu sebagai akhir dari semua perkataanmu," (HR Bukhari Muslim).

Di samping doa sebelum tidur, Rasulullah SAW juga mengajarkan umat muslim untuk membaca doa setelah bangun dari tidur. Hal ini dinarasikan oleh Hudhaifah dalam hadits berikut:

قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ قَالَ ‏"‏ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ ‏"‏‏.‏ وَإِذَا أَصْبَحَ قَالَ ‏"‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ ‏

Artinya: Ketika Rasulullah SAW pergi tidur dia biasa mengucapkan, "Allahumma bismika ahya wa amut." Dan saat bangun di pagi hari dia terbiasa mengatakan, "Al-hamdu li l-lahi al-ladhi ahyana ba'da ma amatana wa ilaihi-nnushur." (HR Bukhari).

Berikut bacaan lengkap doa sebelum dan bangun tidur sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

A. Doa sebelum tidur dalam Arab, latin, dan artinya

اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ

Bacaan latin: Allahumma bismika ahya wa amut

Artinya: "Ya Allah! Dalam namaMu aku hidup dan mati."

B. Doa setelah bangun tidur dalam Arab, Latin, dan artinya

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Bacaan latin: Al-hamdu li l-lahi al-ladhi ahyana ba'da ma amatana wa ilaihi-nnushur

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan kehidupan, mematikan kami, dan hanya kepadaNyalah kami kembali."

Tidak hanya membaca doa, Rasulullah SAW juga memberi contoh adab baik sebelum tidur maupun setelah bangun tidur. Mengutip buku Buku Pintar 50 Adab Islam oleh Arfiani, keterangan hadits mencatat bahwa Rasulullah SAW terbiasa berwudhu dan mengibaskan kasurnya sebelum tidur

Setelah itu, Rasulullah SAW melanjutkan dengan bacaan doa, ayat kursi, dan juga surat-surat pendek seperti, surat Al Ikhlas, surat Al Falaq, dan surat An Nas. Dari Aisyah RA, dia berkata:

كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

Artinya: "Rasulullah SAW apabila hendak beranjak ketempat tidurnya setiap malam, Beliau menyatukan kedua telapak tangannya lalu meniupkan keduanya dan membacakan keduanya surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas. Kemudian beliau mengusap dengan keduanya bagian mana saja semampunya. Beliau memulainya dari atas kepala dan wajahnya serta bagian belakang dari badannya. Beliau melakukan perkara itu tiga kali." (HR. Muslim).

Untuk adab bangun tidur, Rasulullah SAW terbiasa mengusap kantuk di wajahnya dengan tangan dalam posisi duduk. Kemudian, beliau melanjutkannya dengan membaca doa bangun tidur beserta 10 ayat terakhir surat Ali Imran hingga mulai membersihkan diri.



Simak Video "Polisi India Tembak Mati 2 Pedemo soal Pelecehan Nabi Muhammad"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia