Jenis Vaksin yang Aman untuk Ibu Hamil, Ini Penjelasan Pakar UM Surabaya

Lusiana Mustinda - detikEdu
Kamis, 17 Feb 2022 10:00 WIB
Doctor vaccinating pregnant woman against Covid-19 in clinic
Ilustrasi vaksin untuk ibu hamil. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska
Jakarta -

Angka COVID-19 di Indonesia meningkat. Tercatat ada sebanyak 64.718 kasus baru COVID-19 pada Rabu (16/02/2022). Total kasus aktif saat ini sebanyak 445.190.

Pemberian vaksin COVID-19 bertujuan untuk melindungi diri dari gejala COVID-19 yang lebih parah. Vaksin juga bermanfaat untuk merangsang antibodi untuk mengenali virus yang sudah dilemahkan.

Tidak hanya orang dewasa, akan tetapi usia lanjut (lansia) dan anak-anak di atas usia 6 tahun sudah dapat diberi vaksin. Selain itu, ibu hamil juga boleh diberikan vaksin.

Jadi kelompok rentan terpapar COVID-19, ibu hamil perlu mendapatkan perhatian khusus, sehingga angka kematian ibu dan bayi karena COVID-19 dapat ditekan.

Uswatun Hasanah, Pakar Kesehatan UM Surabaya sekaligus dosen keperawatan menjelaskan bahwa vaksinasi merupakan salah satu cara yang dapat melindungi ibu hamil dari risiko terpapar COVID-19, karena akan terbentuk kekebalan spesifik pada tubuh.

"Pemberian vaksin pada ibu hamil tentu saja aman dan telah disetujui penggunaannya. Center for Disease Control and Prevention (CDC) telah merekomendasikan pemberian vaksin pada kelompok ibu hamil," jelas Uswatun pada Selasa (15/02/2022) dalam laman UM Surabaya.

Uswatun mengatakan, kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah diterbitkan sejak 2 Agustus 2021 tentang pemberian vaksin pada ibu hamil. Kebijakan tersebut ada dalam surat edaran HK.02.01/I/2007/2021 tentang vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil dan penyesuaian screening dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Ibu hamil yang akan vaksin perlu memenuhi syarat seperti tekanan darah tidak lebih dari 140/90 mmHg, tidak terdapat keluhan fisik penyerta saat masa kehamilan, tidak memiliki penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit paru, asma dan HIV serta tidak memiliki alergi dan penyakit auto imun.

Uswatun menegaskan, ada beberapa jenis vaksin yang direkomendasikan untuk ibu hamil dan sudah terbukti keamanan melalui penelitian yaitu jenis COVID-19 dengan merek Pfizer dan Moderna serta inactivated Sinovac.

"Vaksin-vaksin tersebut direkomendasikan karena setelah pemberian dan dilakukan pemantauan tidak ditemukan masalah pada ibu hamil baik di akhir kehamilan ataupun pada bayi yang dilahirkan," pungkasnya.

Ilmuwan juga belum menemukan peningkatan risiko keguguran diantara penerima vaksin dengan jenis mRNA COVID-19 sebelum dan selama awal kehamilan (sebelum 20 minggu), antibodi juga ditemukan terbentuk dalam dara pada tali pusat janin yang berarti juga vaksinasi COVID-19 dapat membantu melindungi janin.



Simak Video "Studi Inggris: Vaksinasi Covid-19 Cegah 20 Juta Kematian"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia