Apa Itu NATO di Tengah Konflik Rusia dan Ukraina? Ini Tujuan & Anggotanya

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 27 Jan 2022 14:15 WIB
Biden dan NATO Sepakat Perkuat Aliansi Hadapi Ketegangan dengan Rusia-Cina
Foto: DW (News)
Jakarta -

Kepanjangan dari NATO adalah North Atlantic Treaty Organization. Menurut sejarahnya seperti dikatakan dalam Britannica, NATO adalah aliansi militer yang dibentuk oleh Pakta Atlantik Utara atau Pakta Washington pada 04 April 1949.

Tujuannya untuk menciptakan keseimbangan tentara Soviet di Eropa Tengah dan Timur setelah Perang Dunia II. Beberapa negara anggota asli NATO adalah Kanada, Denmark, Islandia, Luksemburg, Belgia, Prancis, Italia, Belanda, Inggris Raya, Amerika Serikat, Portugal, dan Norwegia.

Sementara itu, dari laman resminya, NATO atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara ini adalah aliansi negara-negara Eropa dan Amerika Utara. Organisasi tersebut memungkinkan pihak keduanya saling berkonsultasi dan bekerja sama di sektor pertahanan, keamanan, serta melakukan manajemen krisis multinasional bersama.

Tujuan NATO

Masih dari sumber yang sama, tujuan NATO adalah menjamin kebebasan dan keamanan para negara anggotanya melalui cara politik serta militer. Apabila dijabarkan, maka penjelasannya seperti ini:

1. Secara Politik

NATO mengampanyekan nilai-nilai demokrasi dan memungkinkan para anggotanya berkonsultasi serta bekerja sama untuk mengatasi permasalahan di bidang pertahanan dan keamanan, membangun kepercayaan, dan mencegah konflik dalam jangka panjang.

2. Secara Militer

NATO memiliki komitmen menyelesaikan sengketa secara damai. Apabila nantinya upaya diplomatik gagal, maka NATO mempunyai kekuatan militer untuk menjalankan operasi manajemen krisis.

Hal di atas dilakukan di bawah klausul pertahanan kolektif perjanjian para pendiri NATO. Pada pasal 5 Pakta Washington atau di bawah mandat PBB, operasi ini dapat dilakukan secara mandiri ataupun secara kolaboratif bersama negara-negara dan organisasi internasional lainnya.

Berdasarkan prinsip mereka, serangan terhadap satu atau sebagian negara anggotanya dinilai sebagai serangan atas keseluruhan. Hal tersebut merupakan prinsip pertahanan kolektif yang tertuang dalam Pasal 5 Perjanjian Washington.

Tujuan NATO juga terkandung dalam Konsep Strategis milik mereka. Konsep Strategis ini turut berisi fungsi dan prinsip utama NATO, nilai-nilai di dalamnya, perkembangan iklim keamanan, dan tujuan strategis selama dekade ke depan.

Di dalam Konsep Strategis NATO Tahun 2010, didefinisikan fungsi utama mereka adalah pertahanan kolektif, manajemen krisis, dan keamanan kooperatif.

30 Negara Anggota NATO

Masih dinukil dari laman resminya, berikut ini negara-negara yang menjadi anggota NATO secara berurutan berdasarkan tahun bergabung.

1. Belgia (1949)

2. Kanada (1949)

3. Denmark (1949)

4. Prancis (1949)

5. Islandia (1949)

6. Italia (1949)

7. Luksemburg (1949)

8. Belanda (1949)

9. Norwegia (1949)

10. Portugal (1949)

11. Inggris Raya (1949)

12. Amerika Serikat (1949)

13. Yunani (1952)

14. Turki (1952)

15. Jerman (1955)

16. Spanyol (1982)

17. Republik Ceko (1999)

18; Hongaria (1999)

19. Polandia (1999)

20. Bulgaria (2004)

21. Estonia (2004)

22. Latvia (2004)

23. Lithuania (2004)

24. Romania (2004)

25. Slovakia (2004)

26. Slovenia (2004)

27. Albania (2009)

28. Kroasia (2009)

29. Montenegro (2017)

30. Makedonia Utara (2020)

Keanggotaan NATO bersifat terbuka bagi negara yang memiliki visi memajukan prinsip dalam perjanjian ini dan hendak berkontribusi terhadap keamanan kawasan Atlantik Utara.

Mereka memiliki Membership Action Plan yang berguna untuk mempersiapkan calon anggota mempersiapkan keanggotaan dan memenuhi persyaratan.



Simak Video "Finlandia Akan Gabung NATO, Rusia Anggap Ancaman Militer"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia