Nilai Sosial: Pengertian, Karakteristik, Fungsi, hingga Macamnya

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 25 Jan 2022 08:30 WIB
Indahnya keberagaman bukan hanya sekadar simbol dan ucapan belaka. Di Pulo Geulis ini toleransi antarumat beragama masih terawat hingga kini. Ini buktinya.
Ilustrasi nilai sosial. Foto: Zyra Trip Bebas
Jakarta -

Setiap individu memiliki kesepakatan bersama yang perlu dipatuhi untuk menjaga keteraturan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kesepakatan tersebut dikenal dengan istilah nilai sosial.

Nilai sosial merupakan suatu konsep yang dianut masyarakat tentang apa yang dianggap baik dan buruk. Nilai sosial terbentuk akibat kesepakatan dari setiap individu di masyarakat.

Hal tersebut mengakibatkan nilai sosial dalam suatu kelompok masyarakat satu berbeda dengan kelompok masyarakat lainnya. Apa yang dianggap baik dapat dianggap buruk oleh kelompok masyarakat lain, begitu juga sebaliknya.

Contoh nilai sosial dalam dalam lingkungan rumah adalah orang tua yang mendidik anaknya untuk bersikap sopan dan santun. Sementara nilai sosial dalam lingkungan sekolah seperti jika seorang siswa bersikap jujur, maka para guru akan menilai baik. Apabila seorang siswa berbohong, maka dia akan dinilai buruk perilakunya.

Pengertian Nilai Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian nilai sosial dari para tokoh sosiologi memiliki arti yang sama yaitu suatu perilaku atau tindakan individu yang dianggap baik oleh kebanyakan warga masyarakatnya. Mengutip Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pengertian nilai sosial menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Kimball Young

Kimball Young mendefinisikan nilai sosial sebagai asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari apa yang baik dan benar dan apa yang dianggap penting oleh masyarakat.

2. A.W. Green

Salah seorang penulis buku tentang Sosiologi sekaligus pengusaha asal Amerika, A.W. Green, mengatakan bahwa nilai sosial merupakan suatu kesadaran yang secara relatif berlangsung disertai emosi terhadap objek.

3. Soerjono Soekanto

Lektor Kepala Sosiologi dan Hukum Adat di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1965-1969) yang aktif menulis buku Sosiologi, Soerjono Soekanto, mendefinisikan nilai sosial sebagai konsepsi abstrak di dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk.

4. Kluckhohn

Seorang antropolog Amerika dan ahli teori sosial, Clyde Kluckhohn, mengartikan nilai sosial sebagai ukuran-ukuran yang dipakai untuk mengatasi kemauan pada waktu dan situasi tertentu.

Karakteristik Nilai Sosial

Tidak semua aktivitas di masyarakat merupakan nilai sosial. Untuk dapat membedakan nilai sosial dengan aktivitas lain, simak karakteristik nilai sosial berikut.

1. Nilai sosial diperoleh melalui proses interaksi dan bukan perilaku bawaan sejak lahir.

2. Diwariskan melalui proses belajar yaitu sosialisasi, akulturasi, dan difusi.

3. Nilai sosial sebagai sarana untuk mencapai cita-cita dalam masyarakat.

4. Setiap masyarakat memiliki nilai sosial yang berbeda.

5. Setiap nilai sosial memiliki dampak yang berbeda bagi tindakan warga masyarakat yang bersangkutan.

6. Mempengaruhi kepribadian individu sebagai anggota masyarakat.

Fungsi Nilai Sosial

Nilai sosial memiliki beberapa fungsi umum di masyarakat. Dalam Modul 2 Bahan Belajar Pendidikan tentang Nilai dan Norma karya Asep Mulyana, fungsi nilai sosial adalah:

1. Dapat menyumbangkan seperangkat alat untuk menetapkan 'harga' sosial dari
suatu kelompok.

2. Menjadi pengarah masyarakat dalam berpikir dan bertingkah laku.

3. Penentu terakhir dalam memenuhi peranan-peranan sosial.

4. Alat solidaritas yang digunakan di kalangan anggota kelompok.

5. Alat pengawas perilaku manusia.

Macam-macam Nilai Sosial

Notonegoro, seorang pakar sosiologi, membagi nilai sosial dalam tiga kelompok besar, yaitu:

1. Nilai Material

Nilai material merupakan usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan fisiknya. Contoh dari nilai material adalah orang yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan fisiknya dengan makan. Orang tersebut akan mencoba untuk membeli makan dengan harga tertentu.

2. Nilai Vital

Nilai vital merupakan segala sesuatu yang bermanfaat bagi manusia untuk menjalankan aktivitas atau kegiatan. Contohnya adalah seseorang yang bekerja menggunakan komputer dengan tujuan memudahkan pekerjaannya memasukkan data.

3. Nilai Kerohanian

Nilai kerohanian adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan rohani manusia. Nilai ini terdiri dari empat bagian, sebagai berikut:

  • Nilai kebenaran, yaitu nilai yang bersumber pada akal manusia (cipta)
  • Nilai keindahan, yaitu nilai yang bersumber pada unsur perasaan (estetika)
  • Nilai moral, yaitu nilai yang bersumber pada unsur kehendak (karsa)
  • Nilai keagamaan, yaitu nilai yang bersumber pada ketuhanan

Setelah memahami pengertian, karakteristik, fungsi, dan macam nilai sosial, bagaimana nilai sosial di lingkunganmu, detikers?



Simak Video "Warga Berbondong Saksikan Babi yang Diklaim Ngepet, Sosiolog: Gejala Perilaku Kolektif"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia