Surah Al Jumuah Ayat 9-10: Menyegerakan Panggilan Salat Jumat

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Jumat, 07 Jan 2022 14:45 WIB
Sejumlah umat muslim tengah menjalani Ibadah Salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Masjid Istiqlal kembali menggelar salat jumat Namun, penerapan protokol kesehatan ketat tetap dikedepankan dalam area Masjid.
Ilustrasi salat Jumat. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Surah Al Jumuah ayat 9-10 sesuai dengan namanya, menegaskan perintah Allah SWT kepada muslim untuk menunaikan salat Jumat. Tertama, setelah mendengar suara muazin yang mengumandangkan azan pada hari Jumat.

Selain itu, dibahas pula tentang perintah mencari rezeki sebagai karunia Allah SWT. Hal ini menunjukkan adanya keseimbangan antara kehidupan di dunia dan kehidupan di akhirat dalam kedua ayat dari surah nomor urut ke-62 tersebut.

Bacaan selengkapnya dapat disimak pada pemaparan berikut, dilengkapi dengan latin dan terjemahannya,

Surah Al Jumuah Ayat 9-10, Latin, Beserta Artinya

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (9)
(10) فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Bacaan latin: yā ayyuhallażīna āmanū iżā nụdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu'ati fas'au ilā żikrillāhi wa żarul baī', żālikum khairul lakum ing kuntum ta'lamụn. fa iżā quḍiyatiṣ-ṣalātu fantasyirụ fil-arḍi wabtagụ min faḍlillāhi ważkurullāha kaṡīral la'allakum tufliḥụn

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum'at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung."

Seruan salat Jumat bagi muslim

Melalui tafsir dari Al Quran Kementerian Agama (Kemenag), surah Al Jumuah ayat 9-10 menerangkan perintah Allah SWT tentang menyegerakan panggilan salat Jumat. Sekalipun tengah berada di sela-sela urusan dunia, baik perniagaan maupun bekerja dalam mencari rezeki lainnya.

"Hendaklah kita meninggalkan perniagaan dan segala usaha dunia serta bersegera ke masjid untuk mendengarkan khutbah dan melaksanakan salat Jumat," tulis Kemenag.

Sebab, dinyatakan pula dalam ayat di atas bahwa pahala yang diganjarkan dalam salat Jumat jauh lebih baik. Dibandingkan dengan melanjutkan urusan usaha dunia yang hanya memperoleh keuntungan duniawi.

Meskipun demikian, Allah SWT juga mengingatkan umat muslim untuk tidak tergesa-gesa melangkahkan kakinya ke masjid. Walaupun sudah mendengar seruan iqamah sekalipun. Menguatkan hal ini, dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda,

"Apabila salat telah diikamahkan, maka janganlah kamu mendatanginya dengan tergesa-gesa. Namun datangilah salat dalam keadaan berjalan biasa penuh ketenangan. Lalu, berapa rakaat yang kamu dapatkan maka ikutilah, sedangkan rakaat yang ketinggalan maka sempurnakanlah," (HR al-Bukhari dan Muslim).

Kerjakan urusan dunia usai salat Jumat

Selanjutnya, Allah SWT menerangkan bahwa urusan dunia yang sempat tertunda baru boleh dilanjutkan setelah mengerjakan salat Jumat. Perintah ini sekaligus menjadi imbauan bagi umat muslim untuk mencari rezeki dengan cara yang halal.

"Umat Islam boleh bertebaran di muka bumi untuk melaksanakan urusan duniawi, dan berusaha mencari rezeki yang halal, sesudah menunaikan yang bermanfaat untuk akhirat," tulis Kemenag.

Selama mengerjakan amalan tersebut, tidak lupa diperintahkan untuk mengingat Allah SWT sebanyak-banyaknya. Hal ini semata-mata dilakukan agar umat muslim dapat menghindarkan diri dari segala bentuk kecurangan, penyelewengan, dan sebagainya dalam bekerja.

Ada bacaan doa yang bisa dipanjatkan sesuai salat Jumat dan hendak kembali mencari rezeki. Doa ini biasa dipanjatkan oleh sahabat nabi, Arrak bin Malik yang berbunyi,

اَللَّهُمَّ، أَجِبْتُ دَعْوَتَكَ وَصَلَّيْتُ فَرِيْضَتَكَ، وَانْتَشَرْتُ كَمَا أَمَرْتَنِيْ فَارْزُقْنِيْ مِنْ فَضْلِكَ، وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ. (رواه ابن ابي حاتم)

Bacaan latin: Allahumma ajibtu da'wataka washilaitu faridhotuka wantasyarat kamaa amartanii, farzuqnii min fadlika wa anta khairurraaziqiin

Artinya: "Ya Allah! Sesungguhnya aku telah memenuhi panggilan-Mu, dan melaksanakan kewajiban kepada-Mu, dan bertebaran (di muka bumi) sebagaimana Engkau perintahkan kepadaku, maka anugerahkanlah kepadaku karunia-Mu. Engkaulah sebaik-baik Pemberi rezeki." (Riwayat Ibnu Abi Hatim).

Semoga dengan pehamahaman kandungan dari surah Al Jumuah ayat 9-10 dapat meningkatkan keimanan kita dan meningkatkan kebiasaan-kebiasaan baik dalam salat Jumat ya, detikers. Aamiin.



Simak Video "KuTips: Tips Betah Baca Al-Qur'an Biar Khatam Pas Ramadan!"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia