Resensi Novel: Pengertian, Tujuan, serta Unsur

Nikita Rosa - detikEdu
Rabu, 29 Des 2021 12:30 WIB
Novel The Christmas Pig Karya JK Rowling
Novel The Christmas Pig Karya JK Rowling. Bisakah kamu membuat resensinya? (Foto: JUSTIN TALLIS AFP)
Jakarta -

Resensi menurut Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 11 bisa diartikan sebagai tulisan yang berisi tinjauan ulasan kualitas suatu buku, film, pementasan drama, album lagu, lukisan, ataupun karya lainnya, atau penilaian baik buruknya suatu karya.

Salah satu bahan bacaan yang umum dijadikan objek resensi adalah novel. Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) novel merupakan karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.

Novel berusaha untuk menarik pembaca mengikuti alur cerita si tokoh utama. Tidak jarang novel memberikan kesan yang melekat pada pembaca. Biasanya hal ini mendorong pembaca untuk menuliskan resensi novel untuk dibagikan kepada khalayak ramai ataupun arsip bagi diri sendiri.

Jadi resensi novel adalah kegiatan memberikan ulasan pada suatu novel baik menceritakan kembali maupun memberikan penilaian baik buruk dari novel tersebut. Orang yang melakukan resensi disebut peresensi.

Ada berbagai tujuan resensi novel, yakni:

1. Membagikan informasi mengenai novel kepada calon pembaca

Menulis resensi novel dapat membantu calon pembaca yang kebingungan terhadap isi dari novel. Dengan memberikan ulasan berupa rangkuman cerita serta penilaian baik buruk dari novel, calon pembaca dapat menentukan apakah novel terkait merupakan novel yang sesuai dengan selera atau novel yang ia butuhkan atau tidak.

2. Membantu audiens berpikir kritis terhadap novel

Novel dibuat sebagai media penyampaian pesan oleh pengarang. Dengan membuat dan membaca resensi novel, dapat membantu peresensi maupun pembaca memahami novel dengan lebih dalam.

3. Memberikan saran terhadap novel

Tidak ada karya yang sempurna. Maka dari itu, dengan menuliskan resensi novel diharapkan dapat memberikan saran kepada penulis maupun penerbit. Contoh saran yang bisa diberikan adalah mengenai kualitas kertas novel, kualitas kertas yang buruk dapat mengurangi nilai dari novel.

Menuliskan resensi novel tidak dapat dilakukan secara asal. Umumnya unsur resensi novel berisi antara lain: judul resensi, identitas buku yang diresensi, pendahuluan (memperkenalkan pengarang dan tujuan pengarang buku), inti atau isi resensi, keunggulan buku, kekurangan buku, dan penutup.

Unsur resensi novel juga dapat dipersingkat menyesuaikan dengan apa yang ingin peresensi sampaikan kepada khalayak umum. Tertarik untuk membuat?



Simak Video "Sahabat Sebut Hilman Hariwijaya Sempat Alami Stroke Ringan"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia