5 Pekerjaan yang Banyak Dicari Tahun 2022 Versi Forbes, Ada Profesi Incaranmu?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Sabtu, 25 Des 2021 16:00 WIB
Happy nurse talking to senior patients in private clinic. Senior couple consulting health and medical report with doctor at home. Old man and elderly woman visiting the nurse with clipboard and health issues.
Ilustrasi tenaga kesehatan (Foto: iStock)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang menimpa seluruh penduduk di segala penjuru dunia selama beberapa tahun terakhir ini, melahirkan banyak perubahan-perubahan di suatu sektor tertentu. Tidak terkecuali, untuk bidang pekerjaan.

Ada sejumlah pekerjaan yang harus menelan kerugian karena imbas pandemi, namun ada juga pekerjaan yang justru mengalami peningkatan pesat akibat adanya wabah dunia tersebut.

Untuk itu, majalah Forbes merilis daftar 5 pekerjaan yang diprediksi akan banyak dicari pada tahun 2022 mendatang. Kira-kira, ada pekerjaan apa saja, ya?


1. Tenaga Kesehatan 5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari Tahun 2022

Tidak sedikit pekerja tenaga kesehatan yang harus jatuh sakit atau pun meninggal dunia karena kondisi pandemi COVID-19 ini. Untuk itu, kebutuhan akan tenaga medis diprediksi akan terus mengalami peningkatan pada tahun 2022.

Forbes mencatat, setidaknya kebutuhan perawat terdaftar mencapai lebih dari 500 ribu hingga tahun 2027. Salah satunya praktisi perawat yang telah mendapatkan gelar master akan banyak dibutuhkan di masa mendatang. Pekerjaan yang dilakukan mereka juga mirip dengan dokter, seperti meresepkan obat.

2. Teknologi dan Informasi

Bidang teknologi dan informasi memang tidak pernah absen dalam daftar pekerjaan paling banyak dicari di masa depan. Terutama setelah pandemi, peningkatan pekerjaan remote (jarak jauh) dan perkembangan smartphone juga semakin mendorong kebutuhan para tenaga ahli bidang teknologi dan informasi, misalnya software dan app developers.

Biro Statistik Tenaga Kerja The Occupational Outlook Handbook (OOH) memprediksikan, bidang software development akan mengalami perkembangan sebesar 22 persen di masa mendatang.

Jadi, jika kamu berencana untuk mengubah karier di bidang teknologi dan informasi, kamu bisa memulainya dengan mengikuti kelas-kelas online yang tersedia.

3. Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management atau SCM)

Pekerjaan selanjutnya yang akan mengalami perkembangan pesat di tahun 2022 setelah pandemi ini adalah SCM atau manajemen rantai pasokan.

Dampak panic buying (pembelian berlebihan di situasi darurat) semenjak pandemi muncul, melahirkan metode pengiriman barang agar tepat waktu.

Sejumlah pekerjaan yang masuk dalam bidang ini antara lain, Agen Pembelian, Analis Logistik, dan Manajer Distribusi.

Jika kamu ahli dalam matematika, statistik, prinsip-prinsip teknik dan membuat sistem kerja efisien, pekerjaan ini bisa menjadi bidang yang tepat untukmu.

4. Manajemen Keuangan

Menurut Forbes, kebutuhan pekerja di bidang manajemen keuangan akan meningkat sebesar 15 persen selama 10 tahun ke depan. Bidang ini bertugas untuk memeriksa pengeluaran dan pendapatan perusahaan sekaligus mencari cara untuk memaksimalkan keuntungan.

5. Aktuaris dan Ahli Statistik

Kabar gembira untuk para pecinta matematika. Profesi aktuaris, dikabarkan Forbes, akan mengalami peningkatan kebutuhan hingga sebesar 20 persen pada 10 tahun terakhir.

Profesi aktuaris biasanya banyak dibutuhkan di perusahaan asuransi. Mereka dituntut untuk memutuskan pengasuransian pelanggan yang potensial atau tidak, hingga mengevaluasi sebuah risiko dari keputusan.

Selanjutnya bagi pecinta data dan statistik, profesi data scientist juga ternyata diperkirakan akan mengalami pertumbuhan permintaan sebesar 30 persen pada tahun 2030.

Biasanya para ahli statistik dan data diminta untuk menganalisis data dan memproyeksikan penjualan, laba, dan hambatan pertumbuhan di masa depan.

Dari 5 daftar pekerjaan yang paling banyak dicari di atas, mana profesi yang kamu banget nih, detikers?



Simak Video "Kisah Dokter Irman Pahlepi Tak Menyerah 2 Kali Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/faz)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia