Dukung Pendirian Masjid Indonesia di London, PBNU Gandeng Jokowi hingga Menlu

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Senin, 20 Des 2021 15:33 WIB
PBNU Dukung Pendirian Masjid Indonesia di London
Kegiatan pengajian dan silaturahmi Nahdliyyin sedunia untuk Wakaf Gotong Royong pendirian masjid Indonesia di London, Minggu (19/12/2021). (Foto: Dok. PBNU)
Jakarta -

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan dukungan penuh untuk pendirian masjid Indonesia di London, Inggris dalam program Wakaf Gotong Royong. Pihaknya akan menggandeng Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, hingga Ibu Menteri Luar Negeri RI Retno L Marsudi untuk mempercepat pembangunan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siroj dalam kegiatan pengajian dan silaturahmi Nahdliyyin sedunia untuk Wakaf Gotong Royong, Minggu (19/12/2021).

"PBNU akan berkoordinasi dengan Bapak Presiden Jokowi, Bapak Wapres Prof. KH. Ma'ruf Amin, serta Ibu Menteri Luar Negeri RI Retno L Marsudi dan jajaran kementerian terkait, untuk bersama-sama mendukung pendirian masjid Indonesia di London," kata Kiai Said dalam keterangan tertulisnya pada wartawan, Senin (20/12/2021).

Kiai Said juga mengungkapkan tujuan dari pendirian masjid Indonesia di London tersebut. Menurutnya, masjid tersebut dapat difungsikan sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan diplomasi Indonesia dengan memaksimalkan jalur second track diplomation.

"Masjid Indonesia di London akan menjadi pusat dakwah Islam yang moderat dan toleran, Islam Nusantara yang menebar rahmatan lil-alamin," ungkap dia.

Sejalan dengan itu, dukungan Bapak Dubes (Duta Besar) RI di London, Dr. Desra Percaya juga sangat penting," imbuh dia lagi.

Untuk itu, Kiai Said juga mengajak seluruh warga Nahdliyyin dan warga Indonesia untuk mendukung program Wakaf Gotong Royong yang tengah digalakkan ini.

Senada dengan itu, Dubes RI di London Dr. Desra Percaya mengatakan, masjid Indonesia di London akan menjadi pusat dakwah dan diplomasi yang strategis. Hal ini sejalan dengan misi KBRI London yang mendorong pihaknya mendukung penuh dalam program tersebu.

"Mendukung hubungan yang baik dengan masyarakat setempat, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan dan sosial, menjadi wahana mempromosikan karakteristik Indonesia yang menjunjung nilai toleransi. Termasuk membangun citra baik Indonesia di Inggris dan dunia internasional," tutur Desra.

Untuk diketahui, program pendirian masjid Indonesia di London ini diinisiasi oleh kiai-kiai Nahdliyyin Inggris sejak 20 tahun lalu. Utamanya oleh almarhum Kiai Nahduddin Royandi Abbas sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua PCINU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) United Kingdom Shandy Adiguna.

"Inisiasi pendirian masjid Indonesia di London ini sudah lebih dari 20 tahun lalu, yang dimulai oleh almarhum Kiai Nahduddin Royandi Abbas, juga kiai-kiai lainnya," kata Shandy.

Kami merasa penting untuk melanjutkan perjuangan ini, bersama KBRI London, IIC London dan lintas komunitas di Inggris Raya untuk bersama-sama untuk mewujudkan pendirian masjid ini," lanjut dia lagi.

Untuk proses pelaksanaannya, Shandy mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan jaringan Nahdliyyin sedunia. Mulai dari Pengurus Wilayah dan Cabang, jaringan 40 negara PCINU, hingga Ibu-Ibu Muslimat NU sedunia.

Untuk menyukseskan program Wakaf Gotong Royong dalam pendirian masjid Indonesia di London, PCINU London juga akan menggelar acara penggalangan dana. Acara ini direncanakan melibatkan alumni kampus-kampus Inggris serta British Ulama.



Simak Video "Jokowi Bawa 'Oleh-oleh' US$ 41,99 M dari 3 Negara, NU Bilang Begini"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia