Tanda-tanda Hari Kiamat Menurut Ilmuwan Fisika Stephen Hawking, Apa Saja?

Novia Aisyah - detikEdu
Minggu, 19 Des 2021 17:00 WIB
LONDON - NOVEMBER 2:  Scientist Stephen Hawking reads out names during a vigil at Trafalgar Square at which a list of names of people killed in the Iraq war is read out November 2, 2004 in London. The vigil, organized by Stop the War Coalition is to coincide with similar events throughout the world on the day of the United States presidential election.  (Photo by Ian Waldie/Getty Images)
Stephen Hawking yang menjelaskan tanda-tanda hari kiamat. Foto: Getty Images
Jakarta -

Tanda-tanda hari kiamat diprediksi beberapa ahli dengan dengan dasar ilmu berbeda, tak terkecuali Stephen Hawking. Ilmuwan fisika ini mengungkapkan prediksinya pada 2017 lalu.

Mengutip dari CambridgeshireLive, ada lima hal yang menurut Hawking akhir dunia atau kiamat. Apa saja?

5 Tanda-tanda hari kiamat menurut Stephen Hawking

1. Kiamat akibat bola api

Menurut Hawking, seluruh manusia bisa meninggal kurang dari 600 tahun ketika Bumi mengalami over populasi dan konsumsi energi kita membuat planet ini menjadi berwarna merah.

Dirinya berbicara di Tencent WE Summit di Beijing pada November 2017 di mana para ilmuwan di seluruh dunia juga berkumpul untuk berbagi ide. "Pada tahun 2600 populasi dunia akan berdiri bahu-membahu dan konsumsi listrik akan membuat Bumi memancarkan cahaya merah membara," kata Hawking dalam kesempatan tersebut seperti dikutip dari CambridgheshireLive pada Minggu (19/12/2021).

Agar bisa menyelamatkan diri, menurutnya manusia perlu imigrasi ke tempat yang tidak pernah dihuni serta mengembangkan teknologi bepergian dengan kecepatan cahaya.

2. Robot akan mengambil alih dunia

Pada tahun 2018, Hawking mengatakan ketakutannya mengenai bagaimana artificial intelligence (AI) akan menggantikan manusia. Dalam wawancaranya kepada Wired.co.uk Hawking berujar, manusia perlu memanfaatkan AI, namun juga berhati-hati terhadap bahaya nyatanya.

"Saya takut AI akan menggantikan manusia sepenuhnya. Jika manusia merancang virus komputer, seseorang akan mendesain AI yang dapat menggandakan dirinya sendiri," ujar Hawking. Dia beranggapan, hal ini adalah bentuk bagaimana kehidupan mengungguli manusia.

3. Agresi manusia dan teknologi nuklir justru memusnahkan

Saat ulang tahunnya yang ke-75, Stephen Hawking berbicara pada BBC, dia takut evolusi akan menanamkan keserakahan dan agresi terhadap genom manusia.

Menurutnya tidak ada tanda berkurangnya konflik dan perkembangan teknologi militer serta senjata pemusnah massal dapat menimbulkan kehancuran. Dia menilai, harapan terbaik untuk keberlangsungan manusia, mungkin adalah koloni independen di luar angkasa.

4. Manusia Membutuhkan Planet Lain untuk Hidup Selama 100 Tahun

Hawking menilai, manusia harus mengeksplorasi kemampuan teknologi dengan sangat maksimal untuk menghindari kepunahan. Jika tidak menemukan planet lain untuk ditinggali akibat perubahan iklim, over populasi, dan pandemi, maka peperangan manusialah yang akan membawa pada kebinasaan.

Hal tersebut juga dibahas dalam film dokumenter BBC yang berjudul two 'Expedition New Earth.' Di dalam film ini, Hawking meminta ahli teknik Christophe Galfard untuk mengeksplorasi kelayakan perjalanan antar planet. Dalam wawancaranya bersama Wired, Hawking juga menyatakan dirinya yakin planet ini menuju hari kiamat dan mencapai titik tidak bisa kembali.

5. Keputusan Donald Trump

Saat Donald Trump masih menjabat, Hawking pernah menyampaikan pada BBC bahwa keputusan mantan presiden Amerika Serikat tersebut untuk tidak menandatangani Perjanjian Iklim Paris akan mendorong Bumi ke dalam jurang.

"Perubahan iklim adalah salah satu bahaya besar yang kita hadapi dan bisa kita cegah apabila kita saat ini mengambil tindakan," demikian katanya saat itu.

Itulah beberapa tanda hari kiamat menurut Stephen Hawking. Bagaimana menurut detikers?



Simak Video "Penampakan Bungker 'Anti-Kiamat' yang Super Mewah"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia