Mengenal Orang Mestizo, Suku Bangsa Campuran di Filipina sampai Amerika

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 13 Des 2021 16:00 WIB
Bayi orang mestizo di Filipina tahun 1900.
Dari mana asal orang Mestizo? Foto: Wikimedia Commons
Jakarta -

Orang mestizo dapat dijumpai di Filipina hingga Amerika. Dikutip dari laman kamus Merriam-Webster, mestizo berarti orang berdarah campuran. Lebih spesifik, kata ini umum digunakan untuk merujuk pada orang dengan keturunan Eropa campuran dan Indian-Amerika.

Sebetulnya, siapa saja yang disebut bangsa mestizo?

Orang Mestizo di berbagai daerah


1. Amerika Tengah dan Amerika Selatan

Dalam Encyclopaedia Britannica disebutkan, mestizo adalah orang berdarah campuran dari suku bangsa apapun. Penggunaan istilahnya berbeda-beda di setiap tempat. Contoh, orang di Amerika Tengah dan Selatan menggunakan istilah "orang mestizo" untuk menyebut seseorang berdarah campuran Indian (penduduk asli Amerika) dan Eropa.


2. Filipina

Bangsa mestizo di Filipina merupakan sebutan bagi orang berdarah campuran seperti orang dengan keturunan China dan penduduk asli Filipina.

Dikutip dari Southeast Asia: A Historical Encyclopedia, from Angkor Wat to East Timor yang disunting Keat Gin Ooi, orang mestizo lebih spesifik berarti keturunan laki-laki China pemeluk Katolik, mengadopsi pakaian dan gaya rambut lokal, dan menikahi orang lokal Filipina.

Orang mestizo di Filipina berkembang saat masuknya penjajah Eropa ke Asia Tenggara. Pada zaman penjajahan, orang mestizo di Filipina dahulu dianggap lebih beruntung di perdagangan karena lebih disukai penjajah asal Spanyol ketimbang pedagang China asli.

3. Meksiko

Orang mestizo di Meksiko punya beragam arti, sampai-sampai tidak digunakan dalam klasifikasi sensus penduduk. Sebab, populasi Meksiko punya banyak kelompok suku yang bercampur, termasuk dari percampuran orang asli Indian Amerika yang disebut Amerindians.

Umumnya, orang campuran Indian Amerika dan Eropa menghasilkan kelompok terbesar di populasi Meksiko. Orang mestizos contohnya, meliputi 3 per 5 total populasi. Orang mestizo di Meksiko dari keturunan Indian Amerika-Eropa mencampurkan tradisi suku dan pandangan leluhur ke kehidupan sehari-hari masa kini.

Sementara itu, orang mestizo Meksiko-Eropa yang disebut "orang kulit putih" meliputi sisa populasi. Identitas rasial ini masih kuat mengakar di kehidupan sosial Meksiko. Setiap tanggal 12 Oktober, di hari Día de la Raza ("Hari Ras"), mereka menggelar perayaan dengan melabeli diri sebagai "orang asli", "orang mestizo", atau "orang Eropa."

Orang mestizo di Meksiko berawal dari kedatangan orang Eropa untuk menjajah wilayah penduduk asli. Pernikahan interasial penduduk asli dengan orang Eropa ini membuat orang mestizo atau orang campurna dalam 100 tahun menjadi suku bangsa yang dominan di Meksiko.

Contoh, orang mestizo di Meksiko menempati daerah urban dan pinggiran. Sementara itu di area urban seperti Mexico City dan daerah barat Meksiko diisi orang Eropa. Sementara itu, orang asli Meksiko seperti orang suku Maya lebih banyak tinggal di pedesaan, seperti dataran tinggi Chiapas, Yucatan, lembah Oaxaca, dan pelosok Sierra Madre del Sur.


4. Ekuador

Di beberapa negara, seperti Ekuador, sebutan orang mestizo atau cholo juga berarti orang Indian yang mengadaptasi kebudayaan Eropa.

Nah, jadi bangsa mestizo di Filipina dan di Meksiko bisa punya asal-usul berbeda ya, detikers. Namun, umumnya orang mestizo adalah orang berdarah campuran dari beragam suku bangsa. Selamat belajar!



Simak Video "Saat Anak Diktator vs Petinju Ternama Bersaing di Pilpres Filipina"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia