Belajar dari Pakar

Layar Sentuh yang (Mungkin) Belum Pernah Kamu Sentuh!

Dixon Thomas - detikEdu
Kamis, 09 Des 2021 08:00 WIB
Dixon Thomas
Dixon Thomas
Dixon Thomas pendiri akun Physible, seorang lulusan fisika yang cukup berbahagia. Physibles adalah akun edukasi populer yang mempunyai misi untuk mengobati alergi orang – orang terhadap fisika.
Bangkok, Thailand - JUN 18, 2018: social medial app iPhone mobile phone with blue screen background technology business smartphone digital communication facebook and internet editorial
Foto: Getty Images/Wiyada Arunwaikit
Jakarta -

Enggak bisa dimungkiri kalau zaman sekarang, hidup tanpa smartphone itu hampa banget. Ya kan? Tapi, ngomongin soal smartphone, teman-teman detikers pasti tau kan salah satu hal harus ada di smartphone zaman sekarang?

Yap, touchscreen atau layar sentuh-nya! Mau merk Samsung, Apple, Xiaomi, OPPO, ato merk lain pun, semua harus ada touchscreen-nya. Tapi, teman-teman tau nggak kalau touchscreen itu tidak semua sama.

Bahkan ada jenis-jenis touchscreen yang mungkin belum pernah teman-teman touch (sentuh)! Hehe.. Merasa tertantang kan? Ini nih:

1. Capacitive Touchscreen

Kalo tipe ini mah pasti pernah temen-temen sentuh. Capacitive Touchscreen ini tipe layar sentuh yang paling banyak dipakai di smartphone zaman sekarang dan tentunya dipakai juga sama smartphone teman-teman!

Dia ini bekerja dengan memanfaatkan sifat listrik 'kapasitansi' yang harusnya teman-teman pernah dengar. Awalnya, sebelum disentuh, tiap lokasi di layar smartphone teman-teman itu punya kapasitansi listrik yang sama.

Terus waktu layar itu disentuh, muatan listrik dari jari bakalan mengubah kapasitansi listrik di lokasi yang disentuh. Karena lokasi yang disentuh punya kapasitansi yang beda, smartphone temen - temen jadi tau deh lokasi sentuhannya ada di mana!

2. Resistive Touchscreen

Untuk teman-teman yang lahir di bawah taun 2000'an, pasti familier juga nih sama tipe touchscreen ini! Tipe layar sentuh resistif ini berjaya banget sebelum kedatangan iPhone di dunia per-gadget-an.

Bahkan merk-merk besar pun dulunya pake teknologi touchscreen ini, contohnya kaya Nokia 5800, Sony Ericsson P990, dan juga Samsung Champ.
Teknologi layar satu ini gunain dua lapisan layar yang berfungsi kayak kabel putus.

Sebelum disentuh, dua lapisan ini kepisah sehingga listrik enggak bisa mengalir. Terus, sewaktu disentuh, lapisan atas bakalan nempel sama lapisan bawah sehingga di lokasi itu, listrik bisa ngalir. Dan dengan lihat posisi aliran listrik di layar, smartphone-nya bisa deteksi lokasi sentuhannya deh.

3. Infrared Touchscreen

Tipe layar sentuh ini enggak banyak dipakai secara massal dan salah satu alat yang pakai layar sentuh ini adalah mesin-mesin pabrik. Jadi teknologi ini mirip banget sama jebakan laser di film - film detektif!

Bedanya, laser di sini pake inframerah yang enggak keliatan sama mata. Nah, waktu layar disentuh, jari kita bakalan nutupin salah satu sinar laser ini sehingga laser enggak terdeteksi sama receivernya. Nah dengan tahu laser mana yg tertutup, posisi jari kita bisa diketahuin deh!

4. Surface Acoustic Touchscreen

Surface Acoustic Touchscreen ini adalah tipe yang paling unik dari semua yang disebutin di atas! Cara kerjanya sih mirip banget kayak touchscreen inframerah tadi, tapi lasernya diganti sama suara! Canggih banget kan?

Tipe ini juga enggak banyak dipakai massal dan cuma diaplikasikan di alat-alat yang ada di ruangan tertutup kayak beberapa mesin ATM, atau layar sentuh di taman bermain.

Ngaku nih, baru pernah nyentuh yang mana aja??



Simak Video "52 Ponsel Ini Tidak Bisa Gunakan WhatsApp Dengan Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia