3 Perbedaan Ideologi Terbuka dan Tertutup, Siswa Perlu Tahu

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 02 Des 2021 06:30 WIB
an elementary school pupils raised the Indonesian flag
Berangkat dari Pancasila sebagai ideologi terbuka, apa saja perbedaan ideologi terbuka dan tertutup? Foto: Getty Images/iStockphoto/Yamtono_Sardi
Jakarta - Ideologi adalah seperangkat prinsip yang dijadikan dasar untuk memberi arah dan tujuan dalam melangsungkan serta mengembangkan kehidupan nasional suatu bangsa dan negara. Ideologi bagi suatu bangsa dan negara adalah wawasan, pandangan hidup, atau falsafah kebangsaan dan kenegaraan.

Ideologi membantu sebuah bangsa dalam memandang berbagai macam persoalan dan pemecahannya. Dikutip dari Pendidikan Kewarganegaraan oleh Aa Nurdiaman, tanpa ideologi sebuah bangsa tidak dapat menentukan arah dalam menghadapi permasalahan besar yang timbul, termasuk tentang kehidupan kemasyarakatan dan umat manusia.

Sebagai ide atau gagasan, Franz Magnis Suseno berpendapat, ideologi terbagi atas ideologi terbuka dan ideologi tertutup. Apakah detikers bisa identifikasi tiga perbedaan ideologi terbuka dan tertutup?

Perbedaan Ideologi Terbuka dan Tertutup

Ideologi tertutup adalah ideologi yang nilainya bersifat mutlak, digmatis, dan apriori. Dogmatis berarti memercayai sesuatu keadaan tanpa data yang valid, sementara apriori berarti berprasangka terlebih dahulu akan suatu keadaan.

Sementara itu, ideologi terbuka merupakan ideologi yang pemikirannya terbuka, seperti dikutip dari Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan oleh Edi Rohani, M.Pd.I.

Perbedaan ideologi terbuka dan tertutup yakni sebagai berikut:

  • 1. Ideologi terbuka memiliki nilai dan cita-cita yang digali dari kekayaan rohani, budaya, dan moral masyarakat, tidak diciptakan oleh negara. Sementara itu, ideologi tertutup diberikan oleh negara dengan asal dari cita-cita sebuah kelompok, sehingga tidak kaya dan tidak menganut unsur keberagaman.
  • 2. Sistem pada negara dengan ideologi terbuka bersifat demokratis dan terbuka, tidak totaliter. Ideologi terbuka tidak dapat dipakai melegitimasi kekuasaan sekelompok orang. Sementara pada negara dengan ideologi tertutup, sistem yang berlaku bersifat otoriter, di mana negara berlaku sebagai penguasa dan totaliter atau menguasai semua bidang kehidupan masyakarat.
  • 3. Pada negara dengan ideologi tertutup, rakyat dituntut memiliki kesetiaan total pada ideologi secara mutlak, konkret, taat, keras, dan total. Sementara itu, ideologi terbuka bersifat inklusif dan menginspirasi masyarakat untuk bertanggung jawab.

Berdasarkan perbedaan di atas, maka Pancasila memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka. Gimana detikers, sudah tahu ya perbedaan ideologi terbuka dan tertutup?

Simak Video "Mau Pengajian, Puluhan Jemaah di Tasik Kecelakaan Saat Tumpangi Mobil Bak"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia